Kota Tasikmalaya, LINTAS PENA—Jelang pergantian tahun 2025 ke 2026, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Kota Tasikmalaya bersiap menggelar hajat besar bertajuk “Samen DKM Se-Kota Tasikmalaya” yang akan dipusatkan di Taman Kota Tasikmalaya (Depan Masjid Agung) pada 28 Desember 2025.
Hal ini disampaikan Ketua DKM Masjid Agung Kota Tasikmalaya, KH Aminudin Bustomi, M.Ag kepada LINTAS PENA, Sabtu 27 Desember 2025. ” agenda ini sebagai ajang “leburnya” seluruh elemen DKM se-Kota Tasikmalaya dalam satu ukhuwah yang kokoh.Acara kali ini memasuki tahun kedua pelaksanaannya ini bukan sekadar seremoni biasa. Tetapi penuh dengan makna, sehingga atmosfer religi di Kota Resik dipastikan akan terasa semakin kental,”ungkapnya
KH Aminudin mengatakan, bahwa agenda “Samen DKM Se-Kota Tasikmalaya” akan diwarnai berbagai acara yang religius. Dia mencontohkan, salah satu yang menarik dalam kegiatan ini adalah perlombaan Nadoman atau Syair Islami. Tradisi puji-pujian sebelum iqamah yang dulu akrab di telinga masyarakat kini mulai luntur, dan melalui acara inilah tradisi tersebut coba dibangkitkan kembali.”Setiap DKM dari tiap kecamatan diminta tampil membawakan nadoman dalam dua kategori: lagu wajib tentang Tauhid Aqoidul Iman (kitab Majmu’atul Aqidah) dan satu lagu sunnah/bebas,” ujar KH Aminudin.
Rangkaian acara puncak setelah jeda istirahat dan sholat, acara puncak akan dimulai pada pukul 20.00 WIB dengan nuansa yang lebih khidmat dan modern. Doa bersama menjadi acara puncak dari kegiatan akhir tahun DKM. Pada agenda puncak ini juga akan ditayangkan selayang pandang atau kilas balik kegiatan DKM dari tiap tiap kecamatan karena setiap DKM memiliki agenda masing masing.
Ketua DKM Masjid Agung Kota Tasikmalaya menjelaskan, bahwa acara Samen DKM Se-Kota Tasikmalaya” bukan sekadar hiburan, karena kegiatan ini mengusung misi ideologis yang kuat. Dia menekankan bahwa penguatan aqidah Ahlussunnah Wal Jamaah adalah prioritas utama. Setiap DKM memiliki pengajian, dan materi Tauhid dari kitab Majmu’atul Aqidah adalah fondasi yang ingin kita seragamkan dan perkuat kembali di tengah masyarakat,” tegasnya.
Sebagai bentuk solidaritas antardaerah, menurut KH Aminudin Bustomi , pada penghujung acara akan dilaksanakan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan wilayah Sumatera Barat , Sumatera Utara , dan Aceh. (ADE BACHTIAR ALIEF)****














Komentar