Pangandaran LINTAS PENA .
Dikarenakan wabah covid -19 Menjadi ancaman yang serius di Indonesia pelaksanaan belajar mengajar menjadi kurang maksimal. Begitu juga dengan pelaksanaan Penilaian Akhir Tahun (PAT) 2019/2020 di Kabupaten Pangandaran dilaksanakan secara Daring berbasis HP android.(09/06/2020).
Sudrajat Amarullah ,M.Pd. Kepala Sekolah SMP N1 Parigi mengatakan Kegiatan Belajar Mengajar ( KBM) secara Daring juga tes Daring alhamdulilah berjalan sesuai walaupun tidak sempurna.Adapun masalah yang dihadapi yang pertama yaitu belum semua peserta didik atau wali murid memiliki HP android, yang kedua koneksitas internet di beberapa wilayah kadang kurang maksimal bahkan tidak ada.
Solusi yang kami tempuh untuk Gerakan KBM dan tes Daring adalah dengan mendata peserta didik dan wali murid yang tidak memiliki Hp android melalui group wali kelas di tiap kelas dan tingkatan , kemudian bagi yang tidak memiliki Hp android teman sekelasnya bisa mengajak bergabung ,dan solusi terakhir wali kelasnya akan menghubungi peserta didik atau wali murid secara manual.begitu langkah kami dalam KBM maupun tes Daring . ,tegas Sudrajatmelalui sambungan telfon
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangandaran H.Surman, mengatakan sistem daring yang kini di laksanakan Peserta Didik tingkat SMP dalam pengambilan Penilaian Akhir Tahun 2019/2020 saat darurat covid -19, terkait nilai upaya melalui portofolio kemudian melalui Guru bidang study itu sudah maksimal , nilai yang akan di dapat Peserta Didik pun tidak akan jauh dari harapan, namun untuk mencapai sempurna jelas tetap pada kegiatan Belajar Mengajar secara langsung atau bertatap muka ( konvensional) , psikomotor dan sikap mencapai 100% efektif hal ini di karenakan sistem pembelajaran secara Daring di pandu dengan baik hingga mencapai pada ketrampilan dan sikap yang sama ( tidak berbeda secara signifikan).”jelas Surman.
Sesuai Surat Edaran ( SE) dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) kenaikan kelas pada Tahun ajaran 2019/2020 terkait Pembelajaran Daring yang di lakukan selama darurat covid-19 dapat di lakukan dalam bentuk portofolio Berdasarkan nilai rapor dan prestasi yang pernah di peroleh sebelumnya.namun demikian Sekolah harus bisa merancang untuk mendorong aktifitas pembelajaran yang bermakna.(EVA LUSITA.)***










Komentar