oleh

Membeli Keringat Guru

Oleh: Ir. H.Deden Hidayat

Dalam Sebuah Diskusi, Seorang Murid Bertanya Kepada Gurunya,

MURID “Jika *Memang Benar Para Guru Adalah Orang-Orang Pintar..!!!, Mengapa Bukan Para Guru Yang Menjadi Pemimpin Dunia, Menjadi Pengusaha Sukses, Dan Orang-Orang Kaya Raya Itu..???

Gurunya Tersenyum Bijaksana, Tanpa Mengeluarkan Sepatah Kata Pun, Lalu Ia Masuk Ke Ruangannya, Dan Keluar Kembali Dengan Membawa Sebuah Timbangan.

Ia Meletakkan Timbangan Tersebut Diatas Meja, Dan Berkata  ” *Anakku, Ini Adalah Sebuah Timbangan, Yang Biasa Di Gunakan Untuk Mengukur Berat Emas Dengan Kapasitas Hingga 5000 gram”.

“Berapa Harga Emas Seberat Itu..???”

Murid Mengerutkan Keningnya, Lalu Menghitung Dengan Kalkulator Dan Kemudian Ia Menjawab,

“Jika Harga Satu gram Emas Adalah 800 Ribu Rupiah, Maka 5000 gram Akan Setara Dengan 4 Miliar Rupiah”.

GURU “Baiklah *AnakKu, Sekarang Coba Bayangkan Seandainya Ada Seseorang Yang Datang Kepadamu Membawa Timbangan Ini Dan Ingin Menjualnya Seharga Itu, Apakah ada Yang Bersedia Membelinya..???”

Murid Terdiam Sejenak..!!, Merasa Mulai Mendapatkan Sedikit Pencerahan Dari Sang Guru, Lalu Ia Berkata *”Timbangan Emas Tidak Lebih Berharga Dari Emasnya..!!, Saya Bisa Mendapatkan Timbangan Ini Dengan Harga Di Bawah Dua Juta Rupiah!, Mengapa Harus Membayar Sampai 4 Miliar..!!??? “

GURU MENJAWAB “Nah, *Anakku, Kini Kau Sudah Mendapatkan Pelajaran, Bahwa Kalian Para Murid, Adalah Seperti Emas, Dan Kami Adalah Timbangan Yang Akan Membobot Prestasi Mu.

KalianLah Yang Seharusnya Menjadi Perhiasan Dunia Ini, Dan Biarkan Kami Tetap Menjadi Timbangan Yang Akurat Dan Persis untuk Mengukur Kadar Pengetahuanmu.”

“Jika Ada Seseorang Datang Kepadamu Membawa Sebongkah Berlian Di Tangan Kanannya Dan Seember Keringat Di Tangan Kirinya.

Kemudian Ia Berkata  “Di *Tangan Kiriku Ada Keringat Yang Telah Aku Keluarkan Untuk Menemukan Sebongkah Berlian Yang Ada Di Tangan Kananku Ini.Tanpa Keringat Ini, Tidak Akan Ada Berlian, Maka Belilah Keringat Ini Dengan Harga Yang Sama Dengan Harga Berlian”.

“Apakah Ada Yang Mau Membeli Keringatnya..???”

“Tentu Tidak.”

“Orang Hanya Akan Membeli Berliannya Dan Mengabaikan Keringatnya.

Biarlah Kami, Para Guru Menjadi Keringat Itu, Dan Kalianlah Yang Seharusnya Menjadi Berliannya. “

SANG MURID MENANGIS, IA MEMELUK GURUNYA DAN BERKATA “Wahai Para *Guru, Betapa Mulia Hati Kalian, Dan Betapa Ikhlasnya, Kami Tidak Akan Bisa Melupakan Kalian, Karena Dalam Setiap Kepintaran Kami, Setiap Kilau Permata Kami, Ada Tetes Keringatmu…

GURU BERKATA “Biarlah *Keringat Itu Menguap, Menuju Alam Hakiki Di Sisi Ilahi Rabbi, Karena Hakikat Akhirat Itu Lebih Mulia Dari Segala Pernak-Pernik Dunia Ini, Mohon Jangan Lupakan Nama Kami Dalam Do’a Kalian.”

UNTUK SEMUA GURU-GURU KITA DIMANAPUN BERADA YANG TELAH MENGAJARKAN KITA SEMUA ILMU , BAIK ILMU AGAMA MAUPUN ILMU DUNIA…SEMOGA ALLAH MEMBALAS JASA²MU… AAMIIN YA ROBBAL ALAMIIN

Komentar