oleh

Inilah 7 Tempat Wisata Kuliner Rujak Cingur di Surabaya yang Wajib Dikunjungi saat Libur Lebaran

By Green Berryl & Pexai

SURABAYA tidak hanya dikenal sebagai Kota Pahlawan dengan sejarah perjuangan yang kental, tetapi juga menjadi surga bagi para pencinta kuliner. Salah satu kuliner khas yang menjadi ikon kota ini adalah rujak cingur. Hidangan tradisional ini menawarkan perpaduan rasa gurih, manis, dan segar yang begitu harmonis, membuatnya menjadi salah satu makanan yang wajib dicoba ketika berkunjung ke Surabaya, terutama saat momen liburan seperti Lebaran.

Mengenal Rujak Cingur: Kuliner Ikonik Surabaya

Rujak cingur merupakan makanan tradisional yang memiliki ciri khas berupa penggunaan cingur (hidung sapi) sebagai salah satu bahan utamanya. Dalam bahasa Jawa, “cingur” berarti mulut atau moncong, yang merujuk pada daging area mulut sapi yang digunakan dalam hidangan ini[6]. Makanan ini terdiri dari campuran cingur, tahu, tempe, lontong, kangkung, tauge, dan bumbu petis khas yang menawarkan perpaduan rasa gurih, manis, dan segar dalam setiap suapannya[1].

Sejarah rujak cingur di Surabaya berkaitan erat dengan kedatangan penduduk dari Pulau Madura pada sekitar tahun 1930-an. Awalnya, para pendatang dari Madura menggunakan petis dari ikan cakalang, namun seiring waktu, mereka mulai menyesuaikan dengan lidah orang Surabaya dengan mengganti petis menjadi petis udang[6]. Keunikan bumbu inilah yang memberikan warna hitam khas pada rujak cingur.

Sebagai pengakuan atas nilai kulturalnya, rujak cingur telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui SK No. 372/M/2021 pada tahun 2021 dalam domain Kemahiran dan Kerajinan Tradisional[9].

Tujuh Destinasi Rujak Cingur Terbaik di Surabaya

1. Rujak Cingur Cak Durasim

Rujak Cingur Cak Durasim atau juga dikenal sebagai Rujak Cingur Genteng Durasim adalah tempat pertama yang wajib dicoba ketika mengunjungi Surabaya. Berdiri sejak tahun 1942, tempat makan legendaris ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah kuliner Surabaya[1]. Berlokasi di Jalan Genteng Durasim No. 29, warung ini buka dari pukul 11.00 hingga 17.00 WIB[3].

Keistimewaan dari rujak cingur di sini adalah bumbu petisnya yang khas. Pengunjung juga bisa menyesuaikan tingkat kepedasan dan memilih jumlah lontong sesuai selera[1]. Selain rujak cingur, pengunjung juga bisa menikmati seporsi sop buntut hangat yang tidak kalah populer[3].

2. Rujak Cingur Ahmad Jais

Rujak Cingur Ahmad Jais merupakan salah satu destinasi kuliner rujak cingur yang sering dikunjungi oleh para selebriti dan pejabat tanah air[1]. Berlokasi di Jalan Achmad Jais No. 40, Peneleh, Kecamatan Genteng, tempat ini telah berdiri sejak tahun 1970-an dan buka dari pukul 12.00 hingga 17.00 WIB[3].

Meskipun harganya tergolong mahal, rasa dan kualitas rujak cingur di sini tidak diragukan lagi. Keistimewaan rujak cingur Ahmad Jais terletak pada tempe gorengnya yang garing dan kenyal. Dengan bumbu petis yang kental dan cingur yang kenyal, rujak cingur ini akan memanjakan lidah pengunjung[1][8].

3. Rujak Cingur Delta

Bagi yang menginginkan rujak cingur dengan porsi lengkap, Rujak Cingur Delta adalah pilihan yang tepat. Terletak di pusat kota Surabaya, tempat ini menawarkan porsi rujak cingur yang terdiri dari tauge, bayam, tempe, tahu, cingur, kikil, serta mie kuning[1].

Kombinasi bahan-bahan ini menjadikan rujak cingur Delta lebih kaya rasa dan sangat lezat. Porsi yang besar dan variasi bahan yang lengkap membuat tempat ini menjadi favorit bagi pengunjung yang ingin merasakan rujak cingur dalam versi yang paling komplit[1].

4. Rujak Cingur Dekat TVRI

Nama asli dari tempat yang menjual rujak cingur khas ini sebenarnya adalah Warung Cak No. Namun, karena terkenal dengan sajian rujak cingurnya dan terletak dekat dengan gedung TVRI Surabaya, maka warung ini lebih dikenal dengan sebutan Rujak Cingur Dekat TVRI[3].

Berlokasi di Jalan Raya Dukuh Kupang No. 214, Dukuh Pakis, warung ini buka dari pukul 11.00 hingga 17.00 WIB[3]. Rujak cingur di sini memiliki cita rasa yang autentik dan telah menjadi favorit warga lokal.

5. Rujak Cingur Joko Dolog

Rujak Cingur Joko Dolog merupakan salah satu tempat makan rujak cingur terpopuler di Surabaya[4]. Meskipun tidak banyak informasi detail tentang tempat ini dalam hasil pencarian, nama Joko Dolog sering disebutkan sebagai salah satu destinasi rujak cingur yang wajib dikunjungi di Surabaya.

6. Rujak Cingur Naipah

Meskipun lokasinya agak tersembunyi di Jalan Ngagel Rejo III, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, rujak cingur Naipah patut untuk dikunjungi. Naipah telah berdagang selama 17 tahun dan menuturkan bahwa kunci rasa sedap rujak cingur terletak pada cingur dan petisnya[6].

Dia menggunakan dua jenis petis berbeda yang keduanya berbahan dasar udang. “Sama-sama udang tapi beda warna petisnya. Ngegoreng bawang putihnya juga jangan terlalu gosong, supaya rujaknya nggak pahit,” ujar Naipah[6]. Seporsi rujak dijual dengan harga Rp 15.000 dan tersedia dalam dua jenis: rujak cingur matengan (tanpa buah) dan rujak campur (dengan buah seperti belimbing dan nanas)[6].

7. Rujak Cingur Bu Nasir

Rujak Cingur Bu Nasir juga merupakan salah satu warung rujak cingur yang populer di Surabaya[4]. Meskipun informasi lebih lanjut tentang tempat ini terbatas dalam hasil pencarian, namanya sering muncul dalam daftar rekomendasi tempat makan rujak cingur di Surabaya.

Variasi dan Keunikan Rujak Cingur

Menariknya, rujak cingur di Surabaya memiliki beberapa variasi dalam penyajiannya. Ada dua jenis rujak cingur yang umum dijual: rujak cingur matengan dan rujak campur. Rujak cingur matengan tidak menggunakan buah, sementara rujak campur memakai buah seperti belimbing hingga nanas[6].

Isan rujak cingur di Surabaya juga sangat beragam, mulai dari tahu, tempe goreng, sayur kangkung, kecambah, lontong, hingga bendoyo kukus[6]. Keragaman ini memungkinkan pengunjung untuk memilih versi rujak cingur yang paling sesuai dengan selera mereka.

Kesimpulan: Menikmati Rujak Cingur sebagai Bagian dari Wisata Kuliner Surabaya

Menikmati rujak cingur di Surabaya, terutama saat momen Lebaran, menjadi pengalaman kuliner yang tak terlupakan bersama keluarga atau teman[1]. Selain menjadi hidangan yang lezat, rujak cingur juga merupakan bagian dari warisan budaya Indonesia yang telah diakui secara resmi[9].

Ketujuh tempat wisata kuliner rujak cingur yang telah disebutkan di atas menawarkan pengalaman autentik yang berbeda-beda. Dari yang legendaris seperti Cak Durasim hingga yang tersembunyi seperti Naipah, masing-masing memiliki keunikan dan cita rasa khas yang patut untuk dicoba.

Jadi, jika Anda berkunjung ke Surabaya, terutama di musim liburan Lebaran, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi rujak cingur di tempat-tempat tersebut. Selain memanjakan lidah, Anda juga berkesempatan untuk merasakan kekayaan kuliner dan budaya Kota Pahlawan.

CITATIONS: