oleh

Presiden Prabowo Hadiri Wisuda UKRI 2025,Jumlah Mahasiswa Meningkat Tajam 4.232

Kota Bandung, LINTAS PENA—- Universitas Kebangkitan Republik Indonesia disingkat UKRI menggelar sidang senat terbuka Wisuda sebanyak 521. Kegiatan dilaksanakan di Trans Convention Center Kota Bandung, pada Sabtu tanggal 18 Oktober 2025.Suasana nampak lebih istimewa pasalnya dalam acara tersebut di hadiri orang nomor 1 di tanah air Presiden RI Prabowo Subianto.

Secara personal kapasitas Prabowo adalah sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Kebangsaan RI. Banyak pejabat pusat hadir membersamai Presiden Prabowo diantaranya Mendagri Tito Karnavian, Menlu Sugiono, Mentri Kebudayaan Fadli Zon, Kepala BGN Dadan Hindayana hingga Raffi Ahmad selaku utusan khusus Presiden bidang Seni serta Wamen Diktisaintek Stella Christie, Gubernur Jabar KDM dan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.

Dari pantauan Lintas Pena Media Grup, selama acara berlangsung terjadi momen luar biasa, mulai dari ungkapan jiwa yang menyentuh disampaikan oleh wisudawan dan wisudawati UKRI “Terima Kasih Pak Prabowo, Berkat Bapak Saya Jadi Sarjana, dari bukan siapa-siapa, dapat berdiri dihadapan Presiden”.

Terlebih hal yang mengharukan ketika salah satu orang tua yang hadiri datang mewakili Wisudawan anaknya yang telah wafat, tetesan air mata kesedihan bercampur rasa bahagia saat dikalungi Bunga oleh Prabowo.

Tentu saja momen tersebut adalah hal yang sangat langka kita lihat, termasuk untuk kalangan Gen Z dalam meraih gelar Sarjana Tak Berbiaya.”Jangan pantang menyerah dalam berjuang mencapai cita-cita. Ini baru permulaan setelah mengenyam pendidikan tinggi. Anda bisa contoh saya, tapi jangan lihat saya sekarang sebagai Presiden namun bagaimana proses jatuh gagal jatuh gagal lagi dan banyak kegagalan yang dialami oleh saya sebelumnya,” tutur Prabowo.

Prabowo memberikan semangat kepada Generasi penerus bangsa Indonesia dimana harus bertubuh kuat, cerdas dan pintar untuk berdiri di kaki sendiri.

Diakuinya sebagai Presiden tidak serta merta tantangan, halangan, cacian dan hinaan datang silih berganti menghampiri Prabowo. “Program nasional makan bergizi gratis (MBG) banyak yang ingin menghentikannya. Ini adalah proses dalam program menciptakan generasi Indonesia kuat, sehat, dan pintar. Saya Takan mundur dan tak ada kata takut termasuk kepada para koruptor dan orang-orang rakus di negeri ini. Saya yakin program MBG akan sukses dan terpenting adalah rakyat bersama saya untuk tujuan memakmurkan,” ujar Prabowo.

Prabowo mengaku bahwa dirinya tidak akan terpengaruh dalam menjalankan program-programnya bahkan dirinya tidak peduli kepada mereka yang hanya cuap-cuap membencinya hanya akan memecah bangsa Indonesia.”Ilmu bukan hanya untuk diri sendiri dan teruslah belajar lebih jauh. Saya belajar setiap hari, jika menjadi pemimpin harus bisa mengatasi kesulitan masyarakat,” cetus Prabowo.

Apresiasi setinggi-tingginya disampaikan Prabowo kepasa Rektor UKRI yang dinilainya sukses memimpin UKRI hingga kini menjadi besar dan memiliki kepercayaan tinggi dari masyarakat Indonesia.

Sementara itu Rektor UKRI Sufmi Dasco Ahmad sekaligus dirinya menjadi sebagai Wakil Ketua DPR RI mengungkapkan bahwa kehadiran Presiden Prabowo merupakan kehormatan dan kebanggaan yang tak terbatas. Prestasi UKRI tiap tahun meningkat tinggi. Adapun capaian terbaru UKRI yakni berhasil naik peringkat akreditasinya dari baik menjadi baik sekali.

“Berdasarkan SK BAN-PT Nomor 2.102/BAN-PT/03.05/2025 tertanggal 25 Maret 2025. Pencapaian ini bukanlah hasil kebetulan semata, melainkan hasil atas sinergi kolektif melibatkan seluruh ekosistem UKRI, terima kasih kepada para Dosen UKRI dan semuanya,” tutur Dasco.

Hal itu dibuktikan dalam angka yang mana lima tahun terkahir jumlah mahasiswa UKRI meningkat tajam dari 1.764 naik pesat menjadi 4.232 orang. “Ini bukanlah sebatas  popularitas, tapi meningkatnya kepercayaan publik terhadap kampus UKRI kita tercinta,” tutupnya. (ROSSY)

Komentar