oleh

Kejutan Politik di Kota Tasikmalaya,  Iwan Saputra Batal Maju di Bursa Ketua DPD Golkar demi Tugas Baru di Tingkat Provinsi Jawa Barat

TASIKMALAYA: Panggung pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Kota Tasikmalaya mendadak mengalami pergeseran peta kekuatan yang signifikan. Iwan Saputra, figur yang digadang-gadang menjadi kandidat potensial berkat dukungan dari kalangan kader dan pengurus termasuk senior partai Golkar,secara resmi memutuskan untuk mengurungkan niatnya maju dalam kontestasi tersebut.

​Keputusan besar ini diambil setelah Iwan Saputra melakukan pertemuan khusus dengan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Daniel Mutaqien Syafiuddin, S.T., di Kantor DPD Golkar Jabar pada Selasa (15/9/2026).

Panggilan Strategis dari Jabar untuk Jangkauan Lebih Luas

​Pertemuan tersebut membahas arah perkembangan Partai Golkar di Jawa Barat khususnya tentang penugasan Iwan Saputra sebagai bidang pemenangan pemilu Dapil Jabar 15.

 Daniel Mutaqien secara langsung meminta Iwan Saputra untuk bergabung dalam jajaran kepengurusan DPD Partai Golkar Jawa Barat demi memperkuat mesin partai di cakupan regional yang lebih luas.

​Menghadapi permintaan langsung tersebut, Iwan Saputra menyatakan tidak kuasa menolak demi kepentingan partai yang lebih besar.

​”Ya pada akhirnya saya memilih untuk ikut bergabung dengan kepengurusan DPD Jawa Barat karena dampaknya akan besar untuk kemajuan partai yang lebih besar lagi,” ujar Iwan Saputra, Rabu (16/9/2026) malam.

​Baginya, langkah ini dinilai jauh lebih strategis untuk mendedikasikan diri dalam membesarkan Golkar, tidak hanya terbatas di satu wilayah administratif saja, melainkan merata khususnya untuk pemenangan pemilu di dapil Jabar 15.

 Respon Kader dan Peta Terbaru Calon Ketua DPD Golkar Tasikmalaya

​Meskipun langkah ini dinilai sebagai lompatan strategis untuk level provinsi, keputusan tersebut tak luput dari rasa kecewa sebagian kader di tingkat lokal Kota Tasikmalaya.

Sejumlah pengurus di Kota Tasikmalaya sempat menaruh harapan besar agar Iwan Saputra dapat melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan dari H. Yusuf yang memilih tidak mencalonkan diri kembali.

​Kendati demikian, para kader tetap menghormati pilihan politik sang tokoh seraya menitipkan harapan agar kiprah baru Iwan Saputra di tingkat provinsi mampu membawa berkah kemajuan bagi Golkar se-Jawa Barat.(****

Komentar