Oleh: Mas Ipoy (Owner SPIRITUAL STUDIO Losari Cirebon – 0822-9589-7077)
BANYAK orang mengira bahwa gerbang astral adalah pintu ghaib yang tersembunyi di gunung-gunung tua, hutan angker, makam keramat, atau tempat-tempat yang dianggap sakral. Padahal, rahasia yang jauh lebih dalam justru jarang disadari.
Gerbang astral yang paling dekat dengan manusia bukanlah tempat di luar dirinya, melainkan berada di dalam kesadarannya sendiri.Inilah pengetahuan yang sejak dahulu hanya dipahami oleh sebagian kecil praktisi spiritual, para pertapa, mistikus, dan pencari hakikat kehidupan.
Manusia sesungguhnya hidup di antara dua dunia sekaligus.
- Dunia pertama, adalah dunia fisik yang dapat disentuh, dilihat, dan diukur.
- Dunia kedua,adalah dunia batin yang tidak kasat mata, tetapi pengaruhnya sangat nyata terhadap kehidupan.
Saat seseorang marah, tubuhnya tidak berubah bentuk, tetapi seluruh energinya berubah. Saat seseorang jatuh cinta, tidak ada yang terlihat secara fisik, namun seluruh getaran dirinya berubah. Saat seseorang dipenuhi ketakutan, seakan-akan ia memasuki dunia yang berbeda meskipun masih berada di tempat yang sama.Fenomena ini menunjukkan bahwa kesadaran manusia memiliki kemampuan untuk berpindah frekuensi tanpa harus berpindah tempat.Di sinilah letak salah satu gerbang astral yang paling jarang dipahami, gerbang itu adalah kesadaran
Banyak orang sibuk mencari makhluk ghaib, tetapi tidak pernah mempelajari pikirannya sendiri. Mereka ingin membuka tabir alam lain, tetapi belum mampu membuka tabir yang menutupi dirinya sendiri.Padahal, dalam berbagai tradisi spiritual kuno, kesadaran dianggap sebagai kunci utama yang menghubungkan manusia dengan lapisan-lapisan realitas yang lebih halus.
- Ketika pikiran dipenuhi kebisingan, gerbang itu tertutup.
- Ketika pikiran dipenuhi amarah, gerbang itu menjadi keruh.
- Ketika pikiran dipenuhi keserakahan, gerbang itu menjadi gelap.
Namun ketika seseorang mampu mencapai keadaan hening yang mendalam, perlahan-lahan ia mulai merasakan sesuatu yang selama ini tersembunyi di balik hiruk-pikuk dunia, ia mulai:
- Lebih peka
- Lebh=ih intuitif
- Lebih mudah memahami sesuatu tanpa banyak penjelaskan
- Lebih mampu merasakan energi suatu tempat, karakter seseorang, bahkan suasana yang tidak dapat dijelaskan dengan logika biasa
Dalam sudut pandang psikologi modern, kondisi ini dapat dijelaskan sebagai meningkatnya sensitivitas bawah sadar terhadap berbagai informasi yang selama ini tidak disadari oleh pikiran sadar.Namun dalam perspektif spiritual, kondisi tersebut sering dianggap sebagai terbukanya lapisan-lapisan kesadaran yang lebih dalam.
Menariknya, gerbang astral tidak selalu berhubungan dengan kemampuan melihat makhluk halus sebagaimana yang sering digambarkan dalam cerita-cerita populer.
Justru bentuk pembukaan gerbang yang paling tinggi adalah meningkatnya kebijaksanaan.
Karena tujuan sejati perjalanan spiritual bukanlah melihat apa yang tidak terlihat, melainkan memahami apa yang selama ini tidak dipahami.
- Banyak orang mampu melihat fenomena ghaib, tetapi masih dikuasai amarah.
- Banyak orang mampu merasakan energi, tetapi masih diperbudak ego.\
- Banyak orang mengejar kemampuan spiritual, tetapi lupa membangun kematangan jiwa.
Padahal semakin dalam seseorang memasuki wilayah kesadaran, semakin ia menyadari bahwa kekuatan terbesar bukanlah kemampuan melihat alam astral, melainkan kemampuan mengenal dirinya sendiri.Para bijak kuno sering mengajarkan bahwa alam semesta yang luas sebenarnya memiliki pantulan di dalam diri manusia.
Segala konflik yang ada di luar memiliki akar di dalam. Segala kedamaian yang dicari di luar juga berawal dari dalam.Karena itu, gerbang astral yang paling rahasia bukanlah mata batin, bukan pula ritual tertentu, melainkan kemampuan manusia untuk memasuki ruang hening dalam dirinya sendiri.
- Ruang di mana ego mulai diam
- Ruang dimana pikiran mulai tenang
- Ruang dimana seseorang berhenti mengejar sensasi dan mulai mencari pemahaman.
Di titik itulah seseorang menyadari sebuah kenyataan yang mengejutkan.
Bahwa gerbang yang selama ini ia cari ke mana-mana ternyata tidak pernah berada di luar dirinya.Gerbang itu selalu ada, selalu terbuka.Dan sejak awal, ia tersembunyi di dalam kesadarannya sendiri.Sebab rahasia terbesar dunia spiritual bukanlah tentang perjalanan menuju alam lain, melainkan perjalanan pulang menuju diri yang paling sejati.(****

CATATAN:
Nah,bagi anda yang berminat menimba keilmuan al hikmah maupun sekedar Konsultasi Spiritual-Supranatural, Pemesanan Media dan Gemblengan Keilmuan hubungi Mas Ipoy Owner SPIRITUAL STUDIO Losari Cirebon – 0822-9589-7077 (****













Komentar