oleh

Iran -IRGC, Hizbullah, Houthi, Bergabung Gempur Habis Zionist Israel

Oleh: Abah Yusuf Bachtiar (Sesepuh Kabuyutan Gegerkalong Bandung dan Tokoh Masyarakat Jawa Barat)

DAJJALA TRUMP semakin tolol dan bego karena menuduh media CNN menjadi agen intelijen IRGC Iran. dan harus dipenjara dengan tuduhan pembocoran rahasia negara. Inilah cara Trum p menutupi status keberadaan 202 orang praju rit CSAR Amerika yang hilang, ditangkap, disandera atau tewas masih menjadi  misteri. Presiden Turki, Pakistan dan Mesir, terus dicall Dajjala Trump untuk dimintai tolong mencari mereka, dengan iming iming  hadiah hibah amunisi militer sebesar Rp  3 ribu triliun. Amunisi ini akan diserahkan oleh Pangeran Saudi Arabia MBS pada hari Rabu besok.

Ketiga sosok Presiden Turki, Mesir dan Pakistan jugadiminta untuk menyusun proposal perdamaian 45 hari kpd Presiden Ira n. Mereka bertiga dijanji kan hadiah dana rahasia atas kinerja membantu Dajjala Trump sebagai ” Staf Khusus Perdamaian Dunia “. Status spt ini, sering diberikan juga oleh VOC di era kolonial kepada ratusan Raja Nusantara. Mirip-mirip  status posisi Indonesia di BoP Gaza.

Proposal tipuan diplomatik Dajjala Trump ini, langsung di tolak oleh Presiden Iran, dgn alasan masih  tersedia 15 ribu rudal dan 45 ribu drone yang belum ditembakan untuk menyerang Israel, hingga 2.000 hari kedepan. Persediaan 50 ribu rudal dan 50 ribu rudal lainnya, akan digunakan menyerang seluruh aset militer, diplomatik dan ekonomi Amerika di Timur Tengah. Jawaban Presiden Iran ini bikin Trump pilih opsi serangan nuklir ke Iran untuk  dijinakan seperti di era serangan bom atom ke Jepang  tahun 1945.

 Apapun ocehan DajjalaTrump, tidak akan menghidupkan kembali 6 jasad anggota pasukan khusus TF O- JSOC dari unit khusus Delta Force dan Dev Gru Seal-6 yg ditemukan tewas di lokasi TKP pilot Amerika yang ditembak oleh Komando IGRC Iran, unit Quds-400. Tiga jam setelahnya, Israel membunuh sosok Brigjen Seyed Majid Khademi  Kepala Intelijen IGRC Iran di lokasi tersembunyi, ketika sedang  sholat di sebuah masjid di Kota Isfahan, Iran.

Sepuluh menit kemudian, Komando IRGC Iran dan Komando Muqawa ma Global menyerang 27 kota di wilayah Israel Utara, Tengah, Barat, Selatan dan ibukota Tel Aviv. Korban terbesar dipihak Israel, adalah rombongan 157 tank Merkava yang akan menyerbu perbatasan Libanon Selatan, diserang Ruda dari arah Yaman. Total 942 prajurit Israel tewas. Pihak Komando Muqawamah Yaman, menyebut aksi tersebut sebagai pembalasan atas tewasnya prajurit muslim PBB asal Indonesia di Lebanon.(***#IRGC #HIZBULLAH #HOUTHI #MUQAWAMAH #PRADA #TNI #POLRI #HAI #HAC #RBR #KABUYUTAN #BIK #BIN #BAIS #SUNDANESIAINSTITUTE #NUSANTARA #NKRI #RII

Komentar