oleh

Shakia Almira Putriaya, Siswi SDN Cibungbun Rajapolah, Juara 1 Pupuh FTBI Kabupaten Tasikmalaya, Siap Berlaga di Tingkat Jabar

KAB.Tasik LINTAS PENA – Prestasi membanggakan ditorehkan Shakia Almira Putriaya siswi SDN Cibungbun  Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya. Siswi kelas 5 tersebut berhasil meraih juara 1 cabang pupuh pada Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) jenjang SD tingkat Kabupaten Tasikmalaya tahun 2026 yang digelar di Bumi Ageung Kecamatan Pager Ageung, beberapa hari lalu.

            Prestasi tersebut sekaligus mengantarkan Shakia menjadi wakil Kabupaten Tasikmalaya pada FTBI tingkat Jawa Barat yang rencananya digelar di Kota Bogor pada Oktober 2026.

Kepala SDN Cibubungbun,Kecamatan Rajapolah H.Endang Ruhiat MPd, mengatakan bakat Shakia dalam bidang pupuh mulai terlihat sejak duduk di kelas 3. Saat itu, kemampuan Shakia diketahui melalui kegiatan pembiasaan pembelajaran bahasa Sunda atau program “Nyunda” yang diterapkan di sekolah.“Waktu masih kelas 3 bakatnya mulai terlihat karena ketika menyanyikan pupuh suaranya bagus. Kemudian saat kelas 4, kami ikutsertakan dalam lomba FTBI tingkat kecamatan,” ujar H.Endang di kantornya, Rabu 21 Oktober 2026.

Menurutnya, sejak kelas 3 Shakia sudah beberapa kali mengikuti FTBI. Pada tahun pertama, Shakia berhasil lolos dari tingkat kecamatan ke tingkat kabupaten, meski belum berhasil meraih juara.

Pada kelas 4, Shakia kembali mengikuti FTBI tingkat kecamatan dan berhasil menjadi juara pertama. Namun, ketika mewakili kecamatan di tingkat kabupaten, prestasinya belum sampai menjadi juara.“Sekarang sudah kelas 5, Shakia kembali mengikuti FTBI. Alhamdulillah, tahun ini bisa menjadi juara 1 tingkat Kabupaten Tasikmalaya dan berhak mewakili Kabupaten Tasikmalaya di tingkat Jawa Barat,” katanya.

H.Endang mengungkapkan, kemampuan Shakila tidak terlepas dari dukungan lingkungan keluarga. Kedua orang tuanya memiliki latar belakang seni.

Siswi kelahiran Tasikmalaya Pasangan Bapak Yana Supriatna dan Ibu Ai Pina Tarmini,

Berhasil menorehkan prestasi di ajang FTBI tingkat Kabupaten Tasikmalaya. Orang tua mendukung, sekolah juga memfasilitasi. Alhamdulillah hasilnya seperti sekarang,” tuturnya.H.Endang Ruhiat M.Pd, menegaskan,yang dilakukan disekolah tidak semata mata berorientasi pada target juara.Sekolah lebih mengutamakan proses pembiasaan dan pembinaan secara berkelanjutan.

Menurut H.Endang setiap awal tahun pembelajaran sekolah bersama para guru melakukan perencanaan untuk menentukan pembina pada masing masing cabang lomba. dengan pola tersebut,siswa yang memiliki potensi dapat dibina sejak dini.

Polanya pembinaan,kami sudah mempersiapkan setiap tahun.diawal tahun pembelajaran kami rapat dengan guru guru,siapa yang menangani masing masing lomba.jadi bukan ditekankan harus jadi juara,tapi proses pembinaannya jelasnya.

Menghadapi FTBI tingkat Jawa  Barat, H.Endang Ruhiat M.Pd,mengatakan Sekolah akan terus memberikan dukungan dan pembinaan kepada Shakia.selain pembinaan dari tingkat kabupaten,pihak sekolah juga telah menyiapkan pembina khusus yang memiliki keahlian di bidang Pupuh .

Sementara itu selama mengikuti FTBI tingkat Jawa barat,menurut H.Endang tidak terlalu terbebani karena kebutuhan peserta sebagian ditangani oleh pemerintah kabupaten Tasikmalaya .H.Endang berharap pengalaman dan proses yang telah dijalani Shakia Sejak kls menjadi bekal untuk tampil maksimal pada FTBI tingkat Jawa Barat.

Dibalik prestasinya sebagai juara FTBI Shakia dikenal sebagai Siswi yang memiliki kegemaran tarik suara.Bakat seni tersebut terus diasahnya sajak Sunda di Sekolah.Selain Prestasi dibidang Pupuh,Shakia juga memiliki kemampuan di bidang keagamaan,khusunya MTQ dan qiroat.

Ketika ditanya mengenai Cita Citanya, Shakia menjawab singkat dan mantap ” Guru Seni,” ujarnya.Shakia menyampaikan rasa terimakasih kepada kedua orangtua, kepala sekolah,serta para guru yang selama ini memberikan dukungan terhadap dirinya,terimakasih sudah mendukung aku,sehingga aku menjadi juara FTBI.terimakasih juga atas perhatian Bapak Kepala Sekolah dan semua guru.” Ujarnya .

Kini Shakia bersiap menghadapi tantangan berikutnya.Ia akan membawa nama kabupaten Tasikmalaya pada ajang FTBI tingkat  Jawa barat yang rencananya digelar di kota Bogor.Pungkasnya.( JOHAN R )*