Kota Tasikmalaya LINTAS PENA—Pada hari Kamis 15 Oktober 2026 telah dilaksanakan prosesi pengukuhan kepengurusan DPC PKB Kota Tasikmalaya periode 2026-2031 yang bertempat di Hotel Harmoni Kota Tasikmalaya.
Ketua DPC PKB Kota Tasikmalaya, H. Wahid, S.Pd mengatakan kepada Lintas Pena bahwa target kepengurusan periode ini merebut posisi partai pemenang pemilu tahun 2029 mendatang. ”Di Kota Tasikmalaya PPP sudah, Golkar sudah, sekarang Gerindra menjadi pemenang pemilu. Tinggal PKB yang belum, tentu kekuasan tidak akan diberikan. Harus kita rebut,” katanya usai pengukuhan.
Ia mengatakan, kepengurusan akan menjaga tren kenaikan kursi dalam beberapa pemilu terakhir di DPRD Kota Taskmalaya. Dari sebelumnya 2 kursi pada pemilu 2014, naik menjadi 3 kursi dan saat ini meraih 5 kursi dan alhamdulillah posisi kami sebagai wakil pimpinan DPRD Kota Tasikmalaya.
”Kemudian Banyak juga yang bertanya kepada saya, PKB saat ini di Kota Tasikmalaya itu oposisi atau koalisi. Di daerah tidak ada istilah itu.”Kemaslahatan rakyat yang utama, kalau tidak berpihak kita akan menjadi garda terdepan untuk terus mengevaluasi. Begitu juga jika pro kepada masyarakat,” ujar H.Wahid.
Sementara itu, H. Oleh Soleh SH, mengatakan pelantikan pengurus bukan sekadar agenda seremonial. Sebelum pengukuhan, para pengurus telah melalui rangkaian proses kaderisasi dan pembekalan untuk memperkuat pemahaman mengenai tugas politik serta tanggung jawab kepada masyarakat.
Mewakili Ketua Umum DPD PKB, H.Muhaimin Iskandar, H.Oleh Soleh berpesan agar seluruh kader mengutamakan kepentingan rakyat melalui pelayanan dan tindakan nyata. Ia menyoroti sejumlah persoalan yang perlu mendapat perhatian, mulai dari penanganan sampah, kemiskinan, hingga akses terhadap fasilitas kesehatan.
Ia juga mendorong kepedulian terhadap kelompok rentan, termasuk masyarakat berpenghasilan rendah dan pengemudi ojek tradisional. Salah satu gagasan yang disampaikan ialah program food bank atau penyediaan bantuan pangan secara berkala bagi warga yang membutuhkan.
Menurut Oleh Soleh, kehadiran partai PKB di tengah masyarakat tentunya harus dibuktikan melalui kerja berkelanjutan, bukan hanya ketika menghadapi pemilihan umum.
Pesan tersebut menjadi tantangan bagi kepengurusan baru DPC PKB Kota Tasikmalaya. Target penambahan kursi DPRD dan perolehan posisi eksekutif membutuhkan strategi politik yang terukur, konsolidasi kader, serta kemampuan membangun kepercayaan publik.
Dengan masa kepengurusan hingga 2031, PKB Kota Tasikmalaya diharapkan mampu menerjemahkan agenda politiknya menjadi program yang menyentuh kebutuhan warga. Keberhasilan target 2029 pada akhirnya akan bergantung pada dukungan pemilih dan konsistensi kader dalam menjalankan komitmen pelayanan masyarakat.Hadir pada acara tersebut Walikota Tasikmalaya para pimpinan partai politik Kota Tasikmalaya TNI-POLRI serta tamu undangan lainnya.(ADE BACHTIAR ALIF)*








Komentar