oleh

SMAN 1 Sariwangi Kabupaten Tasikmalaya Sukseskan Program Gerakan Ayah Mengambil Raport ” Ayah Terlibat Masa Depan Anak Lebih Kuat”

Kab.Tasikmalaya LINTAS PENA—-Pada hari  Senin 22 Desember 2025, suasana di SMAN 1 Sariwangi Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat terasa berbeda mulai pukul 08.00 WIB , karena sekolah tersebut telah melaksanakan penerimaan Raport Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2025 /2026 tapi bukan cuma ibu atau wali perempuan yang mendominasi, melainkan banyak ayah yang hadir mengikuti Gerakan Ayah Mengambil Raport (GEMAR), Sesuai surat Edaran  Menteri Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Nomor 14 Tahun 2025.

Hal itu dijelaslan  Nurul Fuad Amin M.Pd Wakasek Humas SMAN 1 Sariwangi Tasikmalaya kepada LINTAS PENA. “Alhamdulillah pelaksanaan   program Gerakan Ayah Mengambil Raport (GEMAR)  berjalan dengan lancar dan sukses ” ujarnya.

Sementara itu Kepala   SMAN 1 Sariwangi Tasikmalaya Hj.Iis Solihah, M.Pd menjelaskan bahwa sebelumnya pengambilan raport umumnya dihadiri oleh ibu atau wali perempuan.Tapi kali ini pihak sekolah secara khusus mengundang dan mendorong ayah untuk hadir. Dengan tujuan meningkatkan keterlibatan mereka dalam proses pendidikan anak, mulai dari memahami perkembangan akademik hingga pembentukan karakter peserta didik. Itu semua disampaikan oleh para wali kelasnya kepada ayahnya selaku orang tua peserta didik. Pantauan kami tadi alhamdulillah sekitar 40 -50 persen ayah dari para peserta didik  bisa hadir.”ungkapnya

Adapun alasan sebagian ayahnya tidak hadir mengambil raport , lanjut Hj.Iis Solihah,M.Pd, karena sebagian ayah yang ada dilingkungan SMAN 1 Sariwangi banyak yang kerjanya diluar kota sehingga pengambilan raportnya oleh ibu atau neneknya.Keterlibatan ayah sangat penting sebagai dukungan moral dan motivasi belajar.

“Melalui Gerakan Ayah Mengambil Raport bukan sekedar hadir di sekolah,tapi tentang hadir di perjalanan anak.Saat ayah datang,anak merasa didukung.Saat ayah peduli,semangat belajar tumbuh.dan dari kebersamaan sederhana ini,Ikatan ayah dan anak jadi makin kuat.Karena Keterlibatan ayah hari ini adalah bekal masa depan anak nanti.” Ayah terlibat, masa depan anak lebih kuat”jelasnya.

Apalagi program pendidikan di Jawa barat yang terus digencarkan yaitu pendidikan yang memiliki karakter  Panca Waluya yaitu Cageur (Sehat  fisik – mental) Bageur ( Berakhlak mulia) Bener ( Jujur dan benar) Pinter ( Cerdas) dan Singer (Adaptif) jelas Hj Iis Solihah M.Pd yang baru 7 minggu promosi jabatan kepala sekolah.

Hj.Iis solihah menambahkan bahwa peserta didik SMAN 1 Sariwangi Tahun Pelajaran 2025/2026 tercatat sebanyak 1057 siswa terkait dengan sarana dan prasarana yang dimiliki tentunya masih kurang kami berharap kedepan bisa mendapatkan bantuan kembali. terutama kami belum memiliki gedung atau aula yang respentatif. ”Harapan kami kedepan pertemuan dengan para orang tua murid bisa dilaksanakan di satu titik yaitu aula atau gedung. untuk saat ini pembagian raportnya bisa laksanskan di kelasnya masing – masing.”pungkas Hj.Iis solihah M.Pd ( ADE BACHTIAR ALIF)*

Komentar