oleh

Jalan Kamuhammadan – Jalan Mahabah

Oleh: Abah Yusuf Bachtiar (Sesepuh Kabuyutan Gegerkalong Bandung dan Tokoh Budaya Sunda)

DATANG seorang pemuda pada Rasulullah, ia bertanya, “Ya Nabiyallah Islam itu apa? ”Jawab Rasulullah, ”Islam itu tidak boleh berbohong”. Pemuda tersentak, ia bergumam, kok Rasul tahu ssya suka berbohong. Kemudian Pemuda tadi pulang dan berjanji pada dirinya tdk akan berbohong lagi. Ternyata Islam itu mudah, yakni dilarang berbohong.

Datang lagi seorang pemuda lain dan berranya, ”Ya Nabiyallah, Islam itu apa?” Jawab Rasulullah, ”Islam itu adalah hormat dan berkata lembut, serta jangan membangkang pada orang tua, ibu-bapak.” Pemuda itu tersentak dan bergumam dalam hatinya, kok  Rasulullah tahu perilaku saya. Pemuda tsb pulang dan berjanji pada dirinya  , ia perlakukan baik ibu-bapaknya. Ternyata Islam itu, mudah.

Datanglah seorang pemuda lain, berkata pada Rasulullah. ”Ya Nabiyallah, Islam itu apa?” Rasul berkata, ”Islam itu jangan minum khamar (minuman yang mrmabukan)”. Pemuda itu kaget, kok Rasul tahu saya suka mabuk, gumamnya. Pemuda itu , berterima kasih pada Rasulullah , saya akan turuti ajaranmu,  dan saya berjanji tdk akan mabuk lagi. Ternyata Islam itu mudah. Kata si Pemuda.

 Keesokan harinya, datang serombongan orang-orang , tua dan muda, seseorang, perwakilan, bertanya ”Ya Nabiyallah, Islam itu apa?” Rasululah menjawab, ”Islam  itu, melarang merampas hak orang , mencuri, merampok,” Seseorang itu melirik ke rekannya, sambil bergumam, kok Rasulullah tahu, bahwa  dirinya dan rombongannya perompak, akhirnya orang tersebut dan rombongannya berjanji tidak akan merompak lagi, saat itu pula serombongan menyatakan ikut ajaran Muhammad.

Ketika Rasul sedang bermajlis ilmu, bertanya ”Ya Nabiyallah islam itu, apa?” Jawabnya, ”Islam itu menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh. Karena ilmu itu cahaya kehidupan.”  Pemuda bergumam Rasul tahu bahwa saya ini pemalas, akhirnya pemuda itu bersungguh sungguh menuntut ilmi.

Datang seorang paruh baya, bertanya pada Rasulullah , “Islam itu apa?” Jawab Rasul, “Islam adalah berderma pada sesama, disaat orang butuh pertolongan”. Orang tua itu kaget, kok Rasul tahu, bahwa dirinya bahil, pelit. Sambil bergumam saya berjanji akan berderma pada orang yang memerlukan bantuan.

Bertanya lagi orang tua yang lainnya. “Ya Nabiyallah Islam itu apa?” , Rasul menjawab “Islam melarang engkau berbuat maksiat.”  Kaget orang tua tersebut, kok Rasul tahu bahwa dirinya suka berkunjung ke tempat2 maksiat. Saya akan ikut ajaran Muhammad. Kemudian ada seorang tua renta, pakaian lusuh dan tangannya belah belah, kasar, ia bertanya “Ya Nabiyallah Islam itu apa?” Jawab Rasul, “Islam menyukai orang yang bekerja keras, walaupun sebagai pemecah batu, yang karena itulah surga Allah berikan”. Orangtua tersebut kaget sambil bergumam, Rasul tahu bahwa dirinya, tukang pemecah batu. Akhirnya ia ikut ajaran Muhammad..

Ternyata Islam, ajaran Muhammad itu mudah tidak mempersulit…kiwari orang belajar Islam menjadi sulit, karena dimulai dari definisi, teori, dogma-dogma, bukan hal-hal praktis dalam kehidupan nyata, akhirnya banyak orang hapal teorri tapi tidak mempraktekan, jadi kaku Ajaran Muhammad tsb…Jalan KaMuhammadan Jalan Mahabbah..cag!@abah Yusuf -Kabuyutan-Doct (Sya’ban, Ruwah, 1441 H, April 2020// Rabiul Awal 1447 H disadur ulang/4 Oktober 2025 M

Komentar

News Feed