Oleh: Abah Yusuf Bachtiar (Sesepuh Kabuyutan Gegerkalong Bandung)
SEJARAH 49 bekas negara kuno Pandyan dari Tamil India yang pernah menyatukan ibukota negaranya di Gunung Padang, ditambah mitos kelompok Kabbalah Nusantara bahwa mahluk immortal Iblis Lemurian berkuasa di bawah tanah Gunung Padang, bikin generasi muda Sundanesia, terbengong-bengong bingung. Mengapa kelompok Kabbalah Nusantara terus meyakini doktrin Isoteris Lumerian hidup dan membangun kerajaan mistik dikerak bumi Paleozoikum dan Mesozoikum ?
Mereka mengklaim bhw semua umat manusia akan dijajah oleh kerajaan Iblis Lumerian Pantalassan yang tersembunyi didasar lautan Samudra Hindia dan Samudra Pasifik sejak 250 juta tahun lalu. Ketika bintang Lucifer jatuh dari planet Venus ke Bumi. Semuanya didoktrin dlm hipotesa-ipotesa Okultis agar manusia tidak meyakini ajaran agama apapun. Manusia harus bersaksi sebagai leturunan genetik Iblis Lumerian, sang penguasa planet Bumi dan Galaksi.
Simbol kesadaran, kecerdasan kosmik dan pengetahuan kosmik ttg kawasan mistik Kuil Matahari Gunung Padang, Gunung Gede Pangrango, Gunung Salak dan Gunung Halimun didentikan dgn sosok-sosok Dewi Adi Parasahakti dan ketiga puteinya, Dewi Saraswati, Dewi Lakshmi dan Dewi Parvati Mahakali. Sosok sosok mistik ini diyakini datang ke bumi dari kerajaan langit kesembilan di Galaksi. Mereka semuanya memiliki kesaktian super Amantra Manana utk memanggil kelompok-kelompok astral Alien Kriptid.
Tradisi mistis seperti ini, paling populer diera kerajaan Yunani- India terbesa, yakni Raja Menandros I pada tahun 155-130 Sebelum Masehi. Ketika Raja Menandros wafat, jenderal2 perangnya mendirikan kerajaan tentara bayaran Arjunaya, Yodeya dan Maurya. Seluruh prajurit komando militer dan intelijen elonomi memiliki basis organisasi rahasia yang disebut Gana Sangha.. contohnya untuk pemeluk agama Budha, disebut dengan istilah klan oligarki, Anguttara Nikaya.
Dampak dari Keyakinan fiksi adanya kerajaan Atlantik World dan Lumerian World, semua kelompok Kabbalah global dan Kabbalah Nusantara, datang menyembah dan mengkultuskan planet Venus, Bulan dan Matahari di kuil matahari Gunung Padang di Cianjur Sundanesia. Termasuk meminum air cawan keabadian, atau El Rodeo De Las Aquas dlm bahasa Spanyol. Fenomena ini jauh berbeda dgn keyakinan mistik para maharesi, batara batari dan biksu diera Yunani- India dan Parsi India.
Semua bentuk kerajaan klan suku-suku Ksatriya menciptakan oligarki intelektual, spiritual dan ekonomi tentara bayaran berbentuk komunitas komunitas rahasia seperti Gana Sangha diseluruh dunia masih terus beroperasi dengan nama sandi monastisisme sebagai Republik Mallaka. Prinsip pengorganisasian disiplin energi rohani di semua kuil-kuil Budha, Hindu, Jaysme, Shavisme, Tengisme, gereja gereja tertutup Nestorian dan Masjid-mesjid tetutup milik kaum Muhammaden.(****









Komentar