By : Yuda Wibiksana (+62 896-7665-3226)
Bismillahirrahmanirrahiim
Allahumma innii as-aluka hubbaka wa hubba man yuhibbuka wal’amalal-ladzii yuballighunii hubbaka
“Yaa Allah sesungguhnya aku memohon padamu cintamu dan cintanya orang yang mencintaimu dan amalan yang menyampaikan aku pada cintamu”
Dan sering seringlah bermunajat :
Yaa Allah yaa Tuhanku, aku ingin bersamamu saja agar tiada sesuatu pun yang membuatku tergila-gila padanya. Berikan pula padaku rasa takut padamu agar tiada sesuatu pun yang aku takutkan kecuali Engkau. Aku ingin bersamamu saja”.
Dibawah ini adalah tentang Alam pada manusia yang saya ambil dari Kitab “Sirrul Asror” milik Sayyidi Syaikh Abdil Qodir Al-Jaelani, tentang letak setiap alam di dalam diri manusia, Konsep ini tidak bersifat hukum syariat tetapi lebih ke arah pemahaman esoteris dan mistik dalam Islam.
Beberapa ulama sufi menggunakannya dalam tafsir huruf-huruf muqatta’ah dan amalan spiritual tertentu, seperti huruf Nuroniyah dan Huruf Zhulmaniyah
• Huruf Nuroniyah memiliki makna spiritual yang terang dan membawa energi positif.
• Huruf Zhulmaniyah lebih berkaitan dengan sifat material dan duniawi
Pemahaman ini sering digunakan dalam ilmu tasawuf untuk membantu seseorang dalam mencapai maqam ruhani yang lebih tinggi..
Tentang alam :
- Alam nasut atau kebendaan, ini alam lahiriah….
- Alam mitsal, atau alam penjelmaan, disini tempat penampakan penampakan muncul….
- Alam jaljalut, disini berisi jin, sukma manusia juga berada di alam ini…
- Alam jabarut, berisi jin level atas, malak level bawah, kaum ruhaniyyah..
- Alam malakut, berisi malaikat dan ruh dan ruhaniyyah level atas….
- Alam mulkiyah, kerajaan langit, berisi ruh suci
- Alam lahut atau ilahiyah, berisi nur Muhammad atau Nur Jamali Jalla Jalallu Allah…
Tentang letak setiap alam di dalam diri manusia…
- 1. Alam nasut…. Ini tubuh kita berada di alam nasut atau kebendaan….
- 2. Alam mitsal…. Angan2 kita berada di alam mitsal…. Di alam jejelma ini manusia bisa melakukan proyeksi sukmawi, untuk mewujudkan keberadaannya ditempat lain…. Juga jin, malaikat, bisa melakukan jejelma atau penampakan di alam mitsal ini….
- 3. Alam jaljalut…. Sukma (Rasa tubuh) kita berada di alam jaljalut….
- 4. Alam jabarut…. Akal pikiran kita berada di alam jabarut….
- 5. Alam malakut….. Qolbu kita berada di alam malakut….
- 6. Alam mulkiyah…. Nurani kita berada di alam mulkiyah…. Tempat ruh suci…
- 7. Alam lahut…. Hayat (nyawa) kita berada di alam lahut….
Manusia itu multi dimensi, ada di semua dimensi alam….
Sumber, kitab sirrul asror karya Sayyidi Syaikh Abdul Qodir Al-Jaelani )
=====================
Sebagai pengingat bersama dan sebagai pengetahuan saja… biar ga salah dalam melangkah dikehidupan ini… bagi yang suka amalan amalan di sosmed tanpa jelas dari mana datangnya..
Dan silahkan buat jadi bahan renungan bersama, termasuk saya…
Warid adalah anugerah atau pemberian dari Allah SWT yang dialami oleh para wali Allah. Anugerah ini berupa bisikan-bisikan yang terpuji, cahaya ilahi, dan kesenangan batin yang lahir dari pengamalan wirid secara istiqomah.
Warid itu tergantung ilmu gurunya, karena ada warid yang turun dr alam jabarut dan ada warid yang turun dari malakut….
Walaupun kalimat dzikirnya sama, bacaan sama, beda guru, waridnya bisa beda….
Kalau warid jabarut, dia memiliki sifat sifat jin….
Kalau warid malakut, dia memiliki sifat sifat malaikat….
Ciri khas sifat malakut itu bikin nafsu turun, ubuddiyah meningkat….
Ciri khas sifat jabarut, nafsu besar, keras kepala….
Gampangnya kalau gurunya ilmunya hanya sampai jabarut, maka warid yg turun akan warid jabarut….
Paling gampang itu lihatnya diburung…. Kalau ada guru, kasih amalan, kamu amalkan, apapun amalannya bikin burungmu terus susah berdiri, itu warid malakut….
Ini saja sudah dijelaskan oleh sang sayyidi syaikh abdil qodir al-jaelani..
• bagaimana jika mujiz/pengijazah nya tukang oplasan ilmu ?? Mampukah dia menjadi maqom warid ??
• bagaimana pula jika mujiz/pengijazah nya mengajarkan ilmu/amalan yang tidak jelas ??
Pernyataan dari Imam Syafi’i ini menampar kita semua bahwa kebenaran tidak selalu menang di hadapan kebodohan, ketidaktahuan yang keras kepala..
Rahayu














Komentar