Kota Banjar. LINTAS PENA—-Di tengah kondisi keuangan daerah yang masih menghadapi tekanan, Pemerintah Kota Banjar menegaskan komitmennya untuk tetap hadir memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan sembako kepada keluarga kurang mampu serta bantuan peralatan masjid dalam Program Berdaya Bantu yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono, di Aula Kelurahan Purwaharja, Sabtu (11/7/2026).
Sebanyak 85 keluarga penerima manfaat dari kelompok masyarakat desil 1 hingga desil 5 menerima bantuan sembako sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat yang berada dalam kondisi rentan.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Banjar juga menyerahkan bantuan peralatan ibadah kepada DKM Masjid Baiturrohim yang berlokasi di Lingkungan Siluman Baru RT 31 RW 15, Kelurahan Purwaharja, Kecamatan Purwaharja. Bantuan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap sarana ibadah agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
Selain itu, bantuan Biaya Hidup Darurat sebesar Rp300.000 turut disalurkan kepada Bapak Karso, warga Lingkungan Siluman Baru RT 31 RW 15, sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap warga yang membutuhkan penanganan dan bantuan secara cepat.
Dalam sambutannya, WaliKota Banjar Ir. H. Sudarsono menegaskan, bahwa keterbatasan anggaran akibat kondisi fiskal daerah tidak menjadi alasan bagi pemerintah untuk mengurangi perhatian kepada masyarakat.
Menurutnya, Pemerintah Kota Banjar terus berupaya memastikan setiap rupiah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia menambahkan, terdapat tiga sektor yang tetap menjadi prioritas utama meskipun kondisi keuangan daerah sedang mengalami tekanan, yaitu kesehatan, pendidikan, dan bantuan sosial.
“Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh bapak dan ibu semua. Yang paling penting, semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban hidup bapak dan ibu, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan,” ujar Wali Kota.
Melalui Program Berdaya Bantu, Pemerintah Kota Banjar terus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat yang berada dalam kondisi rentan tetap memperoleh perhatian, perlindungan, dan dukungan, meskipun di tengah tantangan fiskal yang sedang dihadapi.
Jika diinginkan, saya juga dapat mengubahnya menjadi format rilis pers resmi Pemkot, naskah berita media, atau caption media sosial.(AJAT SUDRAJAT)***










Komentar