oleh

Satu Tahun Kinerja Presiden dan Kabinet Merah Putih

Oleh: Abah Yusuf Bachtiar (Sesepuh Kabuyutan Gegerkalong Bandung dan Tokoh Masyarakat Jabar)

BEBERAPA catatan dari sumber media cetak dan elektronik. Detik. Com. Memeberikan laporan.Laporan satu tahun kinerja Presiden Prabowo dan Kabinet Merah Putih menunjukkan adanya evaluasi dan catatan kritis dari berbagai pihak.

Berdasarkan kajian yang dilakukan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Masyarakat Universitas Nasional (P3M UNAS), terdapat enam catatan kritis dan rekomendasi untuk perbaikan ke depan :

Reformasi Sektor Keamanan: Perlu dilakukan reformasi sektor keamanan yang tuntas dan damai, termasuk perbaikan institusi keamanan dan penataan kepemimpinan.

Perbaikan Manajemen Program Makan Bergizi Gratis (MBG): Program MBG perlu dijalankan dengan keseriusan dan profesionalisme, serta perlu dilakukan perbaikan manajemen dan pengawasan untuk mencegah masalah.

Penguatan Ekonomi Rakyat: Pembangunan Koperasi Merah Putih (KMP) perlu dilakukan dengan serius dan profesional untuk memastikan kesejahteraan rakyat.

Peran Politik Luar Negeri: Indonesia perlu meningkatkan peran politik luar negerinya dengan lebih dedikatif pada pembelaan terhadap isu kemanusiaan, perdamaian, dan kemajuan pembangunan regional.

Pertumbuhan Ekonomi: Pemerintah perlu melakukan perbaikan kebijakan ekonomi yang pro rakyat dan pro pasar untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Kabinet yang Kompeten: Presiden perlu melakukan reshuffle kabinet dengan mengganti menteri yang tidak kompeten dan tidak sejalan dengan visi pemerintahan.

Evaluasi satu tahun kinerja Presiden Prabowo dan Kabinet Merah Putih menunjukkan hasil yang beragam. Menurut studi CELIOS yang melibatkan 95 jurnalis dari 44 media kredibel, Presiden Prabowo mendapatkan nilai 5 dari 10, sementara Wakil Presiden Gibran mendapatkan nilai 3 dari 10. Kinerja kabinet dinilai belum memadai, dengan beberapa masalah seperti inkonsistensi kebijakan, lemahnya kolaborasi antar lembaga, dan minimnya langkah nyata untuk perbaikan ekonomi.

Beberapa sektor yang menghadapi tantangan serius adalah :

Energi: Ketidakjelasan penghentian PLTU dan konflik antara konservasi hutan dan swasembada energi

Lingkungan Hidup: Konflik antara konservasi hutan dan swasembada energi

Ekonomi: Minimnya langkah nyata untuk perbaikan ekonomi

Presiden Prabowo sendiri mengapresiasi kinerja Kabinet Merah Putih, menyatakan bahwa mereka telah menunjukkan kerja sama dan soliditas dalam satu setengah bulan sejak pelantikan. Namun, masih banyak responden yang menilai perlu adanya reshuffle kabinet dalam enam bulan pertama untuk memperbaiki kualitas kebijakan dan koordinasi antar kementerian .

Tandatangani Komitmen Bersama, Kalapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur: ”Wujudkan Pemasyarakatan Bersih dan Berintegritas”(****

Komentar