oleh

5 Dusun di Desa Indragiri Rawan Bencana Longsor

Ciamis, LINTAS PENA— Lebih kurang 4 kilometer perjalanan dari Kantor Kecamatan Panawangan,   untuk menempuh kesalah satu dusun, dimana letaknya diatas ketinggian kurang lebih 500 meter dpl yaitu Dusun Legok 2 yang beberapa hari, terjadi bencana longsor. Kami mencoba menelusuri sejauhmana longsor terjadi, saat mengkonfirmasi Kepala Desa Indragiri Dahlan diruang kerjanya Rabu, 6/12/2022 ,

Kades Dahlan menerangkan bahwa Desa Indragiri Kecamatan Panawangan Ciamis ada 5 dusun yaitu Dusun Legok 1, Legog 2, Susuri, Jotang dan Cilimus, dan yang paling rawan bencana adalah Dusun Legok 1 dan Legok 2  dusun yang letaknya diketinggian 500 meter DPL, yang hari ini kena bencana longsor, ada 2 rumah yang tertimbun longsor yaitu rumah milik Purnama Giri (38) dan rumah milik Yusup Alhamdani (40) yang ada di legok 2, RT.2 dan RT.3/ Rw. 3, tidak ada korban jiwa dalam kejadian, 9 Kepala keluarga lainya  yaitu Madri, Acah, Supardi, Oyi Muhidin, Sapta, Nanang dan Emi, sudah diungsikan kekeluarganya untuk mengantisipasi hal-hal yang diinginkan,

“Sedangkan yang terdampak ada 23 rumah, alhamdulilah pihak kecamatan dan BPBD terus memantau setiap malam, dan sudah memberikan bantuan sembako, dikhawatirkan terjadi hujan deras, mereka terus memberikan arahan kepada warga setempat, apalagi pada malam hari, terangnya. Kades Dahlan menambahkan kami akan berupaya merelokasi terutama yang rumahnya tertimbun longsoran. “ujarnya

Ditempat yang sama Tatang Rosid selaku kepala dusun Legog 2 juga membenarkan bahwa Rumah milik Purnama Giri/ ibu Cahyani dan rumah milik Yusup Alhamdani/ ibu Wati yang tertimbun longsor di Dusun Legok 2 yang terjadi pada hari Selasa, 5/12/2022. Bahkan yang terdampak ada 23 rumah, semuanya sudah dikosongkan, untuk mengantisipasi, wilayah ini ditandai pemasangan garis polisi, sampai saat ini tanah pun terus ada pergerakan ataupun retakan, karena memang benar, dusun ini ada diketinggian kurang lebih 500 meter dpl, untuk antisipasi sementara retakan tanah tersebut ditutup terpal,

Dia  pun akan berupaya membantu warganya merelokasi ditempat yang lebih aman, sementara mereka hanya bisa melihat, merenung, dan mengeluarkan air mata melihat rumahnya tertimbun longsoran. Kami mencoba menemui ibu Cahyani istri dari Purnama Giri dan ibu Wati istri dari Yusup Alhamdani, ia hanya bisa melihat rumah nya yang tertimpa longsoran, ia sementara bersama orang tuanya, ia hanya pasrah, ia berharap banyak pihak pemerintah desa, kecamatan maupun kabupaten untuk segera memperhatikannya, alhamdulilah pihak BPBD sudah berupaya memberikan sembako. “terangnya.( HENDAYA)***

Komentar