PADA hari Rabu pagi (30/12/2020), seorang pria beranak satu warga Kec.Kawalu itu menghadap Redi Mulyadi Direktur Utama PT LINTAS PENA MEDIA Group (penerbit TABLOID LINTAS PENA, NUANSA POST dan LINTAS HUKUM INDONESIA), dengan tujuan ingin mengkhitan anaknya Dafa (3) tetapi terbentur faktor ekonomi, terutama selama pandemi Covid 19 dia terkena PHK. Kini pun bekerja serabutan dengan upah yang tentu saja tidak menentu dan tidak mencukup untuk memenuhi kehidupannya.
“Anak saya selalu minta untuk dikhitan. Saat ini,saya hanya bekerja serabutan, sejak 2 tahun lalu kena PHK dan juga pandemi Covid 19,”ungkapnya.
Redi Mulyadi tampak termenung beberapa saat, meski kemudian dia berucap,”Sore nanti saya kabari dan mudah mudahan ada rejekinya untuk anak hingga bisa dikhitan.”katanya.
Sore harinya, Pemimpin Redaksi TABLOID LINTAS PENA pun menghubungi dokter yang biasa mengkhitan dan menghubungi orangtuanya Dafa agar hari Kamis (31/12/2020) agar pukul 05.00 WIB setelah shalat Subuh membawa anaknya dikhitan.”Alhamdulillah, dengan modal uang Rp.100.000, modal niat dan nekat, saya bisa memenuhi keinginan seorang bapak yang ingin sekali mengkhitan anaknya tetapi terbentur faktor ekonomi,”ujar wartawan senior ini.
Pada hari Kamis (31/12/2020), Dafa pun dikhitan dengan selamat,”Saya dan istri menghaturkan terima kasih kepada Bapak bersama keluarga yang telah membantu keinginan anak yang sudah ingin dikhitan.Semoga kebaikan Bapak mendapat penggantinya yang berlipat dari Alloh SWT,”tutur orangtua Dafa dengan mimik wajah yang ceria. (LUKMAN NUGRAHA)***








Komentar