
Oleh: Abah Yusuf Bachtiar (Sesepuh Kabuyutan Gegerkalong Bandung dan Tokoh Masyarakat Jawa Barat)
MASA lalu ata komunikasi masih terbatas, telepon masih diputar, untuk konek mesti nunggu waktu bisa sampai 15′ hingga 30′ itupun bila tersambung. Telegram nunggu antrian. Surat menyurat menggunakan jasa pos, bisa tunggu waktu paling cepat 4 hari sampai, itupun jika tidak terselip atau salah alamat.Para Pemuda saat 97 tahun lalu, 28 Oktober 1928, para pemuda mendeklrasikan Sumpah Setia : Tanah Air satu Tanah Air Indonesia; Bangsa yang satu Bangsa
Indonesia; Berbahasa satu bahasa Indonesia. Tiga kalimat tersebut menjadi kata kunci untuk, membangun solidaritas , melawan kolonislis, penjajah. Pertanyaannya, alat komunikasi apa yang mereka pakai. Komunikasi lisan terbatas, begitupun tulisan sangat terbatas. Adakah kekuatan lain yang membantu mereka. Adakah tangan Tuhan ikut campur? Atau ada kekuatan gaib lainnya. Dimensi mistiis masih debat tebel. Bagi yg percaya dan yakin terhadap Ruh ruh suci, yang membangkitkan semangat kemanusiaan , keadilan dan keadaban, tangan Tuhan ikut campur. Mereka menorehkan kalimat, dengan Rahmat Tuhan Hiyang mahakuasa , Republik Indonesia , terbebas dari kolonialis dan imperialis yang membelenggu kemerdekaan.Semangat herois dari para Pemuda dulu, menjadi tonggak sejarah kemerdekaan RI,
17 Agustus 1945. Dalam tempo yg sesingkat singkat peralihan dari bangsa yang terjajah menjadi bangsa yang merdeka. Pergerakan para Pemuda 17 th (1928-1945), mereka berdarah-darah, adakah diantara mereka masih hidup , selain anak cicitnya yg bukan hanta mewarisi tetesan dara pejuang, bahkan mereka mewarisi ruh semangat bela bangsa dan negara melekat.Kekuatan batini , dalam menegakan kebenaran, keadilan, kemanusiaa, dan keadaban adalah universal, merupajan fitrah ketentuan Tuhan Hiyang Widiwasya.
Pergerakan ruhani, mistik, mendahului pergerakan fisik. Dimensi ruhani tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Pertanyaan tentsng pertolongan Tuhan, yakni ada manusia2 yg menjadi tangan2 Tuhan dimuka bumi, selain para nabi dan rasul.
Pemuda Milenial dan Zilenial-MZ-, secara psikologis mereka memiliki dunianya sendiri. Pergerakan mereka tak bisa diawasi orangtua,, guru,, dosen, guru besar, kiyai dan pemuka agama, untuk informasi jagat maya MZ bisa lebih cepar.
Hari esok 28 Oktober 2025, 97 th peringatan Sumpah Pemuda, sekurang melibatkan Kementerian Pemuda, Komendigi, Pertahanan, Pendidikan, cukup 4 kementerian untuk mendorong dan memfasilitasi Sumpah Pemuda, yakni Sumpah Setia , melaksanakan 4 konsensus kebangsaan : Pancasila, UUD45, Bhineka Tunggsl Ika, dan menjaga keutuhan NKRI.
Bshasa MZ berbeda dengan bahasa akademisi, mereka kaya akan bahasa simbol dan kosakata yg sulit difahami oleh generasi tua.
Pemuda yg melaksanakan sumpah yg muncul kepermukaan adalah PURBAYA, Menkeu, dan ST Burhanuddin, Kejagung. Keduanya bersentuhan dengan kebutuhan dasar, ekonomi , dan kepastian hukum. MZ mengidolakan mereka, sebsgai model PEMUDA kiwari.
Dengan munculnya dua sosok PEMUDA ini, geger jagat maya dan jagat nata. Presiden Prabowo, menugaskan satuan Kopassus untuk mengawal keselamatan kedua PEMUDA tsb dan Keluarganya.
Pemuda Patriotis disimbolkan pada sosok Presiden RI 8, Prabowo Subianto. Seluruh, elemen masyarakat, diharapkan sumpah setia Kawal Presiden dalam upaya pemberantasan para koruptor dan mavia tangan tangan kotor yang menjadi predator.
Selamat bersumpah wahai Rakyat Indonesia , sumpah setia Rakyat (MZ).Akan menjadi fondasi yang jokoh untuk terwujudnya Pemerintahan bersih dan berwibawa, sehingga Indonesia Emas , masyarakat adil makmur tidak perlu tunggu 100 tahun pada tahun 2045.
CAG@ABAH YUSUF. DOCT//
#Pemuda #PresidenPrabowo #Menkeu #Purbaya #Kejagung #STBURHANUDDIN #HaudarAlwi #HAI #HAC #RBR # Kabuyutan #Siliwangu #TNI #POLRI#PAKARANGADAT









Komentar