Kab.Tasik,LINTAS PENA
Terkait adanya indikasi pungutan liar (pungli) yang disinyslir dilakukan oleh oknum pegawai Dinas Sosial PMD P3A Kabupaten Tasikmalaya dalam hal program bantuan pangan non tunai (BPNT) Resort Gibas Kabupaten Tasikmalaya melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Setda Kabupaten Tasikmalaya Selasa (11-8-2020)
Disela sela aksi unjuk rasa tersebut, Ketua Resort Gibas Kabupaten Tasikmalaya Waris mengatakan bahwa kedatangan kami kesini tiada lain untuk mendesak Kepala Dinas Sosial PMD P3A Kab.Tasikmalaya agar segera ambil langkah merevisi tata kelola dinas supaya sang oknum pegawai dinas disingkirkan dari Dinsos ,serta oknum TKSK dan yang lainya yang diduga ikut terlibat dalam praktek praktek kotor dan melakukan persekongkolan supaya cepat ditindak
“Karena kami sering keliling ke supplier, konon katanya ada oknum yang mencatut nama Dinas Sosial dengan dalih untuk anggaran dinas ,telah berani meminta jatah kepada para suplier katanya uang itu untuk dinas” jelas Waris
Waris berujar selain itu juga komoditi yang disalurkan oleh para suplier perlu diawasi karena diduga ada beberapa komoditi yang tidak sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) jelas jelas itu merugikan keluarga penerima manpaat (KPM), karena BPNT itu harus sesuai dengan HET komoditinya dan nominal uang juga harus pas harus sesusi dengan pagu anggaran yang telah ditentukan pemerintah,jadi jangan seenaknya memberikan komoditi yang diduga tidak sesuai dengan besaran nominal yang telah ditentukan
“Apabila dalam waktu satu minggu tidak ada evaluasi dan tidak ada realisasi dari pihak dinsos untuk membenahi ikhwal permasalahan BPNT yang disinyalir banyak oknum yang bermain praktik praktik curang,kami tak segan untuk melaporkan ke pihak aparar penegak hukum(APH)serta kami akan melakukan aksi unjuk rasa dengan skala masa yang lebih banyak lagi,” tandasnya
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial PMD P3A Kabupaten Tasikmalaya Roni Akhmad Sahroni menyatakan bahwa saya akan secepatnya mengambil langkah untuk membenahi ikhwal permasalahan BPNT di kabupaten ini,serta saya akan melakukan evalusi guna menguak tabir permasalahan yang di ajukan oleh pihak Resort Gibas Kabupaten Tasikmalaya
“Akan tetapi kalau waktunya satu minggu kemungkinan tidak akan bisa,karena segala sesuatu ada mekanismenya ada tahapannya,tetapi saya akan berupaya dan berusaha sesuai aturan yang berlaku akan membenahi akan berpangku tangan dalam permasalahan ini supaya masalah ini tidak berlarut larut dan ada solusi yang terbaik,” pungkasnya. (MUMUH MUHLIS)***















Komentar