oleh

RSUD Kota Banjar Gelar Seleksi Tulis PegawaI BLUD Non ASN

Kota Banjar. LINTAS PENA—-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Banjar terus melakukan berbagai upaya pembenahan guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Selain membuka rekrutmen pegawai BLUD Non-PNS secara transparan, manajemen rumah sakit juga berupaya mengatasi persoalan antrean panjang yang selama ini terjadi di Poli Jantung.Kegiatan seleksi rekrutmen tersebut berlangsung di Kampus SMKN 2 Banjar. Senin (29/06/2026),

Dan dihadiri oleh WaliKota Banjar Ir. H. Sudarsono, Wakil WaliKota Banjar Dr. H. Supriana, MPd.Direktur RSUD Kota Banjar drg. Eka Lina Liandari, Wadir.RSUD. Sekretaris Daerah, Asisten Daerah I, Asisten Daerah III, serta Inspektur Daerah.

Kepala SMKN 2 Banjar.

Direktur RSUD Kota Banjar, drg. Eka Lina Liandari, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini membuka 52 formasi pegawai BLUD Non-PNS untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan dan tenaga pendukung pelayanan rumah sakit.

Antusiasme masyarakat terhadap rekrutmen tersebut cukup tinggi. Tercatat sekitar 1.150 orang mendaftar, dan sebanyak 636 pelamar dinyatakan lolos seleksi administrasi untuk mengikuti tahapan berikutnya.

“Bagi pelamar yang tidak lolos administrasi, silakan mengonfirmasi langsung kepada kami mengenai alasan tidak lolos seleksi administrasi. Seluruh proses administrasi dapat dipertanggungjawabkan. Seleksi ini benar-benar berlangsung secara adil dan transparan,” ujar drg. Eka.

Ia menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan tanpa intervensi pihak mana pun. Setelah tahap administrasi, peserta akan mengikuti tes tertulis dan wawancara sebelum nantinya ditempatkan sesuai kebutuhan unit pelayanan rumah sakit.

“Pertama tahapan seleksi administrasi, kemudian tes tertulis, dan setelah itu wawancara. Nantinya peserta yang lolos akan ditempatkan di unit-unit yang membutuhkan, terutama tenaga perawat, tenaga kefarmasian, dan formasi lainnya sesuai kebutuhan RSUD,” jelasnya.

Selain fokus pada pemenuhan sumber daya manusia, RSUD Kota Banjar juga tengah melakukan pembenahan pelayanan di Poli Jantung yang selama ini menjadi salah satu keluhan masyarakat. Tingginya jumlah pasien yang berasal dari Kota Banjar, Kabupaten Ciamis, hingga Kabupaten Pangandaran menyebabkan antrean pelayanan sering berlangsung hingga sore hari.

WaliKota Banjar Ir. H. Sudarsono menyampaikan, bahwa Pemerintah Kota Banjar bersama manajemen RSUD terus berupaya mencari solusi untuk mengatasi persoalan tersebut agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

Menurutnya, sejumlah langkah strategis telah disiapkan, di antaranya penguatan sumber daya manusia dokter spesialis melalui Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), penataan sistem pelayanan, serta pengembangan layanan farmasi agar proses pengambilan obat dapat berlangsung lebih cepat dan efisien.

“Pemerintah Kota Banjar mendukung penuh berbagai upaya peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD. Kami ingin masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat, nyaman, dan berkualitas,” ujar walikota.

Langkah-langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen RSUD Kota Banjar dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dengan pembenahan di bidang sumber daya manusia serta peningkatan sistem pelayanan kesehatan, RSUD Kota Banjar berharap mampu meningkatkan mutu layanan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang di Kota Banjar dan wilayah sekitarnya.(AJAT SUDRAJAT)***

Komentar