Pangandaran, LINTAS PENA—SDN 4 Karangkamiri di lingkungan Disdikpora Kec Langkaplancar, kondisi 2 ruang kelas rusak parah, dan bahkan ambruk bagian rangka atap akibat sudah lapuk dimakan usia tanpa ada upaya perbaikan dari pemerintah. Dinas Pendidikan Kabupaten Pangandaran terkesan tutup mata.
Keterangan dari warga yang diperoleh LINTAS PENA menyebutkan , bahwa SDN 4 Karangkamiri mengajukan permohonan perbaikan 2 ruang kelas yang rusak parah dan ambruk tersebut. “Namun anehnya, bantuan perbaikan yang dikucurkan pemerintah itu justru diperuntukkan pada bangunan ruang kelas yang masih layak pakai untuk kegiatan belajar mengajar (KBM). Itupun pengerjaannya asal asalan oleh rekanan kontraktor. Tidak sesuai bestek, karena kondisi bangunannya masih bagus”ujar nara sumber
Sementara itu kondisi 2 ruang kelas yang rusak parah dan diajukan mendapat perbaikan, menurut sumber tadi, tidak mendapat bantuan perbaikan. Akibatnya, terutama sekarang curah hujan yang tinggi, kondisi 2 ruang kelas SDN 4 Karangkamiri akhirnya ambruk. ”Coba kalau yang mendapat bantuan perbaikan itu yang ruang kelasnya yang rusak,tentu tidak akan terjadi ruang kelas ambruk.Aneh memang, ruang kelas yang masih bagus diperbaiki, sedangkan yang rusak parah dibiarkan hingga ambruk,”timpalnya.
Dengan kejadian ambruknya 2 ruang kelas di SDN 4 Karangkamiri ini, tentunya sangat mengganggu aktivitas KBM, peserta didik kekurangan ruang kelas. ”Sebelum ambruk saja, anak anak tidak bisa belajar maksimal karena ruang kelasnya rusak parah, apalagi sekarang.”katanya
Tokoh masyarakat di Desa Karangkamiri meminta pemerintah melalui Dinas Pendidikaan Kabupaten Pangandaran agar segera memperbaiki kondisi bangunan ruang kelas di SDN 4 Karangkamiri yang ambruk.”Jangan terkesan tutup mata, ”katanya.
Kepala SDN 4 Karangkamiri E.Heryanto,S.Pd membenarkan ambruknya 2 ruang kelas yang rusak parah tersebut, sehingga kegiatan belajar mengajar di sekolah yang dipimpinnya terganggu. Dia berharap kepada pemerintah melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Pangandaran untuk segera mengucurkan bantuan perbaikan 2 ruang kelas yang sudah ambruk tersebut.
”Karena kekurangan ruang kelas, selama ini kegiatan belajar mengajar peserta didik di sekolah kami, memanfaatkan ruangan yang ada disekat-sekat.Kondisi ini menyebabkan KBM tidak berjalan secara maksimal.Kami sudah sejak lama mengajukan permohonan perbaikan ke pemerintah, semoga segera terealisasi.”harap E.Heryanto, SPd mengakhiri obrolan. (DENI E.KOSWARA)****













Komentar