oleh

Penyuluhan Anti Narkoba di SMPN 1 Bathin Solapan Kab. Bengkalis

Bengkalis, LINTAS PENA

Narkoba adalah singkatan dari narkotika, psikotropika, dan obat terlarang. Istilah lainnya yang diperkenalkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia adalah Napza yang merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika, dan zat adiktif.

Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan (Undang-Undang No. 35 tahun 2009)

Narkoba sebenarnya adalah senyawa-senyawa psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioperasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu. Namun, penyalahgunaan narkoba dapat merusak perkembangan jiwa generasi muda baik bagi si pengguna maupun orang lain. Para anak-anak dan muda mudi sasaran yang sangat empuk bagi pengedar narkoba, oleh karena itu sangat diperlukan bimbingan dan pengetahuan tentang bahaya Narkoba agar tidak memakai dan terjerumus di dunia tersebut.

Lingkungan sekolah merupakan tempat rawan bagi Peredaran Narkotika dan Obat-obatan, melalui sosialisasi ini diharapkan para siswa dan siswi dapat paham bahaya narkoba bagi kehidupan sehari-hari, kemudian membagikan pengetahuannya kepada teman-teman lainnya di sekolah maupun lingkungannya.

Kegiatan ini digelar dengan tujuan agar lingkungan sekolah memiliki daya tangkal yang tangguh dari ancaman narkoba yang merambah tanpa batas baik tempat maupun orang.

Yang bertindak sebagai penyaji materi yaitu Bripka Riduan. Z, SH penyuluh dari Polres Bengkalis. Materi sosialisasi kali ini mencakup pengenalan tentang narkoba, bahaya penyalahgunaan narkoba, landasan hukumnya, ciri-ciri orang yang telah menggunakan narkoba serta dibahas mengenai faktor pendorong seseorang memakai Narkoba.

Materi ini diberikan agar para siswa mengetahui dan paham bagaimana dalam menyikapi Narkoba. Kamis (09/12/2021) Kegiatan sosialisasi Anti Narkoba di SMPN 1 Bathin Solapan dengan menerapkan protokol kesehatan yang dihadiri oleh kepala sekolah SMPN 1 Bathin Solapan serta jumlah peserta terbatas dari kalangan guru, siswa, dan orang tua. Kegiatan ini berjalan dengan kondusif serta antusias siswa yang menyempatkan bertanya pada pemateri sosialiasi anti narkoba tersebut. Bahkan siswa juga diberi edukasi bagaimana dalam menyikapi jika dilingkungannya ada yang terdapat memakai Narkoba.

Narkoba merupakan masalah yang krusial yang ada di Indonesia dan butuh reaksi cepat dalam upaya pencegahan dan pemberantasannya. Sebagian besar Pengguna Narkoba adalah kalangan pelajar, Tentu saja hal ini membuat orang tua, organisasi masyarakat, dan pemerintah khawatir, maka dengan kesadaran itulah diharapkan mereka semua dapat berperanserta dalam menciptakan Lingkungan Sekolah Bebas Narkoba, serta meningkatkan keterampilan dan daya tangkal terhadap peyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba khususnya dikalangan pelajar dan masyarakat pada umumnya. ( ZUL )

Komentar