IBU sebagai sosok wanita berharga dan paling berjasa dalam hidup kita, tentu selalu ingin kita bahagiakan dengan cara-cara yang spesial. Sebagai anak yang berbakti kepada orang tua tentunya kita rasanya wajib berusaha memberikan yang terbaik untuk ibu kita. Tidak hanya untuk sebagian anak, tetapi bahkan untuk seluruh anak di dunia ingin memiliki satu moment untuk bersama memperingati hari spesial bagi ibunda yaitu hari ibu.
Dan di Indonesia, pemerintah secara serempak menandai tanggal 22 Desember sebagai hari Ibu. Awal mulanya, pada tanggal tersebut di tahun 1928 diadakan Kongres Wanita pertama bertempat di Yogyakarta. Peringatan hari spesial bagi para wanita ini dilaksanakan untuk menunjukkan peran seorang perempuan bukan hanya di dalam keluarganya, tetapi juga di masyarakat.
Ibumu telah mengandungmu di dalam perutnya selama sembilan bulan, seolah-olah sembilan tahun.
Dia bersusah payah ketika melahirkanmu yang hampir saja menghilangkan nyawanya.
Dia telah menyusuimu dari putingnya, dan ia hilangkan rasa kantuknya karena menjagamu.
Dia cuci kotoranmu dengan tangan kirinya, dia lebih utamakan dirimu dari padadirinya serta makanannya.
Dia jadikan pangkuannya sebagai ayunan bagimu.
Dia telah memberikanmu semua kebaikan dan apabila kamu sakit atau mengeluh tampak darinya kesusahan yang luar biasa dan panjang sekali kesedihannya dan dia keluarkan harta untuk membayar dokter yang mengobatimu.
Seandainya dipilih antara hidupmu dan kematiannya, maka dia akan meminta supaya kamu hidup dengan suaranya yang paling keras.
Betapa banyak kebaikan ibu, sedangkan engkau balas dengan akhlak yang tidak baik.
Dia selalu mendo’akanmu dengan taufik, baik secara sembunyi maupun terang-terangan.
Tatkala ibumu membutuhkanmu di saat dia sudah tua renta, engkau jadikan dia sebagai barang yang tidak berharga di sisimu.
Engkau kenyang dalam keadaan dia lapar.
Engkau puas minum dalam keadaan dia kehausan.
Engkau mendahulukan berbuat baik kepada istri dan anakmu dari pada ibumu.
Engkau lupakan semua kebaikan yang pernah dia perbuat.
Berat rasanya atasmu memeliharanya padahal itu adalah urusan yang mudah.
Engkau kira ibumu ada di sisimu umurnya panjang padahal umurnya pendek.
Engkau tinggalkan padahal dia tidak punya penolong selainmu.
Padahal Allah telah melarangmu berkata ‘ah’ dan Allah telah mencelamu dengan celaan yang lembut.
Engkau akan disiksa di dunia dengan durhakanya anak-anakmu kepadamu.
Allah akan membalas di akhirat dengan dijauhkan dari Allah Rabbul ‘aalamin.
(Akan dikatakan kepadanya),
ذَلِكَ بِمَا قَدَّمَتْ يَدَاكَ وَأَنَّ اللَّهَ لَيْسَ بِظَلَّامٍ لِّلْعَبِيدِ
“Yang demikian itu, adalah disebabkan perbuatan yang dikerjakan oleh kedua tangan kamu dahulu dan sesungguhnya Allah sekali-kali bukanlah penganiaya hamba-hamba-Nya”. (Al-Hajj : 10) [Al-Kaba’ir hal. 39, Darun Nadwah]
Semoga Allah SWT memudahkan kita untuk berbakti pada Ibu
Semoga kita termasuk orang yang bisa berbakti kepada orang tua khususnya ibu. Semoga kita termasuk orang yang tidak melupakan jasa-jasa ibu kita. Semoga anak-istri dan pekerjaan kita tidak menyibukkan kita dan melalaikan kita untuk berbakti dan memberikan perhatian kepada ibu kita. Ingatlah di masa kecil kita sangat sering membuat susah orang tua terutama ibu kita, bersabarlah ketika berbakti kepada keduanya
Wanita hebat bukan karena dia cantik
Wanita hebat bukan karena dia kaya
Wanita hebat bukan karena dia pintar
Dan bukan pula karena disampingnya ada lelaki gagah dan kaya
Tapi wanita hebat adalah:
Wanita yang mampu terus berdiri menyelesaikan masalahnya
Mampu berdoa dan percaya semua akan berlalu
Wanita hebat melukis kekuatan melalui proses kehidupan
Bersabar saat tertekan
Tersenyum saat hati menangis
Diam saat terhina
Mempesona karena memaafkan
Mampu membalut luka hati dengan sabar
Mampu memadam amarah dengan tersenyum
Mampu menghapus dendam dengan maaf.
Mampu tersenyum dan n menerima meski di dua kan atau ditigakan
🌹 Selamat Hari Ibu, bagi semua wanita hebat








Komentar