oleh

Benarkah Azimat itu Adalah Doa Yang Tertulis ?

Oleh: Ustadz Feriyandi (Supranatural Enthusiast/Spesialis Ilmu Rajah)

AZIMAT merupakan barang atau tulisan yang dianggap memiliki kesaktian dan dapat melindungi pemiliknya. Azimat ini dipercaya biasa digunakan atau dipakai untuk menangkal penyakit atau bisa dikatakan sebagai tolak bala, termasuk dipasang sebagai benda penglaris.

Rajah pun dapat diartikan jimat. Konon rajah dijadikan sebagai perantaran untuk menunjukkan kesaktian-kesaktian orang-orang zaman dahulu. Sementara azimat atau jimat ialah sesuatu yang bertuah dapat berwujud tulisan, gambar, ucapan, gerakan dan lainnya.

1. Kekuatan azimat tergantung pada si pembuat, bahan yang digunakan dan waktu pembuatan.sesuai dengan pakem kaidah dan keahlian pembuat.

2. Azimat adalah sesuatu yang hidup. Maka khasiat azimat ketika sudah dipegang akan mengikuti siapa yang memegang. Mengikuti disini maksudnya adalah mengikuti pola pikir (keyakinan) daripada pemegang. Tanpa ada keyakinan, khasiat akan nol besar. Bahkan seorang guru saya pernah berkata (lebih kurang seperti ini ucapan beliau): “dia bisa mengetahui isi daripada otakmu”.

3. Apabila azimat itu dibuat dengan baik dan benar (terkait poin no 1), maka azimat tersebut tidak bisa diterawang. Kalau pun yang menerawang melihat sesuatu, maka sesuatu itu  khodam pendamping dari pemegang atau jin sekitar. Kecuali jika azimat itu adalah fotokopian lalu di isi, maka khodam yang kelihatan adalah khodam isian tadi bukan khodam azimat yang sesungguhnya. Sudah teramat banyak kasus dilapangan, contohnya saat salah seorang teman saya menerawang azimat ikat pinggang wojo, isim Daud , kholisoh dll. ternyata kosong. Lalu diberikannya lah sabuk/angkin wojo  tadi pada adiknya yang masih SMA. Selang 3 bulan, ada 2 kejadian yang menimpa adiknya. Pertama ketika adiknya hendak di pukul oleh seseorang, dimana orang yang hendak memukul terhempas dan mengeluarkan darah segar dari hidungnya. . Kejadian kedua, saat sang adik pergi liburan setelah kenaikan kelas, saat singgah di sebuah warung, saat hendak meminum air teh, tiba tiba gelas teh panas pecah sebelum menyentuh bibir. Sang adik melihat 2 ekor ulat di celananya yang kena tumpahan air teh. Maaf, memang di daerah saya ketika bulan syafar didaerah tertentu terkenal akan sebaran racun gaib yang tidak jarang menyebabkan korban jiwa, bahkan ada yang mati di tempat.

4.Ssering kita membaca dalam kitab hikmah pesan semacam, “jangan sampai jatuh ke tangan yang salah”. Jadi sesungguhnya, masalah perbuatan (positif negatif) pemegang azimat tidak ada hubungannya dengan tuah azimat. Termasuk juga ketika dibawa ke wc, bukan masalah tuahnya yang dipermasahkan, tetapi adab kita: bahwa didalam azimat kadang terkandung ayat suci yang tentu tidak baik jika berada di tempat yang kotor dan penuh najis.

5. Azimat adalah doa yang tertulis, permohonan dalam bentuk lain.Mengamalkan doa-doa, hizib dan memakai azimat pada dasarnya tidak lepas dari ikhtiar atau usaha seorang hamba, yang dilakukan dalam bentuk doa kepada Allah SWT. Jadi sebenanya, membaca hizib, dan memakai azimat, tidak lebih sebagai salah satu bentuk doa kepada Allah SWT.

Allah SWT sangat menganjurkan seorang hamba untuk berdoa kepada-Nya. Allah SWT berfirman:

ﺍُﺩْﻋُﻮْﻧِﻲْ ﺃَﺳْﺘَﺠِﺐْ ﻟَﻜُﻢ

Berdoalah kamu, niscaya Aku akan mengabulkannya untukmu. “(QS al-Mu’min: 60)

Ada beberapa dalil dari hadits Nabi yang menjelaskan kebolehan ini. Di antaranya adalah:

ﻋَﻦْ ﻋَﻮْﻑِ ﺑْﻦِ ﻣَﺎﻟِﻚٍ ﺍﻷﺷْﺠَﻌِﻲ، ﻗَﺎﻝَ ”: ﻛُﻨﺎ ﻧَﺮْﻗِﻲْ ﻓِﻲْ ﺍﻟﺠَﺎﻫِﻠِﻴﺔِ، ﻓَﻘُﻠْﻨَﺎ : ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮْﻝَ ﺍﻟﻠﻪِ ﻛَﻴْﻒَ ﺗَﺮَﻯ ﻓِﻲ ﺫَﻟِﻚَ؟ ﻓَﻘَﺎﻝَ : ﺍﻋْﺮِﺿُﻮْﺍ ﻋَﻠَﻲّ ﺭُﻗَﺎﻛُﻢْ، ﻟَﺎ ﺑَﺄْﺱَ ﺑِﺎﻟﺮﻗَﻰ ﻣَﺎ ﻟَﻢْ ﻳَﻜُﻦْ ﻓِﻴْﻪِ ﺷِﺮْﻙٌ

Dari Auf bin Malik al-Asja’i, ia meriwayatkan bahwa pada zaman Jahiliyah, kita selalu membuat azimat (dan semacamnya). Lalu kami bertanya kepada Rasulullah, bagaimana pendapatmu (ya Rasul) tentang hal itu. Rasul menjawab, ”Coba tunjukkan azimatmu itu padaku. Membuat azimat tidak apa-apa selama di dalamnya tidak terkandung kesyirikan.” (HR Muslim [4079]).

Wassalamu alaikum  wr wb

Nah, bagi yang hendak konsultasi  seputar ilmu maupun produk rajah/wafaq/ wifiq/ ajimat dan lainnya dari tangan Ustadz Feriyandi, maka Anda bisa  Majelis Ta’lim Al-Hikmah Pusat Pengembangan Seni Jaga Diri “HIKMATAL JABBARO” Jakarta beralamat Jln.Poncol 2 Rt.13/07 Cilandak Jakarta Selatan., Tlp/WA: 087886927894. (REDI MULYADI)****

Komentar