oleh

Misteri Mandala Kabuyutan Sundanesia Kuno, Mengapa Terkoneksi Dengan 10 Situs Misteri Dunia ?

Oleh: Abah Yusuf Kabuyutan (Tokoh Budaya Sunda)

SIMBOL Laba Laba di prasasti Tarumanagara Ciaruteun, Prasasti Rosses Stone, milik Fir’aun Mesir hingga garis   garis geometris bersimbol Laba Laba milik bangsa Nazca, terus membingungkan publik sampai saat ini, karena masih sulit diartikan tujuan dan artinya dalam bahasa apapun.  Para ahli teori Alien Kriptid, menafsirkannya dengan symbol-simbol astrologi kuno  yang berhubungan dengan mistifikasi ” Peta Langit ” dan dimensi astral Alien.

Ada sepuluh situs kuno dunia paling membigungkan yang tetkoneksi dgn misteriusnya Mandala Kabuyutan Sundanesia kuno ? Pertanyaan ini tentu bikin penasaran. Sejak ditemukannya Prasasti kerajaan Tarumanagara  Ciaruteun, pada tahun 1863 Masehi di Bogor, hingga ditemukannya situs garis Nazca pada tahun 1920 di Peru, sama-sama membentuk pola geometri simbol Laba Laba yang dibikin 2000 sebelum masehi oleh bangsa Nazca pra-Inca.

Belum ada pakar arkeologi yang bisa mengungkap semuanya secara ilmiah. Terkecuali soal keterkaitan historis antar prasasti-prasasti di wilayah Sundanesia. Sembilan Prasasti Karang Kamulyan di Ciamis, terkoneksi dengan prasasti Karang Birahi di Jambi,  meliput peristiwa serangan armada maritim kerajaan Sriwijaya yang pernah menyerang kerajaan Kalingga Utara. Ini adalah wilayah kerajaan Galuh kuno di Magelang dan Jogja pada tahun 674-768 Masehi.

Mengapa sampai semua misteri-misterinya juga dikaitkan dengan situs piramida bawah laut Yonaguni di Jepang ? Kenapa perdebatan para arkeolog meluas sampai ke negara mistis ” istana Karang laut Pantai Selatan “,  sembilan prasasti Karang Kamulyan di Cijeungjing Ciamis dan prasasti Karang Berahi di Jambi juga ?

Misteri situs-situs peradaban yang terkoneksi dgn Sundanesia ini dimulai dari situs neolitikum Machu Picu di Peru, Skara Brae di Skotlandia, New Grange di Irlandia, Goseck di Jerman, Angkor di Kamboja, Ggantija di Malta, Tikal di Guatemala, Chichen Itza di Meksiko, Piramida Giza di Mesir, dan Cahokia Mounds di Amerika.

Konsep Mandala sebagai wilayah kepemilikan tanah yang diperintah dengan sistem oligarki dan monarki bersema para resiguru, dan konsep Kabuyutan sebagai wilayah tanah otonom  Kabataraan Suci dan Tahta Suci yang diperinrah oleh maha resi di Sundanesia. Semua tanah dikawasan 10 situs besar dunia, diatur dan diperintah dengan konsep Mandala Kabuyutan yang sama, dengan bahasa berbeda….cag!

Komentar