oleh

VIRAL: Ustadz H.Hary Petir Taklukkan Juru Kunci Pesugihan Goa Kafir di Pamijahan Kabupaten Tasikmalaya

PEKAN kemarin sempat viral di medsos, kalau Ustadz H.Hary Petir yang selama ini dikenal sebagai kolektor   bambu unik nan antik dan pimpinan  Paguyuban Bambu Petuk Hari Petir , juga dikenal sebagai jurusembuh ahli hikmah yang dapat menyembuhkan penyakit medis dan non-medis,karena dia berhasil menaklukkan Abah Ator seorang kuncen (juru kunci) Goa Kafir yang berada di kawasan objek wisata ziarah Pamijahan Kec.Bantarkalong , Kab.Tasikmalaya Jawa Barat.

            “Alhamdulillah, Abah Ator kuncen Goa Kafir itu insyaf atau bertaubat  (kembali ke jalan yang benar) setelah saya datangi, bahkan beliau kini rajin melaksanakan ibadah shalat ke mesjid maupun ibadah lainnya. Beliau tidak mau menjalani sebagai kuncen di Goa Kafir yang dilakukannya puluhan tahun dan menjadi kuncen ke-4,”ungkap Ustadz Hary Petir seperti diungkap toutube miliknya https://www.youtube.com/hashtag/harypetirchannel kepada LINTAS PENA.  

            Ustadz H.Hary Petir sendiri mengaku, kalau kunjungannya ke Goa Kafir terutama bertemu dengan Kuncen Abah Ator, karena mendapat laporan atau undangan dari warga masyarakat terutama dari pihak MUI maupun Banser di Pamijahan yang sejak lama mengalami keresahan karena banyaknya masyarakat dari luar daerah dan berkunjung ke Goa Kafir untuk melakukan “pesugihan” agar mendapatkan harta kekayaan dengan cara mudah. Namun selama ini, warga dan atau tokoh masyarakat/tokoh agama sekalipun tidak ada yang berani mengutak-ngatik , khususnya bila harus berhadapan dengan kuncen bernama Abah Ator.

            “Selama ini, tidak ada orang yang berani mengutak ngatik tempat pesugihan ini, karena mereka takut kena santet atau diguna-gunai para dukun yang biasa suka ‘bermain’ di sini yang umumnya dukun pengganda uang atau pesugihan lain. Juga orang takut kalau mendengar nama Abah Ator karena memiliki ilmu yang tinggi atau sakti. Abah Ator sendiri mengaku, kalau dia sudah berucap bisa kejadian, dan lainnya.”kata Ustadz H Hary Petir.

            Karena itu, ada sejumlah warga yang meminta bantuan ke Ustadz H Hary Petir untuk mengatasi masalah tersebut, terutama untuk berhadapan dengan Abah Ator. “Warga sempat was-was juga saat saya mengunjungi rumah kuncen Abah Ator. Namun berkat kuasa Allah SWT, alhamdulillah saya bisa menundukkan Abah Ator, dan bahkan beliau tobat/insyaf tidak mau lagi melakukan perbuatan menyimpang, mengantar para peziarah melakukan psugihan di Goa Kafir.Beliau di hadapan saya, memohon ampunan kepada Allah SWT, ingin taubatan nasuha. Tidak akan mengulangi perbuatan tersebut. Bahkan, dia akan melepas gelar kuncen Goa Kafir yang digelutinya. Dia termasuk keturunan ke empat sebagai kuncen Goa Kafir,”tuturnya.

            Ustadz H Hary Petir mengatakan, bahwa Abah Ator itu sebenarnya orang baik, dan dia terjun ke dunia ‘hitam’ karena tuntutan sebagai kuncen yang turun temurun dan juga ajakan dari orang orang ‘sesat’ yang menyehatkan. “Bukti dia orang baik, Abah Ator bisa diajak komunikasi dengan baik, tidak melakukan perlawanan, hingga dia mau diajak menjalani kehidupan baru. Beliau sekarang rajin melaksanakan shalat lima waktu dan ibadah lainnya. Alhamdulillah, berkat kuasa Allah SWT, Abah Ator insyaf.”katanya

            Sebagaimana diungkapkan kuncen Goa Kafir Abah Ator di youtube https://www.youtube.com/hashtag/harypetirchannel bahwa dirinya berjanji tidak akan mau menjadi kuncen lagi di goa tersebut. Dia mengajak masyarakat agar tidak melakukan perbuatan semacam pesugihan yang sangat dosa besar. “Saya ingin berbuat baik. Saya  sudah bertobat dan di Goa Kafir sudah tidak ada kuncen lagi untuk melaksanakan ritual pesugihan. Abah tidak akan menurunkan jabatan kuncen kepada anak cucu.  Kalaupun sekarang ada ‘kuncen’ itu kuncen abal abal, kuncen penipu yang hendak melakukan penipuan, agar waspada….!!!”

            Abah Ator menegaskan, bahwa Goa Kafir sekarang bukan tempat pesugihan lagi. Tidak ada pesugihan lagi.”Saya meminta kepada pemerintahan desa maupun pemerintahan daerah agar menata kawasan goa ini menjadi sebuah objek wisata religi atau objek wisata ziarah untuk kebaikan. Juga saya meminta, nama Goa Kafir ini diubah saja dengan nama yang baik, supaya tidak terkesan serem, angker dan lainnya.” Kata Abah Ator.

Samsung

MENGENAL GOA KAFIR

Sebagaimana diketahui, selain Goa Safarwadi, ternyata di objek wisata ziarah Pamijahan, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat ini juga terdapat Goa Kafir, yang memang tertutup untuk umum. Nama kedua goa  pun diberikan langsung oleh Kanjeng Syech Abdul Muhyi, sebagai simbol perseteruan abadi antara manusia beriman dengan iblis.

Kenapa Goa Kafir tertutup untuk umum ? Karena jarang dijamah oleh manusia, Goa Kafir terasa sangat alami, bahkan dinilai sangat angker.Berbagai spesies binatang mulai dari kelelawar hingga hewan buas masih mendiami kawasan tersebut.

Keberadaan Goa Kafir  ini sebenarnya “tidak diinginkan” diabaikan oleh warga masyarakat, karena identik dengan perbuatan negatif bahkan menyimpang sesuai dengan namanya “Goa Kafir” . Namun anehnya, Goa Kafir ini “sangat terkenal” oleh masyarakat luar daerah, yang konon dijadikan sebagai tempat “pesugihan” mencari harta kekayaan melalui jalan haram.

            Warga resah dengan Goa Kafir ini, tetapi tidak bisa berbuat banyak, karena goa ini peninggalan Kanjeng Syech Abdul Muhyi yang telah memberi nama. “Resahnya warga, bukan karena Goa Kafir itu sih, tapi kepada para peziarah yang menjadikan goa tersebut sebagai tempat pesugihan,”ujar seorang warga yang enggan ditulis namanya.

            Saat ini, katanya, kuncen yang menguasai Goa Kafir justru orang-orang dari luar daerah. Tak jarang, pesugihan juga menjadi semacam praktek penipuan dengan iming-iming penggandaan uang dan sejenisnya. “Disisi lain, ada juga segelintir orang setempat yang telah terjerumus dalam praktek tersebut.”katanya.

Menurut kisah yang turun dari mulut ke mulut, konon di Goa Kafir ini terdapat ular raksasa, yang bukanlah ular biasa tetapi ular siluman. Itu diakui Abah Ator sendiri. Bahkan selain ular,juga banya a hewan buas lainnya disebut sebagai penjaga dari dimensi alam berbeda.Di dalam goa yang sangat gelap serta terdengar suara-suara hewan secara silih berganti ini, terdapat banyak lorong. Bukan lorong biasa, konon kabarnya lorong-lorong tersebut bisa menembus ke sejumlah tempat secara misterius.

Selain ke kawasan Gunung Kawi, salah satu lorong juga dikisahkan bisa menembus ke Gunung Tangkil. Tapi perjalanan itu konon hanya bisa dilalui orang-orang dengan kekuatan supranatural.Masuk lebih dalam ke Goa Kafir, ada satu tempat yang menyibak cerita ganjil. Meski tempat ini tertutup untuk umum, namun masih ada saja orang-orang yang ingin mencari jalan pintas ke tempat tersebut.Sejumlah jejak-jejak praktik pesugihan bisa ditemukan dengan jelas. Salah satunya adalah di satu titik yang kabarnya adalah pos keamanan tak kasat mata.

Dan di Goa Kafir juga terdapat sebuah batu misterius yang konon kerap disalahgunakan. Secara mata biasa, batu tersebut hanyalah batu biasa. Tapi jika ditelisik dari sisi supranatural, orang-orang yang melakoni jalan pintas, batu ini seolah-olah adalah lemari harta yang bisa membuat mereka kaya dengan seketika.Dari sisi agama, praktik pesugihan dengan tegas dilarang. Dan dari sejumlah kabar yang beredar, tak ada pula kebaikan yang didapat dari praktik seperti ini.

SIMBOL

Menurut keterangan dari tokoh masyarakat, bahwa Goa Kafir sebetulnya sudah sejak lama dikenal masyarakat. Namun, hanya sedikit orang yang pernah melihat langsung lokasi tersebut. Kemunginan besar, hal itu akibat larangan langsung yang disampaikan Kanjeng Syech Abdul Muhyi kepada seluruh pengikut dan keturunannya agar jangan pernah mendekati lokasi tersebut.

“Sebenarnya, Goa Safarwadi dan Goa Kafir itu simbol. Bahwa dalam kehidupan ini hanya ada 2 jalan. Yakni jalan yang Haq dan jalan yang Batil, antara yang lurus dengan yang sesat. Nah kita mau pilih yang mana?”katanya saat ditemui di kediamannya, kemarin.

Dia menjelaskan, penamaan Goa Kafir juga menunjukkan sesuatu yang menjijikkan untuk didekati. Artinya perilaku-perilaku kekafiran jangan sampai dilakukan oleh seorang mukmin yang benar. Herannya kata dia, masih banyak saja orang yang malah berusaha mendekatinya hanya untuk mencapai kekayaan duniawi dengan cara menjual keimanannya.

Ustadz H Hary Petir menambahkan, sebenarnya warga masyarakat Pamijahan terutama sekitar kawasan Goa Kafir berkeinginan merubah image jelek menjadi baik, bahkan dijadikan objek wisata religius yang bersifat positif. “Warga masyarakat melalui pengurus MUI, Banser dan tokoh agama yang disampaikan kepada saya, mereka sangat mendukung kalau seandainya ada rencana penataan goa tersebut. Ketimbang jadi tempat pemujaan, lebih baik agar ditata, dan diterangi listrik. Kalau sudah diterangi, biasanya jin-nya juga nanti minggat dengan sendirinya,”pungkas youtuber ini. (REDI MULYADI)***

Komentar