
Ciamis, LINTAS PENA—- Warga Dusun Legok 1, Desa Indragiri Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis Jawa Barat, digegerkan oleh aksi brutal seorang pemuda berinisial ( F ) 22 tahun yang diduga mengalami gangguan jiwa atau ODGJ.
Pemuda tersebut yang sehari – harinya bekerja sebagai karyawan toko di Bandung, yang belum lama berada dirumah bersama kakaknya.
Peristiwa ini terjadi dilapangan sepak bola di Dusun Legok 1 Desa Indragiri Kecamatan Panawangan, Senin, 3 Nopember 2025, sekitar pukul 11.30 WIB, dengan secara tiba-tiba mengamuk kepada saudara Idan (38) dengan mengambil golok kepunyaan Idan bersama Salni (65) warga setempat setelah panen kapol, dan langsung membacoknya hingga terluka parah dibagian kepala.
Informasi sementara yang disampaikan oleh Kepala Desa Indragiri Dahlan lewat telepon selularnya membenarkan korban yang di bacok yang niatnya mau nolongin Idan dan Salni, yaitu Yayah (35) kakak kandung terduga bersama anaknya April (4) malah dibacok hingga meninggal ditempat kejadian, sedangkan April (4) kena sabetan luka dipunggung, sementara korban saat ini dibawa ke Puskesmas Panawangan dan ada yang dirujuk dirujuk ke RSUD Ciamis.
Menurut Dahlan untuk dugaan dan motif tersangka, pihaknya belum mengetahui secara pasti . Namun menurut kabar pelaku belum lama pulang bekerja dari Bandung, ia menambahkan tersangka ini pernah bertanya kepada ajengan menjelaskan dirinya belajar dari YouTube dan teman, sempat diberi pemahaman oleh ajeungan tersebut, selang beberapa jam ia langsung stres dan brutal.”Untuk memastikan pelaku ODGJ atau tidak saya belum mengetahui secara pasti, namun informasi sementara pelaku itu stres.”ujarnya
Sementara Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP. Carsono membenarkan adanya kejadian terkait pembacokan tersebut.Ia memastikan berdasarkan laporan sementara dari empat korban pembacokan itu, satu diantaranya meninggal dunia yaitu merupakan kakak pelaku
”Tim kami sudah berada dilokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan lainnya.Soal kondisi kejiwaan pelaku, masih kami dalami melalui penyelidikan lebih lanjut, ” kata AKP. Carsono.
Kasus ini tengah ditangani Satreskrim Polres Ciamis, guna memastikan motif dan kondisi faktor lain yang memicu tindakan brutal tersebut,*.( HENDAYA/ HUSEN/LP).








Komentar