JAKARTA—Peta politik di Indonedsia menuju pemilihan presiden (Pilpres) 2029 mulai ramai diperbincangkan. Sejak Februari 2025 lalu, Partai Gerindra menyatakan akan kembali mengusung Prabowo Subianto di Pilpres 2029.Langkah ini kemudian diikuti oleh sejumlah partai pendukung lain, seperti PAN, Golkar, dan Partai Demokrat. Mereka memberi sinyal akan kembali mendukung Ketua Umum Partai Gerindra itu dalam Pilpres 2029.Ini tidak menutup kemungkinan partai-partai yang lain nyusul mendukung Prabowo. Karena bagaimana pun, bahwa sistem presidensial yang berjalan berdampingan dengan sistem multipartai ekstrem membuka peluang bagi presiden petahana untuk kembali maju di Pilpres 2029.Apalagi jika dia didukung program dan kinerja yang baik selama pemerintahannya.Hal ini mengafirmasi bahwa sistem presidensil yang bertaut dengan multipartai esktrim memang memberi keuntungan kepada presiden di periode pertama untuk maju kembali, bahkan terpilih ketika memang punya program ataupun kinerja yang baik.
Namun, bila menilai posisi calon wakil presiden masih menjadi perdebatan. Para partai politik masih mencermati dinamika politik yang terus berkembang sebelum menentukan posisi tersebut.Karena kita tahu setiap Pilpres itu cawapres yang mendampingi presiden akan berubah menyesuaikan tantangan dan kebutuhan elektoral.Apalagi dalam sejarah Pilpres di Indonesia pasca-reformasi, presiden petahana biasanya kembali maju dengan cawapres yang berbeda pada periode keduanya. Betapa tidak ?! Contohnya,Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada periode pertama berpasangan dengan Jusuf Kalla (JK), namun periode kedua bersama Boediono.Demikian juga Joko Widodo (Jokowi), dimana pada periode pertama didampingi Jusuf Kalla (JK), namun di periode keduanya berpasangan dengan KH.Ma’ruf Amin. Kondisi serupa bisa saja terjadi pada Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Belum ada kepastian, apakah Gibran akan kembali digandeng sebagai calon wakil presiden di 2029. Pemerintahan Kabinet Merah Putih saat ini, Prabowo Subianto bersama Gibran Rakabuming Raka, apakah di periode keduanya juga sama dengan Mas Gibran.?
Dalam kaitan ini, Ketua Umum Solidaritas Merah Putih, Silfester Matutina bicara blak-blakan soal desakan pemakzulan Wapres Gibran Rakabuming Raka: “Ada Dalang, Politis , dan Provokatif “ hingga mengukur peluang Mas Gibran akan masih tetap bergandengan tangan dengan Prabowo. Dia bicara di acara RUANG KONSENSUS adalah sebuah program baru di Unpacking Indonesia yang dibawakan oleh Budhius M. Piliang yang membahas seputar fenomena sosial politik di Indonesia
Silfester Matutina menanggapi pertanyaan, apakah Prabowo Subianto akan tetap bergandengan tangan dengan Gibran Rakabuming Raka di periode kedua mendatang ?
“Pertanyaan ini tentunya masih misterius, sehingga ini menjadi pekerjaan rumah bagi Mas Gibran untuk memastikan dia diajak kembali atau punya potensi terpilih sebagai cawapresnya Pak Prabowo dengan beragam aktivitas dan manuver-manuver politiknya,” ungkapnya.
Bagaimana pendapat Bang Silfester soal Mas Gibran yang digadang-gadang bakal nyapres atau tetap cawapres mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2029 mendatang ?
“Kalau untuk nyapres, Mas Gibran masih sangat jauh, karena butuh waktu dan proses panjang. Harapan kami sebagai relawan, Mas Gibran tetap mendampingi Pak Prabowo di Pilpres 2029 mendatang,sehingga bisa melanjutkan pemerintahan sekarang menuju Indonesia Emas 2045,”ujarnya.
Bang Silfester sering ke Solo menemui Pak Jokowi, apakah sempat bertanya soal Mas Gibran diwacanakan nyapres atau tetap cawapresnya Pak Probowo ?
“Iya, soal itu sempat dibicarakan dengan Pak Jokowi dan beliau bilang, Mas Gibran tidak akan nyapres 2029, kecuali diminta Pak Prabowo….!!! Jawaban Pak Jokowi sangat simple dan bijak.Pak Jokowi tidak berambisi, kalau anaknya harus menjadi presiden atau wakil presiden sekalipun. Pak Jokowi sangat menghormati dan menghargai Pak Prabowo. Inilah sikap kenegarawan Pak Jokowi yang sangat luar biasa. Inilah yang membuat saya kagum pada beliau.”katanya
Padahal, lanjut Silfester Matutina, presiden ke tujuh Jokowi masih punya “kekuatan” (dukungan Masyarakat maupun politik) yang sangat besar untuk bisa mengusung anaknya (Mas Gibran) nyapres maupun cawapres mendampingi Prabowo Subianto pada Pilpres 2029 mendatang untuk memimpin Indonesia periode kedua.(REDI MULYADI)***









Komentar