Kota Banjar, LINTAS PENA-—Ari Febriansah secara aklamasi resmi menjadi Ketua Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Kota Banjar dalam Musda bertempat di Aula Toserba Pajajaran Banjar, Minggu (31/5/2026).
Ketua DPD PAN Kota Banjar, H. Aep Saeful Hijbi hadir dalam musda BM PAN bersama kepengurusan lainnya. Beliau menargetkan perolehan lima kursi legislatif di wilayah Kota Banjar. Dengan terbentuknya kepengurusan baru BM PAN Kota Banjar menurutnya hal tersebut menjadi energi luar biasa untuk bergerak bersama-sama beristiqomah Haqqul Yaqin meraih target 3 besar PAN secara nasional pada Pemilu 2029.
Kepengurusan BM PAN Kota Banjar dibawah komando Ari kini memfokuskan penguatan kapasitas pemuda lewat program kaderisasi, pendidikan kepemimpinan, dan pengembangan SDM.

Kepada awak media Lintas Pena Media Group, Ari membeberkan terkait rincian visi dan misi BM PAN Kota Banjar sebagai berikut:
VISI BM PAN Kota Banjar
“Mewujudkan BM PAN Kota Banjar yang Solid, Modern, Inklusif, Berintegritas, dan Berdaya Saing dalam mencetak generasi muda yang unggul, berjiwa kebangsaan, serta bermanfaat bagi masyarakat.”
Visi ini mengandung makna bahwa BM PAN harus menjadi organisasi yang kuat secara internal, adaptif terhadap perkembangan zaman, terbuka terhadap berbagai kalangan pemuda, menjunjung tinggi nilai-nilai integritas, serta mampu melahirkan kader-kader terbaik untuk masa depan Kota Banjar.
MISI
- Memperkuat Sistem Kaderisasi Organisasi
Kaderisasi merupakan jantung organisasi.
Tanpa kaderisasi yang baik, organisasi hanya akan menjadi nama tanpa masa depan.
Oleh karena itu, saya berkomitmen untuk membangun sistem kaderisasi yang berkelanjutan melalui:
Pelatihan kepemimpinan kader muda.
Sekolah politik dan kebangsaan.
Pendidikan organisasi secara berkala.
Penguatan ideologi dan nilai perjuangan PAN.
Pembinaan kader hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.
Saya ingin memastikan bahwa setiap kader BM PAN memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.
- Membangun Organisasi yang Solid dan Profesional
Kekuatan organisasi tidak terletak pada satu orang, melainkan pada kebersamaan seluruh anggotanya.
Karena itu, saya akan membangun budaya organisasi yang:
Transparan.
Akuntabel.
Profesional.
Partisipatif.
Berorientasi pada hasil.
Setiap kader harus merasa memiliki organisasi ini.
Setiap kader harus merasa dihargai.
Setiap kader harus mendapatkan ruang untuk berkontribusi. - Menjadikan BM PAN Sebagai Rumah Besar Anak Muda Kota Banjar.
BM PAN harus terbuka bagi semua kalangan pemuda.
Kita harus merangkul:
Pelajar.
Mahasiswa.
Pemuda pesantren.
Komunitas kreatif.
Pemuda olahraga.
Pelaku UMKM muda.
Aktivis sosial.
Dengan demikian BM PAN dapat menjadi organisasi yang inklusif dan relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini. - Memperkuat Gerakan Sosial dan Kemanusiaan
Saya ingin BM PAN dikenal bukan hanya karena aktivitas politiknya, tetapi juga karena manfaatnya bagi masyarakat.
Program yang akan didorong antara lain:
Bakti sosial rutin.
Donor darah.
Santunan anak yatim.
Program lingkungan hidup.
Tanggap bencana.
Pelayanan kesehatan masyarakat.
Pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Karena sebaik-baiknya organisasi adalah organisasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. - Penguatan Literasi Digital dan Teknologi
Era digital adalah tantangan sekaligus peluang.
Generasi muda harus mampu memanfaatkan teknologi secara positif.
Untuk itu BM PAN harus:
Aktif di media sosial.
Menjadi pelopor literasi digital.
Melawan hoaks dan disinformasi.
Mengembangkan kreativitas digital kader.
Menciptakan konten edukatif dan inspiratif.
BM PAN harus tampil sebagai organisasi modern yang mampu mengikuti perkembangan zaman.
- Mencetak Pemimpin Masa Depan
Kita harus mulai mempersiapkan kader sejak hari ini.
Karena pemimpin tidak lahir secara instan.
Pemimpin lahir dari proses panjang, pembelajaran, pengalaman, dan pengabdian.
Saya ingin BM PAN menjadi kawah candradimuka bagi lahirnya:
Pemimpin organisasi.
Pengusaha muda.
Aktivis sosial.
Tokoh masyarakat.
Anggota legislatif.
Kepala daerah di masa depan.
Hadirin yang saya banggakan,
Apabila saya diberikan amanah memimpin BM PAN Kota Banjar, maka saya berjanji untuk menjalankan organisasi dengan prinsip:
Merangkul, bukan memukul.
Mengajak, bukan mengejek.
Bekerja, bukan sekadar berbicara.
Mengabdi, bukan mencari kepentingan pribadi.
Saya percaya bahwa keberhasilan organisasi tidak ditentukan oleh hebatnya seorang ketua.
Keberhasilan organisasi ditentukan oleh kekompakan seluruh kader.
Karena itu saya mengajak seluruh kader BM PAN Kota Banjar untuk bersatu.
Mari kita tinggalkan perbedaan pilihan.
Mari kita akhiri sekat-sekat yang ada.
Mari kita jadikan Musda ini sebagai momentum persatuan.
Siapa pun yang terpilih nanti adalah bagian dari keluarga besar BM PAN.
Yang menang jangan merasa paling hebat.
Yang belum mendapat amanah jangan merasa kalah.
Karena sesungguhnya yang harus menang adalah BM PAN Kota Banjar.
Yang harus menang adalah semangat kaderisasi.
Yang harus menang adalah persatuan.
Yang harus menang adalah pengabdian kepada masyarakat.
Akhirnya, saya mengajak seluruh kader BM PAN untuk melangkah bersama.
Mari kita bangun organisasi yang kuat.
Mari kita lahirkan kader yang hebat.
Mari kita hadir memberikan manfaat untuk masyarakat.
Mari kita wujudkan BM PAN Kota Banjar sebagai organisasi pemuda yang modern, progresif, dan berintegritas.
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya menyatakan siap mengemban amanah, siap bekerja, siap mengabdi, dan siap membawa BM PAN Kota Banjar menuju masa depan yang lebih baik.
BM PAN Kota Banjar!
Muda Bergerak!
Muda Berkarya!
Muda Mengabdi!
Muda Menang!
Sementara itu Sekjen BM PAN Kota Banjar, Roni Abdul Rohman menambahkan, menurutnya penguatan struktur di tingkat bawah adalah salah satu prioritasnya. Bukan tanpa alasan, semua itu agar program yang telah disusun dapat langsung terasa oleh masyarakat khususnya bagi para pemuda – pemudi se-Kota Banjar. (Rossy)








Komentar