Banjar,LINTAS PENA— Bank Indonesia (BI) terus menggencarkan edukasi Kepada Masyarakat mengenai pentingnya Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara melalui program CBP GARUDA (Gerakan Rupiah Masuk Desa). Kegiatan ini digelar pada Sabtu, 21 Juni 2025,
Dan dihadiri sekitar 100 peserta dari berbagai elemen masyarakat perangkat kelurahan tokoh masyarakat pemuda,karangtaruna hingga pelajar dan kegitan ini dihadiri oleh lurah muktisari dan perangkatnya.Babinsa Bhabinkantibmas dan linmas sebagai.bentuk dukungan terhadap edukasi uang rupiah.di tingkat kelurahan dan desa.Acara di laksanakan di Aula Kelurahan Bojong Kantong,kecamatan Langensari Kota Banjar, Jawa Barat.
Program edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan literasi masyarakat terhadap keaslian, fungsi, serta cara memperlakukan uang Rupiah dengan baik dan benar. warga dari berbagai kalangan tampak antusias mengikuti kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut.
Dalam sosialisasi tersebut Jono Sujono Plt Kepala Seksi Pur dari Unit Perwakilan Bank Indonesia (BI) menyampaikan bahwa Rupiah bukan sekadar alat transaksi, tetapi juga simbol identitas bangsa. “Melalui program GARUDA, kami ingin mendekatkan Bank Indonesia ke masyarakat desa, agar semakin paham bagaimana mengenali ciri keaslian uang dan memperlakukannya dengan baik,” ujarnya.
Kegiatan ini juga di lengkapi dengan sesi intraktif seperti simulasi mengenai uang palsu menggunakan metode 3D (Dilihat Diraba Diterawang)
Serta efukadi prinsip 5J dalam merawat uang jangan dilipat jangan dicoret jangan distapler jangan diremas dan jangan di basahi.
Lurah Bojongkantong Yeni Irmawati menyambut baik kegiatan edukasi tersebut saat di wawancara awak media dan beliau mengungkapkan harapannya agar edukasi ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat.dan
Kami berterimakasih karena BI hari ini telah hadir memberikan sosialisasi edukasi dengan kelurahan semoga kegiatan ini memberi manfaat bagi seluruh masyarakat.ucapnya.
Dengan kegiatan seperti ini, Bank Indonesia (BI) berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga Rupiah, bukan hanya sebagai alat tukar, tetapi juga sebagai lambang kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(AJAT SUDRAJAT)









Komentar