oleh

Upaya Memahami Ilmu Penerawangan Agar Tidak Gagal Paham

Oleh:  Ki Sukmo Utomo (Guru Besar Asosiasi Spiritual Indonesia.: Ilmu Hikmah, Ilmu Khodam, Ilmu Pengasihan, Ilmu Pesugihan dan Ilmu Kejawen)

Assalamualaikum Wr. Wb.

BAHWA di dunia ini “Sang Pencipta” Allah SWT telah memberikan banyak karunia kepada umat manusia. Salah satu karunia istimewa yang diberikan adalah mengenai ketajaman mata batin ( firasat ) atau orang awam menyebutnya kemampuan menerawang atau penerawangan atau meramal. Firasat atau penerawangan dapat diartikan sebagai perasaan atau gerakan hati atau batin yang benar dan tepat karena mendapat bimbingan dari Allah.

PENERAWANGAN, RAMALAN

Cahaya dari Allah itu dinamakan “Bashirah” (penglihatan batin atau mata batin). Bashirah itu akan memancarkan ilmu yang disebut dengan firasat. Ilmu tersebut akan terpancar di hati yang bersih dan jernih karena banyak berfzikir atau banyak berfikir.

Ilmu itu terkadang disebut “Kasyaf” (tersingkapnya hijab), yang terkadang disebut “Mukasyafah”, pelakunya disebut “Mukasyaf” atau orang yang hatinya dapat melihat hal yang ghaib.

Hijab adalah tabir yang menjadi penghalang pada mata batin untuk melihat alam ghaib atau rohaniah itu. Tabir-tabir penghalang itu adalah hawa nafsu (syahwat) dan sifat-sifat keburukan. Apabila tabir-tabir itu sudah tersingkap, maka hati menjadi putih bersih. Sehingga mata batin mampu melihat makhluk-makhluk Allah yang pelik-pelik di alam yang bukan alam benda atau material ini, seperti melihat alam jin, alam malakut, juga dapat melihat sifat batin manusia.

Oleh karena itu, ilmu firasat ( penerawangan) itu hanya dimiliki oleh orang-orang yang jernih hatinya dan selalu istikomah dalam ibadah serta berpegangan kepada syariat. Jika ada orang ahli maksiat atau bukan ahli ilmu pencerahan hati yang tidak berpegangan kepada syariat, mengaku bisa melihat hal yang ghaib, maka ilmu orang itu disebut Kahanah (perdukunan) yang berasal dari jin atau syetan.

TRADISI LELUHUR

Dikaitkan dengan tradisi dan keilmuan para leluhur, kita tentu kita sering mendengar istilah yang namanya hari baik, hari buruk, jodoh terbaik, pekerjaan yang cocok dan banyak hal lainnya. Banyak terjadi perdebatan mengenai hal ini apakah merupakan karangan belaka atau memang berdasarkan keilmuan tinggi yang dimiliki para leluhur.

Satu hal yang kadang kita lupakan bahwa para leluhur kita zaman dahulu sangat terkenal dan mahsyur sebagai pribadi yang welas asih pada sesama manusia maupun makluk lainnya. Banyak cerita sejarah faktual yang telah membuktikan mengenai hal ini. Belum lagi ditambah dengan laku atau tirakat yang sering dilakukan oleh leluhur kita dengan tujuan semata-mata mendapatkan karunia dari Sang Pencipta.

Oleh karena itu, sebagai manusia yang berakal seharusnya kita tidak perlu heran jika banyak leluhur kita memiliki mata batin yang sangat tajam. Seperti telah dijelaskan diatas, hati yang bersih adalah salah satu kunci tajamnya firasat seseorang. Berkaitan dengan adanya banyak pantangan dalam konteks budaya semisal hari baik dan lain sebagainya, alangkah baiknya kita tidak semerta merta kemudian menganggapnya sebagai guyonan semata.

Percaya 1000% tentu saja tidak, karena sebagaimana manusia yang tunduk kepada Sang Pencipta, semua hal di dunia ini hanya bisa terjadi juga karena Ridho dari-Nya semata. Kembali lagi yang perlu kita ingat, orang dengan hati yang bersih memiliki firasat yang tajam atau bisa melihat jauh kedepan diatas kemampuan manusia normal pada umumnya.

MERUBAH TAKDIR DENGAN LURUSKAN NIAT

Takdir sudah ditentukan oleh Sang Pencipta sejak sebelum manusia dilahirkan. Bukan berarti takdir tidak bisa diubah dengan upaya yang baik. Upaya yang baik pun sebenarnya belum cukup, diperlukan juga upaya yang cocok ( benar dan tepat ).

Upaya yang baik dan cocok bisa ditemukan kalau kita mau membuka diri, mau mendengar dan mau belajar dari pengalaman yang sudah dialami oleh para leluhur kita. Bisa jadi anak zaman sekarang ataupun kita sendiri kebanyakan menyepelekan, karena menganggap itu sebagai sebuah angan kosong yang tidak ada nalarnya ( tidak logis ).

Padahal jika disadari dan kita mau mengerti, sangat masuk akal jika hal tersebut adalah karunia Sang Pencipta kepada para leluhur yang memiliki hati yang bersih. Ilmu yang secara ikhlas kemudian diajarkan dan ditirakati agar tidak hilang dengan cara diteruskan oleh para leluhur ( guru) kepada para penerus atau murid atau mereka yang terpilih.

Semua kembali kepada kita dan kejernihan hati serta pikiran kita dalam menerima ilmu dan karunia dari Allah SWT. Apabila Anda masih ragu dan bingung silahkan menghubungi kami untuk konsultasi lebih lanjut sehingga tidak terjebak pada kesesatan.

Apa saja yang bisa dilakukan dengan penerawangan ini?

Menerawang tentang Jodoh.

Menerawang tentang Karir.

Menerawang tentang Asmara.

Menerawang tentang Kepribadian.

Memberikan solusi untuk permasalahan hidup Anda.

Keakuratan Insya Allah 90% karena tidak ada yang sempurna di dunia ini selain Allah SWT.

NB : Maaf, kami tidak menerima pertanyaan terkait kematian, judi, dan barang hilang.

KONSULTASI:

Jika Anda ingin berkonsultasi dengan Guru Spiritual, butuh solusi yang tepat atas permasalahan hidup Anda atau ingin tanya jawab tentang apa saja, melakukan pemesanan / pemaharan tentang Jimat, tentang Pelet, tentang Mustika, Susuk, maupun Pusaka, Silahkan konsultasi dengan Ki Sukmo ini. WA Only – 0812 7688 7109 maupun kunjungi website: https://www.ilmukhodam.co Silahkan kirim pesan langsung dengan Ki Sukmo di pukul 12.00-17.00 WIB

CATATAN :

Padepokan Sukmo Utomo merupakan sebuah pusat pengajaran dan pengijazahan berbagai macam jenis ilmu kebatinan, baik itu ilmu spiritual dan supranatural. Mulai dari bermacam Ilmu Hikmah, Ilmu Khodam, Ilmu Pengasihan, Ilmu Pesugihan dan Ilmu Kejawen. Semua secara langsung akan dibimbing dan diajarkan oleh Ki Sukmo Utomo selaku Guru Besar Asosiasi Spiritual Indonesia.

Komentar