oleh

“KONSEP TEORITIS PERTUMBUHAN EKONOMI DAN STRUKTUR EKONOMI”

Oleh: Titania Fanesa Setia Mevia (Mahasiswa Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, Universitas Muhammadiyah Malang, Titaniafanesa00@gmail.com)

Pertumbuhan ekonomi merupakan proses kenaikan output per kapita yang terus menerus dalam jangka panjang. Pertumbuhan ekonomi tersebut merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan.Pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkelanjutan merupakan kondisi penting atau suatu keharusan bagi kelangsungan pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan , karena jumlah penduduk terus bertambah setiap tahun sehingga kebutuhan konsumsi sehari – hari juga bertambah setiap tahunya. Teori pertumbuhan ekonomi mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi terdapat beberapa teori pertumbuhan ekonomi.

Menurut Werner Sombart ( 1863 – 1947)  dalam buku (Amir, 2016) pertumbuhan ekonomi suatu bangsa dapat didbagi menjadi 3 yaitu Masa perekonomian Tertutup. Pada masa ini semua kegiatan manusia semata – mata hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri. Cirinya seperti :  Kegiatan manusia untuk memenuhi kebutuhan sendiri. Masa Kerajinan dan Pertukangan.

Pada masa ini , Kebutuhan manusia semakin meningkat baik secara kuantitatif maupun secara kualitatif akibat perkembangan peradaban peningkatan kebutuhan tersebut tidak dapat dipenuhi sendiri sehingga diperlukan pembagian tugas yang sesuai dengan keahlian masing – masing.Cirinya seperti : Meningkatnya kebutuhan manusia dan Timbulnya pertengkaran barang dan jasa.

Masa Kapitalis Pada masa ini muncul kaum pemilik modal ( Kapitalis), Dalam menjalankan usahanya , kaum kapitalis memerlukan para pekerja (kaum buruh) . Werner Sombart membagi menjadi masa kapitalis menjadi empat masa sebagai berikut : Tingkat Prakapitalis , Cirinya Kehidupan masyarakatnya masih statis , Tingkat Kapitalis, Cirinya Bersifat Individual.Tingkat Kapitalisme Raya, Cirinya Usaha semata- mata mencari keuntungan. Tingkat Kapitalisme Akhir Cirinya Munculnya aliran sosialisme.

Strukrur Ekonomian adalah komposisi peranan masing – masing sektor dalam perekonomian biak menurut lapangan usaha maupun pembagian sektoral ke dalam sektor primer, sekunder , dan tersier . Perubahan Struktur Ekonomi , pembangunan ekonomi jangka panjang di mana pertumbuhan PDB akan membawa perubahan mendasar dalam struktur ekonomi , yaitu ekonomi tradisional dengan pertanian sebagai sektor utama ke ekonomi modern yang didominasi oleh sektor – sektor nonprimer, khususnya industry manufaktur dengan increasing retruns to scale (relasi positif antara pertumbuhan output dan pertumbuhan produktivitas) yang dinamis sebagai motor utama penggerak pertumbuhan ekonomi ( Weiss, 1988).

Teori perubahan Struktruk Ekonomi , Yaitu Teori Hollis Cheney ( Teori transformasi strucktural atau pattern of development) . Teori ini berfokus pada perubahan struktur ekonomi di Negara berkembang yang mengalami transformasi dari pertanian tradisional ke sektor industry sebagai penggerak utama pertumbuhan. Dan ini Kelompok Negara berkembang mengalami proses transisi ekonomi yang pesat dengan pola dan proses yang berbeda sebagai akibat dari perbedaan antarnegara: Kondisi dan struktual awal ekonomi dalam negeri (Basis Ekonomi) , Besarnya pasar dalam Negeri , Pola Distribusi Pendapatan , Karateristik Industrialisasi , Keberadaan SDA , Kebijakan Perdagangan Luar Negeri.

Komentar

News Feed