Kab.Tasikmalaya LINTAS PENA —- Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Tasikmalaya menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 IGTKI-PGRI di Gedung Islamic Center Kabupaten Tasikmalaya, Rabu 11 juni 2026
Kegiatan berlangsung meriah dengan dihadiri berbagai unsur pemerintah daerah, organisasi profesi, serta para pendidik anak usia dini dari seluruh wilayah Kabupaten Tasikmalaya.Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Tasikmalaya H.Asep Sopari Al Ayubi SP.,M.IP Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tasikmalaya Hj.Retno Widyastuti SE, perwakilan DPRD Kabupaten Tasikmalaya,pengurus PGRI Kabupaten Tasikmalaya,kabid dan Kasie PAUD Dikmas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya,unsur kepolisian, serta ratusan guru dan kepala sekolah TK se-Kabupaten Tasikmalaya.
Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Tasikmalaya, Hj.N.Lilis Julawati S.Pd.,M.Pd mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya peringatan HUT ke-76 yang mendapat sambutan luar biasa dari para anggota.“Alhamdulillah, kami dari IGTKI-PGRI Kabupaten Tasikmalaya dapat merayakan HUT IGTKI ke-76 ini. Antusiasme para anggota sangat luar biasa. Peringatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas secara personal, kelembagaan, maupun organisasi agar semakin baik ke depannya,” ujarnya.
Hj.N.Lilis Julawati S.Pd.,M.Pd menjelaskan, rangkaian kegiatan dalam menyambut HUT IGTKI-PGRI telah dilaksanakan sejak beberapa hari sebelumnya. Berbagai kegiatan melibatkan guru maupun anak-anak dalam ajang kreativitas dan pengembangan potensi.Menurutnya, seluruh kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya turut berpartisipasi dalam perayaan tersebut.Sebanyak 39 PC kecamatan hadir dengan jumlah anggota IGTKI-PGRI mencapai sekitar 1.300 orang.
Lebih lanjut, Hj.N.Lilis Julawati S.Pd.,M.Pd menegaskan bahwa salah satu fokus utama organisasi adalah meningkatkan kompetensi guru. Ia menilai kompetensi guru memiliki pengaruh besar terhadap peningkatan kualitas pendidikan, khususnya pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).“Kami ingin terus meningkatkan kompetensi guru karena hal itu akan berdampak positif dan signifikan terhadap keberhasilan serta peningkatan mutu pendidikan anak usia dini,” katanya.
Selain peningkatan kompetensi, IGTKI-PGRI Kabupaten Tasikmalaya juga berupaya mendorong peningkatan kesejahteraan para anggotanya, baik secara finansial maupun melalui penguatan moral dan wawasan keilmuan.“Kesejahteraan tidak hanya dilihat dari sisi finansial, tetapi juga dari bertambahnya wawasan, motivasi, dan penghargaan terhadap profesi guru,” tambahnya.
Melalui peringatan HUT ke-76 ini, IGTKI-PGRI Kabupaten Tasikmalaya berharap dapat terus berkembang menjadi organisasi yang semakin maju serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kemajuan pendidikan anak usia dini di kabupaten Tasikmalaya.
Sementara itu Wakil Bupati Tasikmalaya H.Asep Sopari Al Ayubi SP.,M.A P menyampaikan bahwa pemerintah kabupaten Tasikmalaya berkomitmen untuk memperluas akses pendidikan anak usia dini melalui pendirian 39 TK Negeri di kabupaten Tasikmalaya secara bertahap,yakni 15 TK Negeri pada tahun 2027,15 TK Negeri pada tahun 2028 dan 9 TK Negeri pada tahun 2029.
Wajib belajar 13 tahun tidak hanya dimulai saat anak masuk SD,tetapi harus diawali dari Taman Kanak-kanak agar setiap anak memiliki kesiapan belajar ,karakter yang kuat dan kesempatan yang sama untuk meraih masa depan.Melalui momentum HUT IGTKI PGRI ini Pemetintah kabupaten Tasikmalaya berharap sinergi dengan para pendidik terus diperkuat demi newujudkan layanan pendidikan anak usia dini yang merata,berkualitas dan menjadi pijakan lahirnya generasi unggul dimasa depan,” tutur Wakil Bupati Tasikmalaya.(ADE BACHTIAR ALIF)*













Komentar