Oleh : Firdaus, S. Pd
Unit Kerja : UPTD SD Negeri Kemirimuka 2
Email : frdaus42@gmail.com
Pada Masa pandemi Covid-19 pendidikan dilakukan secara daring atau online dari rumah masing-masing untuk mencegah dan menghindari penyebaran virus Covid-19. Dalam kondisi pandemi terjadi perubahan sistem pembelajaran secara keseluruhan. Mata pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan (PJOK) adalah mata pelajaran yang sangat penting untuk dipelajari siswa dimasa sekarang ini, karena dengan pengetahuan mengenai kesehatan dan praktek olahraga siswa dapat membentengi diri salah satunya dengan meningkatkan daya tahan tubuh (imunitas) untuk mencegah Covid-19. Menurut Samsudin (2008:2) Pendidikan Jasmani adalah suatu proses pembelajaran melalui aktivitas jasmani yang didesain untuk meningkatkan kebugaran jasmani, mengembangkan keterampilan motorik, pengetahuan dan perilaku hidup sehat dan aktif, sikap sportif, dan kecerdasan emosi. Dengan olahraga teratur menjadi salah satu cara untuk menjaga kesehatan.
Dalam menghadapi pembelajaran secara daring atau online tentunya sebagai guru PJOK harus dapat menumbuhkan motivasi dan berbagai ide-ide pembelajaran yang kreatif dan menarik untuk para siswa. Walaupun siswa ditetap rumah dengan pembelajaran yang dikemas secara menarik akan meningkatkan kreatifitas dan antusias siswa. Salah satunya adalah guru dengan menggunakan media pembelajaran. Media pembelajaran mencakup alat-alat yang secara fisik digunakan untuk menyampaikan isi bahan ajar, media merupakan alat yang digunakan untuk menyampaikan materi pembelajaran, Arsyad (2013:4). Media pembelajaran digunakan oleh guru untuk menyampaikan pesan atau informasi dalam proses belajar mengajar sehingga dapat merangsang perhatian dan minat siswa untuk belajar.
Salah satu kiat dan strategi dalam proses pembelajaran yang dapat mempermudah pemahaman dan daya ingat, serta belajar sebagai proses yang menyenangkan sangat dibutuhkan oleh peserta didik yakni dengan menggunakan media sosial. Menurut Phillip Kotler dan Kevin Keller media sosial adalah sarana bagi konsumen untuk berbagi informasi teks, gambar, video dan audio dengan satu sama lain dan dengan perusahaan dan sebaliknya (Kotler, Keller 2012: 568). Media sosial dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran diantaranya adalah untuk sarana komunikasi dengan peserta didik, sebagai platform kolaboratif, dan meningkatkan pembelajaran mandiri siswa, serta dapat meningkatkan kemampuan literasi dan membaca siswa.
Salah satu media sosial yang dapat dimanfaatkan oleh guru adalah dengan mengunakan aplikasi media sosial Tik Tok. Menurut Rahmawati Alfiana Yuniar (2019 ,vol 1) Aplikasi Tik Tok adalah aplikasi musik yang digunakan dengan cara lip-sinc dengan durasi hanya berkisar 15 detik. Sepanjang quartal pertama (Q1) 2018, tiktok mengukuhkan diri sebagai aplikasi paling banyak diunduh. Kini Tik Tok menjadi trend baru dan menjadi salah satu media sosial populer di masyarakat.
Beberapa pemanfaatan Tik Tok dalam pembelajaran PJOK diantaranya adalah sebagai bahan penyampaian tugas, tutorial, tips dan materi pembelajaran. Dalam Aplikasi Tik Tok terdapat berbagai fitur yang tersedia diantaranya musik background, fitur wajah, dan lain sebaginya. Salah satu pemanfaatan dalam pembelajaran PJOK salah satunya dapat digunakan dalam materi gerak berirama. Kita dapat membuat video pendek baik itu sebagai tutorial atau tugas pembelajaran gerak berirama lewat Tik Tok. Kemudian para siswa dapat melihat video tersebut di akun Tik Tok masing-masing, baik itu sebagai tutorial materi atau tugas yang harus dikerjakan oleh siswa. Dengan memanfaatkan media pembelajaran diharapkan kita sebagai guru dapat meningkatkan motivasi dan minat belajar untuk para siswa. Tidak lupa sebagai guru juga kita harus dapat memberikan contoh dan pengertian kepada para siswa agar dapat dengan bijak memanfaatkan media sosial untuk kegiatan yang positif.










Komentar