oleh

Perdana di Tahun 2018, GMSS Digelar dengan 3 Inovasi

Musi Rawas, LINTAS PENA

Bupati Musi Rawas H. Hendra Gunawan menghadiri Gerakan Musi Rawas Sempurna Sehat (GMSS) perdana di Tahun 2018 di Puskesmas Desa Muara Kati Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut (TPK) Kabupaten Musi Rawas, Rabu, 7 Februari 2017.
Hendra Gunawan mengatakan sambutannya masih banyak masyarakat Musi Rawas yang butuh pelayanan kesehatan sehingga gelaran GMSS ini setiap bulannya di hadiri masyarakat dengan antusias. Tugas kita semakain berat mulai dari tenaga kesehatan yang di desa sampai camat beserta jajarannya.
Pemerintah melakukan fokus penuh terhadap pelayan kesehatan mulai dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah yang tidak bosan- bosannya apapun kondisinya setiap bulan digulirkan dan akan terus dievaluasi. Kita harus kerja keras untuk mengejar target ini, artinya masih banyak masyarakat yang belum tersentuh dengan pelayanan kesehatan,”tegas hendra gunawan
Bupati juga menyampaikan, untuk Kecamatan TPK diberikan batas waktu hingga mei mendatang untuk bisa 100 persen jamban sehat. Menurut bupati, hal ini memang sangat penting untuk diprioritaskan karena bermanfaat untuk masyarakat sendiri dan sebagai pencegahan berbagai penyakit yang diawali dengan program sanitasi.
Kepala Dinas Kesehatan dr. Hj Mifta Hulummi mengatakan untuk tahun ini Dinas Kesehatan akan mengulirkan 3 Inovasi yakni Inovasi kelas Ibu, Kelahiran Terintegrasi antara Posbindu dan Posyandu serta Deteksi Dini orang dengan Gangguan Jiwa (ODJ).
Inovasi tersebut dicapai dengan metode “CERDIK”, yakni C makanan bergizi Cukup dan seimbang, E enyahkan faktor resiko, R rajin olahraga seminggu 2 kali, D deteksi dini penyakit, I istirahat yang cukup dan K kelola stres dengan baik, “kata Mifta Hulummi.
Pelaksanaannya akan dilaksanakan setiap bulan selama enam bulan dengan mengoptimalkan komunitas- komunitas seperti komunitas ibu hamil, komunitas joging, komunitas senam, komunitas anti rokok dan komunitas remaja sehat. Dimana tujuan utama dari komunitas ini meningkatkan akses masyarakat melalui penguatan sosialisasi dengan gerakan terpadu dan terarah.
Terakhir dalam laporannya mengatakan prosentase angka kematian ibu dan bayi (AKI/AKB) di Kabupaten Musi Rawas mengalami penurunan yang signifikan yakni untuk AKI menurun dari 13 kasus di tahun 2016 menjadi 8 kasus di tahun 2017 dan untuk AKB secara prosentase dari 15 per 1000 kelahiran hidup menjadi 13 per 1000 kelahiranya, “tutupnya.
Turut Hadir dalam acara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Rawas, Kapolsek Muara Beliti AKP Tri Sopa, Danramil Kapten Ayub, Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Mura, Kepala UPT Muara kati Dewi Sumarni, Kepala Desa di Kecamatan TPK, dan jajaran kesehatan.
Diakhir sambutan bupati mengingatkan Kades dan tenaga kesehatan beserta PKK harus saling bekerja sama untuk menuntaskan jamban sehat ini. Sebab segala sanitasi adalah sumber dari segala penyakit apalagi sudah menjadi budaya dengan BAB di sungai sehingga bisa diatasi dengan mengalokasi DD, selain itu jaga juga rumah tanpa asap rokok mari kita jaga anak-anak dari bahaya asap rokok karena menjadi faktor penyebab penyakit mematikan, “tutupnya (HARIS IRAWAN/diskominfo & statistik)

Komentar