Banjar LINTAS PENA — Suasana religius dan penuh kekhidmatan menyelimuti Masjid Nurul Iman, Lingkungan RW 15 Pataruman, pada Kamis (10/9/2026). Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Nurul Iman menggelar pengajian rutin dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan tersebut diikuti oleh jamaah dan masyarakat sekitar dengan penuh antusias. Peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk kembali menggali keteladanan akhlak dan perjuangan Nabi Muhammad SAW.
Sejak kegiatan dimulai, suasana kebersamaan begitu terasa. Jamaah berkumpul di Masjid Nurul Iman untuk mengikuti rangkaian acara, bershalawat, serta menyimak tausiah keagamaan.
Ketua panitia penyelenggara, Ustadz Mulyana, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jamaah dan masyarakat yang telah ikut mendukung serta menyukseskan acara Maulid Nabi Muhammad SAW.
Menurut Ustaz Mulyana, peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW dan menerapkan akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan tersebut dapat terus dipelihara, sehingga Masjid Nurul Iman semakin menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus tempat mempererat silaturahmi warga.“Semoga melalui peringatan Maulid Nabi ini, kita semua semakin mencintai Rasulullah SAW, semakin kuat keimanannya, dan mampu meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Ustaz Mulyana.
Sementara itu, tausiah dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh Ustadz Adi. Dalam ceramahnya, jamaah diajak untuk mengenal lebih dekat sosok Rasulullah SAW serta menjadikan kehidupan dan akhlak beliau sebagai contoh dalam membangun hubungan dengan Allah SWT maupun dengan sesama manusia.
Pesan-pesan keagamaan yang disampaikan diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh jamaah bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup hanya diucapkan, tetapi juga perlu diwujudkan melalui perilaku yang baik, kejujuran, kasih sayang, kepedulian, dan menjaga persaudaraan.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Iman tersebut sekaligus menjadi gambaran kuatnya semangat keagamaan dan kebersamaan masyarakat RW 15 Pataruman. Di tengah kesibukan kehidupan sehari-hari, warga tetap meluangkan waktu untuk berkumpul, beribadah, menuntut ilmu, dan mempererat tali silaturahmi.
Bagi masyarakat, masjid bukan hanya tempat untuk melaksanakan ibadah, tetapi juga menjadi ruang untuk menyatukan hati, membangun kepedulian, dan menumbuhkan semangat kebersamaan.
Melalui kegiatan Mauludan ini, DKM Nurul Iman berharap kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW semakin tumbuh di hati seluruh jamaah. Lebih dari itu, nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW diharapkan dapat diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang semakin rukun, damai, peduli, dan penuh keberkahan.
Semoga shalawat dan kecintaan kepada Rasulullah SAW senantiasa menjadi cahaya yang menerangi langkah kita dalam menjalani kehidupan.Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad. (AJAT SUDRAJAT)****









Komentar