Oleh: Alfaqir Ki Santri Herba Gohor Lama (SPIN Master Nusantara)
DALAM ramalan Jayabaya atau biasa disebut Jongko Joyoboyo disebutkan pemimpin Indonesia adalah mereka yang mempunyai nama dengan akhiran NOTONOGORO.
Dalam serat Jongko Jayabaya yang ditulis oleh Prabu Jayabaya tersebut, terdapat perhitungan atau ramalan mengenai pemimpin di Indonesia yang terkandung dalam kata ‘Notonegoro’.
‘Noto’ memiliki arti menata dan ‘Negoro’ memiliki arti Negara. Jadi NOTONOGORO =MENATA NEGARA.
Ramalan Jangka Jayabaya ini hidup dalam kosmologi politik Jawa seiring dengan kepercayaan Mesianistik atau Ratu Adil yang disebut masyarakat Jawa.
Akhiran NO merujuk pada Soekarno.
TO pada Soeharto.
Kemudian NO yang kedua melekat pada Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Sementara BJ Habibie, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dan Megawati Sukarnoputri tidak masuk dalam hitungan karena mereka tidak sampai lima tahun memimpin atau satu periode.
Sosok yang kemudian masuk ramalan kembali kepada NO yg kedua setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono adalah Jokowi yang punya nama kecil Mulyono.
“Jokowi saat lahir nama aslinya Mulyono. Namun ibunya lalu mengganti nama jadi Joko Widodo. Jadi Jokowi masuknya di NO, Mulyono,”.
Berdasarkan urutan Notonegoro dari Jangka Jayabaya tersebut, maka pengganti jokowi mempunyai nama GO & RO.
Dari sekian banyak orang yang memasuki Bursa Capres 2024, maka kans yang paling besar yang masuk dalam prediksi Jayabaya adalah nama Ganjar Pranowo yaitu dari huruf Go & Ro.
“Hanya satu tokoh yang masuk Jongko Joyoboyo, Notonogoro sebagai penerus Jokowi. Yaitu Ganjar Pranowo (GO & RO)”.
Dalam sebuah ramalan, yang dikeluarkan oleh seorang peramal wanita terkenal yang kini sudah tiada, disebutkan: “Pengganti Jokowi adalah seorang yang humble, ramah, merakyat, tegas, dan dari salah satu pemimpin yg ada di negeri ini”.
Menilik dari hal ini, Ganjar Pranowo yang merupakan Gubernur Jawa Tengah, adalah sosok yang pantas masuk dalam prediksi Jayabaya. Maka dalam masa pemerintahan Ganjar Pranowo nanti, akan muncullah sosok Ratu Adil (Imam Mahdi).Dan Indonesia nanti adalah salah satu dari pusat pemerintahan Imam Mahdi setelah Kota Mekkah.
Benarkan ramalan tersebut? He..he..he… Kita lihat sajananti.
Salam taqwa.
Al Faqir Ki Santri Herba Gohor Lama.










Komentar