oleh

Tagline KAA’70 Bandung Ibu Kota Asia-Afrika, Pemprov Jabar Beri Dukungan Istimewa

Kota Bandung, LINTAS PENA-—- Wali Kota Bandung  H.Muhammad Farhan memimpin perjalanan historical walk bersama perwakilan Negara – negara Asia – Afrika pada peringatan Kompetensi Asia – Afrika yang ke-70 tahun. Bandung adalah Ibu Kota Asia-Afrika, Rabu (23/4).

Acara utama bernuansa istimewa, Sekda Pemprov Jabar, Herman Suryatman diutus untuk mewakili Gubernur Jabar KDM pada peringatan Konprensi Asia-Afrika ke-70.”Kita jaga negara-negara Asia-Afrika, hari ini spesial menerima kunjungan para duta besar sekitar 14 negara dalam historical walk KAA-70. Mengenang perjalanan para pendahulu kita dimulai dari Hotel Savoy menuju Gedung Merdeka akan dipimpin oleh Wali Kota Bandung,” ujar Sekda Jabar Herman.

Konperensi Asia-Afrika 2025 merupakan silaturahmi hubungan bathin spirit tetap menyala. Herman memberikan motifasi semangat untuk warga Kota Bandung menjadi Kota terbaik di Indonesia, Kota terbersih, Kota yang paling menarik, Destinasi wisatanya, siapapun dapat enjoy di Bandung. Lebih jauhnya spirit Bandung bisa mensupport penyelenggaraan Pemerintahan pembangunan baik bagi Jawa barat serta dari Bandung untuk Indonesia.

“Bersama-sama Pemprov Jawa Barat, Kota Bandung harus bisa menetapkan diri sebagai Ibu Kota Bangsa – bangsa Asia – Afrika. Ini kunjungan dari para Duta besar Negara-negara Afrika khusus untuk mengenang kembali semangat kemandirian Bangsa kita lahir dari Bandung. Insya Allah ini akan jadi titik tolak untuk tetap menjaga Kota Bandung dengan penuh semangat berkemandirian,” tutur Farhan.

Wali Kota Bandung Farhan menuturkan tentang Pariwisata di Kota Bandung yang sudah terjalin sangat erat karena para Kedubes dari negara Afrika telah secara rutin, banyak mengirimkan delegasinya dalam melakukan study di Kota Bandung.

Hubungan erat dari beberapa negara Islam diantaranya Sudan, Mesir, Maroko dan Tunisia menjadi negara yang secara rutin para Ulama dan para ilmuwannya bekerjasama dengan perguruan tinggi yang ada di Kota Bandung.

Adapun terkait rangkaian peringatan  konperensi Asia – Afrika yang telah dimulai sejak tanggal 18 April peluncuran Logo dan tagline yaitu “Bandung Ibu Kota Asia-Afrika” dilanjutkan berbagai event hingga tanggal 25 September 2025.

Farha menegaskan, akan ada Festival Asia-Afrika digelar tidak hanya di Jalan Asia-Afrika melainkan akan dihelat di 5 wilayah di Kota Bandung. Farhan mengakui sedang menjajaki untuk membuat festival musik internasional.

“Yang pasti nanti akan ada LULUMPATAN RAME, 15 ribu pelari yang Insya Allah tidak akan bikin macet karena kita akan bikin jadwalnya mulai dari jam 12 malem sampai jam 6 pagi yah, nama eventnya midnight festival bersama Pocari,” papar Farhan.

Kemudian untuk titik puncak dari rangkaian Konperensi Asia – Afrika di 17 Agustus 2025 sekaligus memperingati HUT RI, akan digelar konser musik khusus lagu – lagu Nasional dan Daerah, direncanakan  bertempat di Bale Kota Bandung. Kemudian pada tanggal 25 September 2025 bersambung kepada Hari Jadi Kota Bandung Ibu Kotanya Jawa Barat dan Ibu Kotanya Asia-Afrika.

Herman Suryatman sebagai Sekda Jawa Barat nampak bersemangat, diungkapkannya bahwa peranan Pemprov Jawa Barat pada KAA-70 mendukung penuh ke Pemerintahan Kota Bandung.  Wali Kota Bandung, Farhan langsung merespon dukungan tersebut “Kota Bandung untuk Jabar Istimewa” Farhan – Herman sumringah.

“Spirit Bandung untuk Jawa Barat, Spirit Bandung untuk Indonesia, Pemprov Jabar support mulai infrastruktur, program sampah hingga penegakan hukum,” silih wangian Herman dan Farhan. (ROSSY)****

Komentar

News Feed