oleh

Inilah Amalan Penangkal Segala Jenis Penyakit

SEBAGAIMANA manusia pada umumnya, sudah barang tentu kita pasti pernah mengalami sakit. Mungkin sakit karena penyakit ringan ataupun sakit akibat penyakit yang berat.

Ketika penyakit datang, badan akan merasakan tidak nyaman bahkan harus menahan rasa sakit. Terkadang yang mengalami sakit masih bisa menjalankan aktivitas dan tetap bekerja seperti biasanya.

Namun, dalam kondisi tertentu, apabila sakit banyak di antara kita yang tidak dapat beraktivitas. Kita harus beristirahat total untuk menjalani pengobatan secara intensif.

Bagi kita orang beriman, penyakit itu sebenarnya anugerah juga. Ketika anugerah sakit itu datang maka tak harus disesali. Mengapa demikian? Karena terkadang dengan sakit kerap kali mendatangkan beberapa hikmah kepada diri kita.

Di antara hikmah itu, sesungguhnya ketika sakit agar kita bisa merasakan nikmat sehat.

Insya Allah, sakit juga dapat menyucikan dosa, menutupi kesalahan, dan mengangkat derajat kita. Hal tersebut sesuai dengan Hadits Nabi Muhammad SAW sebagaimana diriwayatkan Bukhori dan Muslim :

“Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit dan sejenisnya, melainkan Allah akan menggugurkan bersamanya dosa-dosanya seperti pohon yang menggugurkan daun-daunnya.” (HR. Bukhari)

Jadi jelas sudah, sehat dan sakit merupakan karunia Allah SWT. Tak ada kekuatan yang bisa menghalangi keduanya untuk datang kepada diri setiap manusia.

Namun demikian, sudah menjadi kewajiban kita, apabila mendapat anugerah sakit, kita tidak boleh berdiam diri tanpa usaha untuk sembuh. Tetapi kita dituntut untuk ikhtiar semaksimal mungkin. Adapun hasilnya tetap merupakan ketentuan Allah SWT.

Ikhtiar untuk sembuh dari sakit harus disertai semangat, kesabaran dan keyakinan untuk sehat kembali. Hal itu akan mempermudah dalam menjalani pengobatan. Tak lupa harus diiringi dengan ibadah sesuai kondisi serta memanjatkan doa kepada Allah SWT.

READ  Mengubur Prinsip Menang Jadi Arang Kalah Jadi Abu

Nah, untuk tulisan kali ini saya akan membeberkan serangkaian amalan agar Allah SWT senantiasa selalu memberikan kesehatan pada diri kita. Sehingga dengan demikian, kita akan lebih menikmati karunia hidup ini dan senantiasa selalu khusyuk dalam beribadah.

Sakit itu merepotkan. Karena itu, di tengah kondisi perekonomian yang sulit berjuanglah secara lahir dan batin agar jangan sampai masuk rumah sakit. Di samping biayanya mahal, meskipun ditanggung oleh BPJS, namun apabila sakit otomatis kamu pun jadi kesulitan ekonomi karena tidak bisa bekerja mencari nafkah untuk keluarga.

Agar kita terus diberi nikmat kuat dan sehat wal ‘afiat, lakukan ikhtiar batin ini :

▪️Lakukan tirakat puasa bilaruhin selama 7 hari. Niatkan semata-mata hanya untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

▪️Selama berpuasa dan seterusnya amalkan rangkaian Asma’ul Husna, ayat Al Qur’an, shalawat dan dzikir di bawah ini :

يَا اللّٰهُ يَا قَوِيُّ يَا مَتِيْنُ (×١٠٠)

Ya Allah Ya Qowiyy Ya Matiin (Dibaca 100 kali setiap sesudah shalat)

“Wahai Allah Yang Maha Kuat lagi Maha Kokoh.”

لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِّنْ أَنفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُم بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ. فَإِن تَوَلَّوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ (×٧)

Laqod jaa’akum Rosuulum min anfusikum ‘aziizun ‘alaihi maa ‘anittum hariishun ‘alaikum bil mu’miniina ro’uufurrohiim. Fa’in tawallau faqul hasbiyallaahu laa ilaaha illa hua ‘alaihi tawakkaltu wahua Robbul ‘arsyil ‘azhiim (Dibaca 7 kali setiap sesudah shalat)

“Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri. Berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu. Amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin. Jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah: Cukuplah Allah bagiku; tidak ada yang berhak disembah selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Arsy yang agung.”

READ  Pembelajaran Jarak Jauh Menyita Waktu

(Ingat, bagi wanita yang sedang berhalangan datang bulan, khusus ayat ini jangan dibaca dulu)

Amalkan shalawat ini setiap hari. Target dalam sehari minimal dapat seratus kali. Ini shalawatnya :

أَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا وَعَافِيَةِ الأَبْدَانِ وَشِفَائِهَا وَنُوْرِ الأَبْصَارِ وَضِيَائِهَا وَعَلَى آَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ

Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammad, thibbil quluubi wa dawaa’iha, wa ‘aafiyatil abdaani wa syifaa’iha, wa nuuril abshoori wa dhiyaa’iha, wa ‘ala aalihi wa shohbihi wa sallim

“Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada baginda kami Nabi Muhammad yang menjadi obat dan penyembuh hati, penyehat dan penyembuh badan, cahaya dan sinar penglihatan, dan limpahkan kepada keluarga dan sahabat-sahabatnya dan berilah kesejahteraan.”

Selanjutnya dzikir ini dibaca seratus kali setiap malam sebelum tidur :

ﻻ ﺇﻟَﻪَ ﺇِﻻَّ ﺍﻟﻠﻪُ ﻭَﺣْﺪَﻩُ ﻻ ﺷَﺮِﻳﻚَ ﻟَﻪُ، ﻟَﻪُ ﺍﻟﻤُﻠْﻚُ ﻭَﻟَﻪُ ﺍﻟﺤَﻤْﺪُ، ﻭَﻫُﻮَ ﻋَﻠَﻰ ﻛُﻞِّ ﺷَﻲْﺀٍ ﻗَﺪِﻳﺮٌ

La ilaha illallah wahdahu la syariikalah, lahul mulku walahul hamdu, wahua ‘ala kulli syai’in qodiir

“Tidak ada yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa. Tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya lah kerajaan dan pujian. Dan Dia Maha Kuasa atas segala-galanya.”

Kita tahu bahwa sumber penyakit berasal dari makanan dan minuman. Kalau zaman dulu makanan dan minuman masih aman maka itu orang-orang zaman dulu kebanyakan berumur panjang.

Agar makanan dan minuman yang kita konsumsi tidak menjadi mudharat atau penyakit di dalam tubuh di kemudian hari, maka bacalah ini setiap kali kita mau makan dan minum. Bacalah dengan khusyuk (dihayati dan diresapi artinya). Bacaan yang pertama dibaca dalam hati, dan yang kedua dibaca secara lisan :

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Bismillaahirrohmaanirrohiim

“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasihan lagi Maha Penyayang.”

READ  Bangkit Masa Pandemi

بِسْمِ اللّٰهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Bismillaahilladzii laa yadhurru ma’as mihi syai’un fil ardhi wa la fissamaa’i wa huas samii’ul ‘aliim

“Aku berlindung diri dengan nama Allah yang dengan-Nya tidak ada suatu apa pun dapat menimbulkan bahaya, baik di langit maupun di bumi. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Maka apa saja makanan dan minuman yang halal dimakan dan diminum, Insya Allah, tidak memudharatkan tubuh kita.

Kalau efeknya mau lebih bagus lagi, setiap bulannya disepuh ilmunya, yaitu dengan cara melakukan tirakat puasa bilaruhin setiap tanggal 13, 14, 15 menurut kalender Hijriyah. Jangan lupa kuncinya, yaitu niatkan semata-mata hanya untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Syarat ilmu ini :

– Rajin mendirikan shalat fardhu, kalau bisa di awal waktu. Niatkan semata-mata karena Allah bukan karena ilmu.

– Jangan berbuat maksiat walau sekecil apa pun.

– Jangan menyimpan rasa iri, dengki, benci dan dendam terhadap siapa pun.

– Jangan kebanyakan stres, galau, sedih, emosi.

– Makan dan minumlah namun jangan berlebihan.

– Jangan pernah berbuat zalim terhadap siapa pun.

– Rajinlah bersedekah, usahakan setiap hari jangan tinggal. Berapa pun jumlahnya tidak masalah asalkan ikhlas.

– Makanan dan minuman yang dikonsumsi usahakan bukan hanya halal, tapi juga didapat dengan cara yang baik (halalan thoyyiban).

Semoga nikmat sehat wal ‘afiat senantiasa mengiringi hari-hari kita bersama. Aamiiin Ya Robbal ‘aalamiiin…!

Komentar