Kab. Tasik LINTAS PENA – Seiring dengan telah berakhirnya tahun ajaran 2025. 2026, sejumlah sekolah melaksanakan kegiatan perpisahan. Hal itu dilakukan sebagai bentuk rasa syukur dan luapan kegembiraan dari para siswa dan guru karena telah menyelesaikan jenjang pendidikan.
Begitu pula dengan SDN1 Nusawagi1 Cisayong Kabupaten Tasikmalaya, hari Selasa 23 Juni 2026 menggelar acara perpisahan Pelepasan siswa/i kelas VI di halaman sekolah. Pada acara tersebut terlihat kepala sekolah ,komite sekolah dan ratusan siswa-siwi SDN1 Nusawangi Cisayong Kabupaten Tasikmalaya didampingi orang tuanya masing-masing sejak pagi sudah antusias untuk mengikuti acara. Perasaan bahagia, haru dan bangga mewarnai acara tersebut.
PLT Kepala SDN 1 Nusawangi , Ujang Sudrajat S.Pd dalam pidato sambutanya mengatakan bahwa kegiatan hari ini merupakan sebuah ungkapan rasa syukur atas kelulusan dan prestasi yang diraih siswa-siwi. Ia mengungkapkan, sebanyak 27 siswa-siswi kelas VI di SDN Nusawangi Cisayong Kabupaten Tasikmalaya telah menyelesaikan pendidikan, dan hari ini merupakan prosesi acara pelepasan dan perpisahan,acara tersebut dengan Tema :
“Raihlah Cita-Citamu,Ciptakan Masadepan yang Gemilang” Menurutnya, kurikulum merdeka yang selama ini diterapkan disekolah sangat bermanfaat dan berdampak positif bagi sekolah, salah satu inovasi yang diterapkan di SDN Nusawangi1 ini adalah melakukan program sesuai dengan kebutuhan.Di SDN Nusawangi Cisayong Kabupaten Tasikmalaya tidak mengenal istilah program atau jurusan favorit, karena semua jurusan mendapatkan pelajaran dan pengetahuan yang sama ”tandasnya,
Ujang Sudajat S.Pd menambahkan, saat ini pihaknya sedang mencoba meluncurkan program pelajaran Ajengan mask Sekolah AMS, dimana pihak( AMS) dihadirkan ke sekolah atau sebaliknya.Selain itu, lanjut dia, program (AMS) sangat besar manfaatnya dalam upaya meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, salah satunya meningkatkan potensi anak baik pembelajaran di kelas maupun di luar.
Ia berharap, Sekolah SDN Nusawangi1 ini bisa memberikan solusi untuk menjalankan salahsatu program pemerintah yaitu mengurangi angka Anak putus Sekolah, dengan menghasilkan siswa-siswi yang siap meneruskan kejenjang Sekolah yang lebih tinggi lagi. Pada acara perpisahan dan pelepasan siswa-siswi SDN 1 Nusawangi tersebut ditampilkan berbagai kreasi seni dan budaya kearipan lokal, sehingga menambah kemeriahan acara, Pungkasnya.( JOHAN R )*









Komentar