oleh

Youtuber Ustadz H.Hari Petir Buktikan Kehebatan Ilmu Kanuragan Syehk Abdul Jabbar di Padepokan Gadjah Putih Buana Putra Desa Cikidang

Bandung,LINTAS PENA—Pada pekan kemarin, Youtuber Hari Petir Channel (HPC) Ustadz H.Hary Petir berkunjung ke padepokan pencak silat Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka Buana Putra yang dipimpin Guru Besar Ki Bule, yang beralamat di kampung Cisalasih RT.02/05 Desa Cikidang Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat. Para muridnya yang belajar pancak  silat di sini selain beladiri kembangnya dan juga ilmu beladiri isian.

Ki Bule adalah tokoh pencak silat atau guru besar yang bisa jurus-jurus yang handal sehingga menciptakan anak-anak yang ada di perguruan atau padepokan ini yaitu orang-orang handal dalam belajar pencak silatnya.  Karena pencak silat adalah budaya Indonesia atau budaya orang Sunda,khususnya  yang ada di sekitar daerah Kampung Cisalasih ini .Karena budayanya orang Indonesia itu silat ya dikembangkan pencak silat itu

            Ustadz Hary Petir pun mengunjungi Padepokan Gadjah Putih Buana Putra dan kebetulan disana bertemu dengan Kepala Desa Cikidang Heri,SPd.I Bersama anggota Karang Taruna Teras Binangkit yang sedang belajar ilmu beladiri pencak silat di padepokan ini. Walaupun baru 2,5 tahun menjabat Kepala Desa Cikidang, Heri,SPd.I dinilai cukup merakyat dan giat dalam membangun desanya, juga peduli terhadap perkembangan seni budaya di desa yang dipimpinnya.

            “Alhamdulillah, Pak Kades Cikidang ini sangat peduli terhadap seni budaya khas Sunda, salah satunya turut melestarikan dan mengembangkan seni beladiri pencak silat Padepokan Gajah Putih Buana Putra asuhan Ki Bule dan selalu mengajak kalangan generasi muda melalui wadah Karang Taruna Teras Binangkit untuk turut serta terlibat,”ungkap Ustadz H.Hary Petir.

            Ki Bule sendiri menjelaskan perkembangan seni beladiri pencak silat yang dikembangkan Padepokan Gadjah Putih Buana Putra yang dipimpinnya. “Sampai saat ini, kegiatan pencak silat Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka Buana Putra di Desa Cikidang masih eksis dan berjalan lantaran tiap generasi ada saja penerusnya, sehingga muridnya yang aktif dan tidak aktif masih cukup banyak.Juga muridnya yang belajar seni beladiri pencak silat di padepokan kami tidak berpatokan pada umur, siapapun boleh belajar, sekalipun usia dewasa atau tua,”ujarnya.

            Ki Bule mengaku bersyukur karena adanya dukungan dari Pemerintah Desa Cikidang yang peduli terhadap seni budaya, khususnya pencak silat.

            Selain Ki Bule, ada Abah Cece Akrib yang juru tenaga dalam karena memiliki kemampuan dalam keilmuan tenaga dalam sebagaimana disampaikan kepada Ustadz H.Hary Petir. Dia mencontohkan ilmu tenaga dalam (jurus isian) tenaga dalam  andalan yakni Ilmu Syehk Abdul Jabbar khas Gadjah Putih Buana Putra dan bisa transfer ilmu itu kepada seseorang. Pada kesempatan itu, selain Abah Cece Akrib mempraktekkannya sendiri, juga mentranferkan Ilmu Abdul Jabbar kepada Kepala Desa Cikidang Heri,SPd.I. “Khusus untuk keilmuan isian semacam ini, tidak bisa sembarang orang memilikinya, karena harus mengikuti proses laku seperti melatih pernafasan, puasa, wirid dan lainnya,”jelas Abah Cece

            Ustadz H Hary Petir mengaku kagum dengan jurus ilmu kanuragan Syehk Abdul Jabbar yang dipraktekkan sendiri oleh Abah Cece Akrib maupun ditransfer ke Kepala Desa Cikidang Heri,SPd.I yang mampu melumpuhkan 5-10 orang penyerang tanpa menyentuh.’Sungguh luar biasa, keilmuan seni  bela diri pencak silat di Padepokan Gadjah Putih Buana Putra, terutama ilmu kanugaran tenaga dalam Syehk Abdul Jabbar yang telah dibuktikan.”pungkasnya.(REDI MULYADI)****

Komentar