Bandung, LINTAS PENA—Graha Persih menggelar Nonton bareng (Nobar) pertandingan Dewa United vs PERSIB pada Hari Senin (20/4/2026).Bobotoh kecewa berat atas ulah wasit yang nampak jelas adanya kejanggalan dengan dua keputusan wasit.
Nobar terbagi dua tempat di ruangan tertutup dan ruangan terbuka, acara digelar selepas Adzan Magrib dengan suguhan bincang seputar laga Dewa vs Persib
Graha PERSIB yang berlokasi di Jalan Sulanjana Nomor 17, Kota Bandung dipenuhi Bobotoh yang telah meregistrasi terlebih dahulu. Riuh tabuhan drumband dan terompet dari bobotoh dari halaman Graha Persib menghiasi suasana malam itu.
Nobar kali ini mendatangkan Bintang Tamu sang legenda dan staf pelatih PERSIB, yaitu Djadjang Nurdjaman (Direktur Teknik) dan I Made Wirawan (Asisten Pelatih Kiper).
Dalam bincang prediksi Djajang dan I Made bersepakat bahwa pertandingan akan berjalan ketat dengan kemenangan skor tipis untuk Persib.

Selain menyaksikan pertandingan, acara dimeriahkan dengan sesi diskusi teknis bersama legenda serta berbagai games berhadiah bagi Bobotoh yang hadir termasuk 3 tiket nonton PERSIB vs Arema yang akan di helat di GBLA tanggal 24 April 2026.
Pertandingan pekan ke-28 ini digelar di Stadion Internasional Banten dengan status “tanpa penonton” tim tamu, sehingga Nobar Biru di Graha PERSIB menjadi alternatif resmi bagi pendukung untuk berkumpul.
Pengurus Graha Persib dan para Bobotoh jelas kecewa bukan perkara kalah menang akan tetapi pertandingan tersebut sangat jelas diciderai sang wasit yang mana goal pertama dewa united di sahkan oleh wasit padahal bola sudah terlebih dahulu melampuai garis out.
Begitu pula ironisnya goal kedua Dewa United yang sebelumnya jelas – jelas mengenai tangan pemain Dewa. Dari kedua kejadian ini para pemain Persib nampak menganggap dua hal tersebut adalah pelanggaran akan tetapi wasit malah membiarkannya berjalan. Begitu pula pemain Dewa saat mengambil bola yang telah keluar garis dari bahasa tubuhnya dia sendiri sejenak menahan diri tapi lagi-lagi sang wasit membiarkannya pertandingan terus berjalan.
Mendengar komentator dan pembawa acara TV indosiar pun mereka berkata bahwa kedua hal itu jelas nampak goal yang tidak sah pasalnya yang pertama bola sudah out terlebih dahulu dan yang kedua adanya pergerakan tangan menahan bola alias hands ball.
Akankah PSSI memberikan sangsi tegas terhadap wasit tersebut dan secara hitungan seharunya skor Dewa 0-2 Persib adalah mutlak kemenangan Persib, bukan seri 2-2.
Klasemen sementara memang Persib masih berada dipuncak dengan selisih 2 poin dengan pesaingnya yaitu Borneo. (Ros)














Komentar