Bandung, LINTAS PENA–– Pasar Baru Trade Center di Jalan Otto Iskandardinata, Kota Bandung, adalah pusat grosir legendaris yang berdiri sejak era Belanda dan diresmikan kembali sebagai gedung modern pada 2003. Tempat ini merupakan destinasi belanja utama untuk fashion, kain, tas, sepatu, dan aksesoris dengan harga terjangkau, beroperasi setiap hari dari pukul 08.00-17.00 WIB.
Pasar ini sangat ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara, terutama saat akhir pekan, dan merupakan pusat tekstil yang terkenal.
Jelang Ramadhan 1447 H yang diperkirakan mulai tanggal 18-19 Februari 2026, Himpunan Pedagang Pasar Baru disingkat HP2B melaksanakan acara Munggahan bareng para pedagang toko-toko Pasar Baru.
Acara dikemas sederhana penuh kehangatan guna memperkuat tali silaturahmi antar pengurus HP2B dan para pedagang.
Iwan Suhermawan selaku Ketua Umum HP2B mengucap syukur pasalnya dihadiri bukan hanya oleh pedagang muslim saja melainkan dukungan datang dari para pedagang non muslim penuh sukacita dan tampak toleransi yang tinggi.
“Alhamdullilah acara tradisi munggahan ini sukses walaupun hanya sebatas silaturahmi saja. Silaturahmi ini sebatas toko-toko di Pasar Baru bersama para pedagang yang ada di Kota Bandung. Kebetulan momentumnya dekat ke bulan puasa Ramadhan. Jadi sekalian kita buat acara ini dengan tema munggahan,” kata Kang Iwan.
Dalam acara munggahan tersebut, Iwan mengungkapkan kesiapan yang telah terorganisir dari tahap pengelolaan menghadapi jelang Ramadhan, baik meliputi persiapan keamanannya, ketertibanya, kebersihan, dan kesiapan menjaga kondusifitas dari sosial dan keramaian pengunjung.
“Alhamdulillah kita sudah siap 100%, bersama komponen pengelola Pasar Baru, HP2B untuk menyambut Bulan Suci Ramadhan. Kita semua sudah siap di kunjungi oleh para pengunjung dan para pelanggan Pasar Baru baik momen Ramadhan dan juga Hari Raya Idul Fitri,” urainya.
Dirut Perumda Pasar Adit hadir dalam acara tersebut dirinya mengutarakan Marhaban Ya Ramadhan sekaligus menyampaikan permohonan maklum karena Wali Kota Bandung H. Muhammad Farhan berhalangan hadir dikarenakan Ibunya sedang sakit.
“Saya sekaligus mewakili Bapak Wali Kota Bandung memohon doanya agar Ibunya Pak Wali segera diberikan kesembuhan dan semoga saja para pedagang Pasar Baru dapat meriah berkah dan tentunya keuntungan yang besar dalam mengarungi Bulan Ramadhan,” pungkasnya. (ROS/ADVERTORIAL)








Komentar