oleh

Bunda Ratu Nining Suningrat Kunjungi Kesultanan Pontianak

Pontianak, LINTAS PENA. Dari berbagai berita yang beredar tentang peristiwa yang terjadi di Kasultanan Pontianak Kalimantan Barat ,maka tokoh adat nusantara Bunda Ratu Nining Suningrat Prajakusumah,SH,MH  terketuk hati untuk bersilahturahmi langsangg ke Kasultanan Ternate tersebut

Bunda Ratu Nining Suningrat kepada LINTAS PENA mengungkapkan, “Sebenarnya, kunjungan saya ke Istana Kadriah Kesultanan Pontianak sekedar silaurahmi dan tak ada maksud lain. Juga sekaligus tujuannya agar dapat mengetahui apa yang sebenarnya terjadi disana.Alhamdulilah kedatangan saya ke sana diterima dengan ramah oleh YM Sultan Pontianak Syarif Mahmud Melvin Alkadrie dan beliau berkenan menjelaskan apa yang terjdi disana.Walaupun sebenarnya itu adalah urusan rumah tangga.”

Selama ini, Bunda Ratu Suningrat Prajakusumah dari Kaprabuan Tembong Agung memang sering mengunjungi atau turun langsung ke daerah yang sedang ada masalah.Beliau dengan sabar memberikan saran dan masukan yang dilandasi oleh kearifan lokal masing masing daerah yang berlandaskan Pancasila dan UUD 45.

Khusus untuk kejadian di Kasultanan Pontianak , Bunda Ratu memberi saran agar diselesaikan dengan cara kekeluargaan, karena apapun masalahnya diselesaikan dengan cara kekeluargaan adalah sesuatu hal yang bijak.”Tapi   , semua berpulang keluarga YM Sultan Pontianak kaerna ini urusan rumah tangga. Saya hanya memberikan advis dan tidak bisa masuk lebih jauh,”katanya

Sebelum   bertemu dengan YM Sultan Pontianak, Bunda Ratu Nining terpeleset di depan Kedaton Kasultanan Pontianak yang akibatnya kakinya cidera .Oleh karena itu, beliau langsunmg kembali ke Jawa  agar cidera kaki cepat sembuh karen abeliau mempunyai tugas sebagai  dosen di Fakultas Hukum Universitas Nahdatul Ulama Cirebon. dimana Rektor nya KH Said Aqil yang tak lain Ketua Umum PBNU tapi di dalam kesibukannya yang padat Dr N Suningrat SH MH tetap  memenuhi panggilan jiwa sebagai seorang dosen.(REDI MULYADI)***

READ  Wabup Kuningan Tinjau Pembangunan Mushola Al-Muttaqin di Desa Jambar

Komentar