Kota Banjar, LINTAS PENA—Pada hari Sabtu 21 Februari 2026, DPRD Kota Banjar menggelar rapat paripurna DPRD dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-23 Kota Banjar Tahun 2026, yang dihadiri Gubernur Provinsi Jawa Barat, H. Dedi Mulyadi, S.H., M.M, Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono, Wakil Wali Kota Banjar Dr. H. Supriana, M.Pd. Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Jawa Barat X Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat atau yang mewakili,Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Daerah Pemilihan Jawa Barat XIII. pimpinan dan anggota DPRD Kota Banjar, Wali Kota Banjar dan Wakil Wali Kota Banjar Periode Tahun 2004-2008, Tahun 2008-2013, Tahun 2013-2018 dan Tahun 2018-2023,Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Banjar Periode Tahun 2003-2004, 2004-2009, Tahun 2009-2014, Tahun 2014-2019, dan Tahun 2019-2024, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banjar, Sekretaris Daerah Kota Banjar, Asisten Sekretaris DWaerah, Kepala Perangkat Daerah,Analis Kebijakan Ahli Utama, Staf Ahli, Camat, Lurah dan Kepala Desa se-Kota Banjar,sesepuh, alim ulama, tokoh masyarakat, rekan-rekan pers dantamu undangan yang kami hormati.
Wakil Ketua DPRD Kota Banjar Ating menjelaskan, pada hari ini, Sabtu tanggal 21 Februari 2026 dilaksanakan Rapat Paripurna DPRD dalam rangka Memperingati Hari Jadi ke-23 Kota Banjar dengan mengusung tema ”BANJAR MASAGI TUMBUH ISTIMEWA”. Tema “Banjar Masagi Tumbuh Istimewa” menegaskan bahwa komitmen membangun Kota Banjar yang Maju, Adil, Sejahtera, Agamis dan Inovatif, dengan pertumbuhan yang selaras dan istimewa seiring visi Jabar Istimewa.
Ketua Sementara DPRD Kota Banjar Sutopo,S.IP mengungkapkan, Banjar Masagi Tumbuh Istimewa adalah perjalanan panjang. Ia membutuhkan konsistensi, komitmen, dan kerja keras yang berkelanjutan. Ia membutuhkan keteladanan dari para pemimpin, partisipasi aktif dari masyarakat, serta doa dan dukungan dari seluruh elemen. Mari kita jadikan tema ini bukan hanya sebagai kata-kata indah, tetapi sebagai semangat kerja nyata.Mari kita jadikan Banjar sebagai kota yang pertumbuhannya tidak hanya terlihat dalam pembangunan fisik, tetapi juga terasa dalam kesejahteraan masyarakatnya. Kita ingin generasi mendatang bangga menjadi warga Banjar. Bangga dengan budayanya. Bangga dengan kemajuannya. Bangga dengan karakter dan identitasnya.
“Dengan semangat Masagi dan tekad Tumbuh Istimewa, insyaAllah Banjar akan semakin kokoh sebagai kota perbatasan yang terbuka, berkarakter, dan someah untuk semua. Akhir kata, mari kita satukan langkah, perkuat kebersamaan, dan terus bekerja dengan hati demi Banjar yang lebih baik hari ini dan di masa depan.”ujarnya
Sementara itu Walikota Banjar Ir. H. Sudarsono menjelaskan, bahwa Tema peringatan Hari Jadi Kota Banjar ke-23 ini adalah “KOTA BANJAR MASAGI TUMBUH ISTIMEWA”, yang mencerminkan komitmen Kota Banjar untuk membangun masyarakat yang mandiri, aman, sejahtera, agamis, dan inovatif. “Kami bertekad menjadikan Kota Banjar sebagai kota yang mampu mengoptimalkan potensi yang ada, sekaligus berperan aktif dalam mendukung perkembangan Provinsi Jawa Barat.”jelasnya
Menurut H Sudarsono, Kota Banjar merupakan kota mandiri di Selatan Provinsi Jawa Barat yang akan tumbuh dan berkembang dengan segenap potensi yang dimilikinya. Dengan terpilihnya Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjar Periode 2025-2030, Ir. H. Sudarsono dan H. Supriana, M.Pd. Kota Banjar berorientasi pada pelayanan prima untuk membangun masyarakat yang mandiri, aman, sejahtera,agamis, dan inovatif. Sehingga Kota Banjar sebagai Pintu Gerbang Selatan Provinsi Jawa Barat dapat menjadi kota yang berdaya untuk masyarakatnya dan berdaya mendorong tumbuh kembang Provinsi Jawa Barat sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Banjar Tahun 2025-2029 yang memuat isu strategis,tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan, Pembangunan daerah dan keuangan daerah.
“Peringatan Hari Jadi Kota Banjar ke-23 tahun 2026 ini merupakan tahun kedua masa jabatan saya sebagai Wali Kota Banjar, dan Alhamdulillah upaya pembangunan Kota Banjar menuju masyarakat sejahtera sudah, dan sedang kita laksanakan bersama, sampai saat ini sudah cukup berhasil, dan keberhasilannya sudah dirasakan oleh masyarakat. Meskipun kendala masih ada, trend positif masih bisa kita raih yang ditunjukkan melalui beberapa peningkatan indikator makro dalam Rencana Pembangunan Jangka Menangah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029 yang menunjukkan secara umum capaian Indikator Makro sampai dengan tahun 2025 dengan uraian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang terus bergerak tumbuh, tercatat IPM pada tahun 2025 mencapai 75,54 point (berdasarkan LF SP 2020), bertambah 0,53 point dari tahun 2024 sebesar 75,01 point. Tingkat Pengangguran Terbuka Tahun 2025 sebesar 5,26% menurun sebesar 0,18% dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar 5,44%. Tingkat kemiskinan, persentase penduduk miskin tercatat pada tahun 2025 sebesar 5,73% menurun sebesar 0,12% apabila dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar 5,85%.”papar Walikota Banjar Ir. H. Sudarsono dalam pidatonya. (AJAT SUDRAJAT/ ADVERTORIAL)****









Komentar