oleh

Berkunjung ke Sentra Kerajinan Bambu di Desa Mulyasari

Ciamis, LINTAS PENA

Lilis (28) dan Ai (25), warga  Dusun Cibubuhan Rt.7/4 Desa Mulyasari Kecamatan Jatinagara   sedang membuat  kerajinan dari bahan bambu yaitu nyiru dan cecempeh, perrempuan anak satu ini, setiap hari bisa menghasilkan 10 nyiru. Dia menceritakan kepada LINTAS PENA di rumahnya saat  LP berkunjung, hari  Jumat (29/12)

Hasil karyanya itu langsung  dibeli dan ditampung oleh pengepul, dengan harga Rp. 5.000,_, Namun sayangnya mereka ini tidak punya modal, tapi saya tidak berharap banyak, walaupun punya modal besar, susahnya pemasaran barangnya, “Ya,enakan seperti ini, dibelli langdung oleh pengepul,  “ucapnya

Kades Mulyasari  Ma”sum Ata Ismana saat ditemui diruang kerjanya mengatakan memang warga kami hampir 80 persen sebagai buruh pembuat kerajinan nyiru, “Kalau pengrajin ini mampu sampai bisa menjual bisa dibantu permodalan dari desa. Namun sayangnya tehnik  menjualnya yang sulit, makanya enaknya langsung dibeli oleh pengepul. “jelas kades.(HENDAYA)***

 

Komentar