oleh

Seleksi Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) untuk Tingkat Sekolah Dasar   di Kecamatan Panumbangan Berlangsung Dengan Sukses dan Meriah

Kab Ciamis LINTAS PENA — Beberapa SD di kecamatan tersebut berpartisipasi dalam kegiatan FTBI ini, menunjukkan semangat dan kreativitas dalam menampilkan berbagai jenis lomba.Kegiatan ini digelar di Kampus SDN 1 Sindangkerta, Panumbangan,pada hari Senin 24 Agustus 2026. dengan mengusung Tema “Ngamumule Basa Sunda, Ngajaga Warisan Leluhur Nu jadi Jati Diribangsa”

Ketua KBSP Kecamatan Panumbangan,Ismail Mawardi S.Pd,mengatakan bahwa kegiatan FTBI sebagai dari pencarian dan pengembangan bakat seni Siswa di kecamatan Panumbangan Ciamis.

Lomba-lomba yang diselenggarakan dalam FTBI ini antara lain borangan (ngabodor sorangan), maca sajak sunda, ngarang carita pondok sunda, ngadongeng sunda, pupuh, nulis aksara sunda, dan biantara. Kegiatan ini tidak hanya sekedar ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana untuk melestarikan dan mengembangkan bahasa dan budaya Sunda di kalangan generasi muda,katanya.Ismail Mawardi, S.Pd.,  S.Pd.menambahkan

 “Alhamdulillah, kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) di wilayah Panumbangan Ciamis telah terlaksana dengan baik,dengan para peserta 269,terdiri dari 99 putra dan 170 putri, Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menggali dan mencari potensi terbaik dari setiap sekolah. Saya berharap potensi-potensi yang ada di Kecamatan Panumbangan ini tidak hanya berhenti di tingkat kecamatan, tetapi bisa terus berkembang hingga ke tingkat kabupaten,juga Provinsi, Mudah-mudahan apa yang ditampilkan anak-anak kita nanti benar-benar menjadi yang terbaik, sehingga mampu membawa nama baik Panumbangan sekaligus menjadi kebanggaan bersama. Mari kita dukung bersama agar potensi yang lahir dari kegiatan ini terus tumbuh, berkembang, dan memberikan manfaat bagi generasi penerus di masa depan.”

Dengan adanya FTBI ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan apresiasi siswa SD terhadap kekayaan bahasa dan budaya Sunda. Selain itu, kegiatan ini juga dapat menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas dan bakatnya dalam bidang bahasa dan sastra Sunda. Dengan demikian, FTBI di Kecamatan Panumbangan dapat dikatakan sebagai sebuah kesuksesan dalam melestarikan budaya dan meningkatkan kreativitas generasi muda.

Kegiatan FTBI ini juga menunjukkan bahwa Kecamatan Panumbangan memiliki potensi yang besar dalam bidang bahasa dan budaya Sunda. Dengan dukungan dari semua pihak, diharapkan potensi ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat Panumbangan dan sekitarnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, FTBI telah menjadi salah satu kegiatan yang paling dinantikan di Kecamatan Panumbangan. Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh siswa SD, tetapi juga melibatkan guru dan orang tua dalam proses pembinaan dan pengembangan bakat siswa. Dengan demikian, FTBI dapat dikatakan sebagai sebuah kegiatan yang komprehensif dan berkelanjutan dalam melestarikan bahasa dan budaya Sunda.

Dengan kesuksesan FTBI di Kecamatan Panumbangan, diharapkan dapat menjadi contoh bagi kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten Ciamis untuk mengembangkan kegiatan serupa. Dengan demikian, bahasa dan budaya Sunda dapat terus lestari dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Jawa Barat.Pungkasnya.(JOHAN R )*

Komentar