oleh

Peringati Milangkala  Ke 11 Tahun,  UNPER Tasikmalaya Bagikan 100 Paket Sembako Bagi Warga RW 14 Gunung Roay Kecamatan Tawang  

Kota Tasikmalaya LINTAS PENA— Momentum Milangkala ke 11, Universitas Perjuangan (UNPER) Tasikmalaya yang digelar selama dua hari ,Jum’at dan Sabtu 17 – 18 Oktober 2025 .Alhamdulillah rangkaian acara milangkala ke 11 Tahun UNPER Tasikmalaya berjalan dengan lancar dan sukses. Kegiatan ini juga diapresiasi sebagai saat yang tepat untuk para mahasiswa untuk tidak pernah takut untuk bermimpi besar. Para mahasiswa diminta memanfaatkan masa studinya untuk belajar, berkreasi, dan berjuang.

“Ingat, orang Sunda bilang: Lamun hayang ngapung luhur, tong sieun tiisna awang-awang. Artinya, kalau ingin terbang tinggi, jangan takut dinginnya angkasa. Jangan takut pada kesulitan karena keberhasilan dimulai justru tempaan itu,” kata Rektor Unper Tasikmalaya Dr H.D.Yadi Heryadi Ir.,M.Sc usai acara aleut-aleutan dan pembagian 100 paket sembako bagi warga sekitar kampus UNPER Tasikmalaya 18 Oktober 2025.

Kepada para dosen dan tenaga kependidikan, Yadi Heryadi juga memotivasi agar terus mengajar dengan “laku” yang berarti para dosen tidak hanya mendidik dengan kata-kata, melainkan dengan keteladanan serta penuh kedisiplinan dan ketulusan hati.”Karena hal itu merupakan wajah sejati UNPER di mata masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Yadi juga mengajak seluruh civitas akademika UNPER Tasikmalaya untuk merenungkan kembali makna “perjuangan” yang menjadi ruh dari nama universitas ini. Ia mengingatkan bahwa di usia ke-11 tahun, UNPER Tasikmalaya harus terus menghidupkan semangat inovasi dan kebermanfaatan mulai dari soal ilmu yang kita ajarkan sudah menghidupkan semangat mahasiswa untuk berkarya atau riset yang di lakukan sudah memberi solusi bagi masyarakat serta kehadiran di kampus ini sudah menjadi sumber inspirasi dan perubahan.

Menurutnya, dunia pendidikan kini tengah menghadapi tantangan besar di era disrupsi digital, perubahan iklim global, dan persaingan sumber daya manusia yang semakin ketat. Dalam konteks itu, UNPER tidak boleh hanya menjadi pengikut, melainkan harus tampil sebagai penggerak perubahan.

Untuk menjawab tantangan tersebut, ia menegaskan tiga arah kebijakan utama universitas ke depan, diantaranya meningkatkan mutu akademik dan riset menuju standar internasional. Melalui peningkatan kualitas dosen, kurikulum, serta kolaborasi riset lintas negara

Kedua adalah memperkuat karakter dan kejuangan mahasiswa. Mahasiswa UNPER harus memiliki daya juang tinggi, tangguh, dan berjiwa kepemimpinan sosial. Kemudian ketiga mengintegrasikan kearifan lokal Sunda dalam inovasi dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Selain diisi tausyiah, acara milangkala yang turut dihadiri pembina dan pengurus Yayasan Universitas Siliwangi (YUS) itu turut diisi orasi ilmiah dari Dr Riza Fatimah Zahrah M.Pd. Anggota Pembina YUS Prof.Dr.H.Yus Darusman mengingatkan agar nilai-nilai budaya lokal seperti gotong royong, hormat ka guru, jeung silih asah silih asih silih asuh harus hidup dalam setiap aspek akademik.

“Kita percaya, globalisasi tanpa akar budaya akan membuat kita tercerabut dari jati diri. Sebaliknya, kearifan lokal tanpa inovasi akan membuat kita tertinggal. Maka keseimbangan antara ngawangun jangjang dan ngajaga akar harus menjadi pegangan kita di Unper,” tegasnya.

Rangkaian acara milangkala itu sendiri diisi dengan pagelaran seni wayang golek,aleut-sleutan UNPER, hiburan, bakti sosial yaitu pembagian 100 paket sembako bagi warga Rw 14 Gunung Roay Tawang Kota Tasikmalaya.

Sementara itu, Ketua RW 14 Dede Suhada didampingi Ketua RT 06 Yana RW 14 Gunung Roay Tawang Kota Tasikmalaya mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar UNPER Tasikmalaya yang telah rutin memberikan bantuan sembako kepada warga kami mudah mudahan Alloh SWT membalas dengan balasan yang berlipat ganda semoga unper semakin maju berkembang dan tentunya semakin berkah barokah jelasnya singkat.( ADE BACHTIAR ALIF)***

Komentar