Kab.Tasikmalaya, LINTAS PENA
Rona kesedihan isak tangis dan kekesalan serta kekecewaan,dan bercampur nada emosi terlihat dari seluruh kader Partai Golkar yang hadir untuk mengikuti musyawarah daerah (Musda) yang akan diselenggarakan di kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya Sabtu(22-8-2020)
Hal yang menggelitik tersebut tatkala sebelum digelar acara musyawarah daerah(Musda)dilakukan konsolidasi di kediaman Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya Drs.H.Erry Purwanto M.SI beserta seluruh kader dan para pengurus dari tingkat desa,pengurus kecamatan dan pengurus DPD,setelah adanya paparan dari Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat Ade Barkah bahwa ada intruksi dari dewan pimpinan pusat (DPP)
Musda di delapan kabupaten kota untuk menunda Musda sontak para kader golkar Kabupaten Tasikmalaya meneteskan air mata dan isak tangis pun tidak bisa dibendung bahkan ada beberapa kader yang terlihat kecewa serta nada sedikit emosi karena musda pada kali ini ditunda
Surat Instruksi bernomor SI-10/Golkar/VIII/2020 tersebut dikeluarkan DPP Partai Golkar per tanggal 19 Agustus 2020, ditandatangani oleh Ketua Umum Airlangga Hartarto dan Sekjen Lodewijk F Paulus
Adapun pemberitahuan dari DPP diterimanya malam hari hal itu dikatakan ketua panitia Musda DPD Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya Asep Saepuloh kepada wartawan disela sela kegiatan rapat konsolidasi tersebut
Delapan kabupaten dan kota di Jawa Barat yang ditunda penyelenggaraan Musdanya di surat tersebut meliputi Kota Depok, Kabupaten Sukabumi, Cianjur, Indramayu, Karawang, Kabupaten Bandung, Kabupaten Tasikmalaya dan Pangandaran terangnya
Penyelenggaraan Musda bagi delapan kabupaten dan kota tersebut dapat diselenggarakan setelah adanya pendaptaran calon kepala daerah yang akan mengikuti perhelatan akbar kontestasi pemilukada. Jadi sekarang bukan gagal,karena persiapan dari kita sudah memadai sudah sesuai,karena ingin mensukseskan musda untuk aklasmasi menetapkan kembali Drs H Erry Purwanto M.SI untuk menjadi ketua DPD partai golkar kabupaten tasikmalaya jelasnya
“Tetapi ditunda dulu dan dikabupaten ini partai golkar tidak ada permasalahan akan tetapi kita harus patuh dan manut kepada DPP,nanti setelah pendaptaran calon bupati,mungkin musda akan dilanjutkan kembali pungkasnya. (MUMUH MUHLIS)***









Komentar